Selasa, 21 Juli 2026

Breaking News

  • DPD Waktu Indonesia Bangkit (WIB) Kabupaten Bengkalis Resmi Terbentuk   ●   
  • Arifudin Ahalik, "Jaga Aset Negara, FPAN Surati Dinas Perhubungan Provinsi Riau"   ●   
  • Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat   ●   
  • SMA N. 01.Sungai Apit Beri Penghargaan Kepada Dua Orang Siswanya yang Lolos mengikuti Paskibraka.  ini Harapan Kepsek   ●   
  • Usai Dugaan Gudang Solar Subsidi Terungkap, Pria Bernama Kasno Datangi Awak Media   ●   
Pembangunan Drainase
Dugaan Korupsi Proyek Pembangunan Drainase Kota Pangkalan Kerinci
Jumat 22 Januari 2016, 07:26 WIB
Pembangunan drainase Kota Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan APBD   2015, senilai Rp. 30.500.002.453.00 di kerjakan oleh PT. Citra Hokiana Triutama,  departemen Cipta Karya diduga mengurangi Volume. dan adanya ind
PELALAWAN. Riaumadani. com - Berdasarkan hasil investigasi LSM dan beberapa wartawan Kamis 08/01/2016 , dijalan lingkar pangkalan kerinci Timur Kabupaten Pelalawan bahwa, pembangunan drainase Kota Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan yang di danai dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pelalawan 2015, tahun jamak Multi Years (MY) dengan nilai Rp. 30.500.002.453.00 di kerjakan oleh PT. Citra Hokiana Triutama,  departemen Cipta Karya diduga mengurangi Volume. dan adanya indikasi dugaan Korupsi yang merugikan Negara.

Pembangunan draenase (saluran primer) tersebut bertujuan untuk menanggulangi banjir masyarakat ibu Kota Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan.

Namun lain hal yang di kerjakan oleh PT. Citra Hokiana Triutama yang di kelola oleh Dinas Pekerjaan Umum ( PU) Pelalawan yang di bidangi oleh Cipta Karya yang hanya bermisi yang kaya semakin kaya yang miskin di berdayakan.

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Andalan Pengawasan Pembangunan dan Auditor Republik Indonesia (FAPAR-RI) Devid Amriadi, (Sebagai Koodinator Investigasi DPP) mengatakan," bahwa Pemasangan cerocok (Dolken) di pembangunan  draenase Pangkalan Kerinci timur tidak terpancang sesuai dengan kedalaman yang diminta pada gambar perencanaan, "jelas Devit.

Ditambahkan Devid, "bahwa peralatan yang terkait dengan pekerjaan draenase tersebut tidak ada yang mendukung pada pekerjaan tersebut, dikarenakan saluran draenase tersebut ukurannya besar, dimana hasil pantauan LSM dan Wartawan pada beberapa hari yang lalu, Ukurannya  tinggi dinding saluran 2 meter.

Devid mengatakan, "sepanjang 3km saluran primer terdapat pekerjaan fisiknya yang perlu penanganan yang serius. tidak digali atau dikerjakan pekerjaan tanahnya elevationya tinggi dari pada dasar saluran arah menuju pembuangan air (autlet),"jelas devid.

Menurut hasil kofirmasi kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Muliyadi, ST.MT Melalui telpon genggamnya Jum'at 09/01/2016 namun tidak membuahi hasil di karenakan diluar jangkauan / tidak aktif hingga berita ini diturunkan. (Liyun)




Editor : Laporan Liyun Pelalawan
Kategori : Pelalawan
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top