PTPN V dan UR Lakukan MoU
Direktur Utama PTPN V Amal Bakti Pulungan bersalaman dengan Rektor
Universitas Riau Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA usai penandatanganan nota
kesepahaman antara PTPN V dengan Universitas Riau, Senin (18/1/2016).
PTPN V Serius Kembangkan Potensi Limbah Padat dan Cair
Rabu 20 Januari 2016, 06:00 WIB
Direktur Utama PTPN V Amal Bakti Pulungan bersalaman dengan Rektor
Universitas Riau Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA usai penandatanganan nota
kesepahaman antara PTPN V dengan Universitas Riau, Senin (18/1/2016).
PEKANBARU. Riaumadani. com - PTPN V serius untuk mengembangkan potensi limbah padat dan limbah cairnya. Setelah membangun satu Pabrik Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLT Biogas) di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Tandun Kabupaten Kampar, perusahaan perkebunan sawit dan karet ini berencana akan membangun pembangkit serupa di seluruh PKS. Kali ini menggaet Universitas Riau untuk bekerja sama dalam pengembangan limbah padat (biomass) dan limbah cair (POME) PKS untuk energi terbarukan.
Hal tersebut terungkap saat penandatanganan Nota Kesepahaman antara PTPN V dengan Universitas Riau, Selasa (19/1/2016). Ada dua nota kesepahaman yang ditandatangani. Pertama, nota Kesepahaman Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Teknologi dan Kemitrausahaan, kedua Nota Kesepahaman Kerja Sama Pengembangan Limbah Padat dan Limbah Cair PKS untuk energi terbarukan.Hadir dalam acara itu, Rektor Universitas Riau Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA bersama jajaran Wakil Rektor, Dekan, Pimpinan Pasca Sarjana dan Pimpinan Lembaga. Dari PTPN V tampak Direktur Utama Amal Bakti Pulungan, Direktur Produksi Suharjoko, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Berlino Mahendra Santosa, dan Direktur SDM/Umum Syamsul Rizal Lubis.
Rektor Universitas Riau Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA menyambut baik penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan kedua belah pihak.
"Kami merasa senang dan bangga. Memang sebenarnya kerja sama antara Universitas Riau dengan PTPN V ini sudah terjalin lama di berbagai bidang. Namun dengan penandatanganan nota kesepahaman ini, semoga dapat memperlancar kerja sama lain yang mungkin saja dilaksanakan," ucap Aras.
Sementara itu, Direktur Utama PTPN V Amal Bakti Pulungan menyebutkan, PTPN V memiliki potensi yang cukup besar terkait limbah padat dan limbah cairnya."Perusahaan mengelola kurang lebih 78 ribu hektare areal tanaman kelapa sawit yang tersebar di 5 daerah tingkat II di Provinsi Riau," kata Amal.
Dalam prosesnya, katanya, budidaya perkebunan menghasillkan residu baik dalam bentuk padat ataupun cair dalam jumlah yang signifikan pula.
Dengan perkembangan teknologi, residu atau limbah sawit ternyata berpotensi untuk menjadi sumber energi terbarukan seperti energi listrik.
"Saat ini PTPN V telah memiliki satu pembangkit listrik tenaga biogas yang dibangun dengan sistem BOT dengan PT KME di PKS Tandun. Juga telah merencanakan pembangunan lain dengan skema BOT di PKS Sungai Pagar, Sungai Galuh dan Sungai Garo. Tapi untuk pembangunan pembangkit serupa di Sungai Intan, perusahaan berencana akan membangun sendiri. Untuk itu tentu kami memerlukan bantuan dari berbagai pihak termasuk dari para peneliti dan akademisi seperti di Universitas Riau,"bebernya lagi.
Untuk itu, menurut Amal pihaknya memiliki harapan besar atas nota kesepahaman yang ditaja. "Daya saing industri perkebunan saat ini menekankan kepada efisiensi. Ditambah isu-isu lingkungan yang sekarang mengemuka. Maka harapan kami, dengan didukung kemampuan kedua belah pihak dalam mengembangkan fungsi masing-masing, baik dalam Sumber Daya Manusia, Sumber Daya Alam, Teknologi dan Kemitrausahaan, akan lahir inovasi-inovas baru yang akan memberi manfaat bagi kelangsungan usaha serta memberi nilai tambah bagi PTPN V," ujarnya.**
Hal tersebut terungkap saat penandatanganan Nota Kesepahaman antara PTPN V dengan Universitas Riau, Selasa (19/1/2016). Ada dua nota kesepahaman yang ditandatangani. Pertama, nota Kesepahaman Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Teknologi dan Kemitrausahaan, kedua Nota Kesepahaman Kerja Sama Pengembangan Limbah Padat dan Limbah Cair PKS untuk energi terbarukan.Hadir dalam acara itu, Rektor Universitas Riau Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA bersama jajaran Wakil Rektor, Dekan, Pimpinan Pasca Sarjana dan Pimpinan Lembaga. Dari PTPN V tampak Direktur Utama Amal Bakti Pulungan, Direktur Produksi Suharjoko, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Berlino Mahendra Santosa, dan Direktur SDM/Umum Syamsul Rizal Lubis.
Rektor Universitas Riau Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA menyambut baik penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan kedua belah pihak.
"Kami merasa senang dan bangga. Memang sebenarnya kerja sama antara Universitas Riau dengan PTPN V ini sudah terjalin lama di berbagai bidang. Namun dengan penandatanganan nota kesepahaman ini, semoga dapat memperlancar kerja sama lain yang mungkin saja dilaksanakan," ucap Aras.
Sementara itu, Direktur Utama PTPN V Amal Bakti Pulungan menyebutkan, PTPN V memiliki potensi yang cukup besar terkait limbah padat dan limbah cairnya."Perusahaan mengelola kurang lebih 78 ribu hektare areal tanaman kelapa sawit yang tersebar di 5 daerah tingkat II di Provinsi Riau," kata Amal.
Dalam prosesnya, katanya, budidaya perkebunan menghasillkan residu baik dalam bentuk padat ataupun cair dalam jumlah yang signifikan pula.
Dengan perkembangan teknologi, residu atau limbah sawit ternyata berpotensi untuk menjadi sumber energi terbarukan seperti energi listrik.
"Saat ini PTPN V telah memiliki satu pembangkit listrik tenaga biogas yang dibangun dengan sistem BOT dengan PT KME di PKS Tandun. Juga telah merencanakan pembangunan lain dengan skema BOT di PKS Sungai Pagar, Sungai Galuh dan Sungai Garo. Tapi untuk pembangunan pembangkit serupa di Sungai Intan, perusahaan berencana akan membangun sendiri. Untuk itu tentu kami memerlukan bantuan dari berbagai pihak termasuk dari para peneliti dan akademisi seperti di Universitas Riau,"bebernya lagi.
Untuk itu, menurut Amal pihaknya memiliki harapan besar atas nota kesepahaman yang ditaja. "Daya saing industri perkebunan saat ini menekankan kepada efisiensi. Ditambah isu-isu lingkungan yang sekarang mengemuka. Maka harapan kami, dengan didukung kemampuan kedua belah pihak dalam mengembangkan fungsi masing-masing, baik dalam Sumber Daya Manusia, Sumber Daya Alam, Teknologi dan Kemitrausahaan, akan lahir inovasi-inovas baru yang akan memberi manfaat bagi kelangsungan usaha serta memberi nilai tambah bagi PTPN V," ujarnya.**
| Editor | : | Tis.Rls |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham