Senin, 3 Agustus 2026

Breaking News

  • Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis   ●   
  • Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Riau dan HUT Ke-81 RI   ●   
  • Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan   ●   
  • Raja Rambah dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Paparkan Rencana Penataan Kompleks Makam dan Pembangunan Replika Istana   ●   
  • Puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis, LAMR Gelar Majelis Kenduri Adat Bersama Bupati Kasmarni   ●   
Wabup Siak Syamsurizal Bahas Lima Program Prioritas Pembangunan pada Konsultasi Publik RKPD 2027
Rabu 04 Maret 2026, 14:55 WIB

Wabup Siak Syamsurizal Bahas Lima Program Prioritas Pembangunan pada Konsultasi Publik RKPD 2027


SIAK. RIAU MADANI. COM – Pemerintah Kabupaten Siak menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Tahun 2027, sebagai penyempurnaan rancangan awal RKPD menjadi dokumen kebijakan tahunan daerah. 

Rapat tersebut dipimpin Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, yang diikuti perangkat daerah, camat, tokoh masyarakat, pers serta perwakilan organisasi kemasyarakatan.

Wabup Syamsurizal mengawali sambutannya, menekankan pentingnya forum ini sebagai proses perencanaan pembangunan daerah yang partisipatif, transparan, akuntabel dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta memastikan program pembangunan dapat tepat sasaran. 

“Kehadiran kita di sini untuk memastikan Siak ke depan lebih baik. Di forum ini, kami sampaikan arahan kebijakan terkait program prioritas dan arah pembangunan Kabupaten Siak pada tahun kedua kami setelah dilantik,” ujarnya, di Ruang Rapat Raja Indra Pahlawan, Lantai II Kantor Bupati Siak, Selasa (3/3/2026), 

Syamsurizal memaparkan fokus dan arah pembangunan Kabupaten Siak tahun 2027, yang terbagi dalam lima prioritas utama. Pertama, Si-Lestari, pemerataan pembangunan antarwilayah untuk mengurangi kesenjangan kota dan desa. 

Kedua, Si-Cerdas, penguatan pendidikan vokasional dan pelatihan kerja berbasis teknologi, industri, pertanian, dan perkebunan. 

Ketiga, Si-Sehat, peningkatan layanan medis dan penurunan stunting. Keempat, Si-Tumbuh, penguatan kualitas SDM agar mampu beradaptasi dengan ekonomi yang inklusif dan berdaya saing global. 

Kelima, Si-Maju, peningkatan infrastruktur dasar hingga pelosok desa untuk memastikan layanan publik merata.

Diskusi berlangsung intens. Salah satu tokoh masyarakat, H. Makmur, menyoroti angka kemiskinan Siak menurun. Namun tingginya angka pengangguran di Siak mencapai  5,30 persen, bahkan menjadi yang tertinggi di Provinsi Riau.

“Kami prihatin karena pengangguran ini menyangkut masa depan anak cucu kita. Mereka membutuhkan pekerjaan dan penghasilan yang layak. Kami mohon pemerintah Kabupaten Siak mencari solusi bersama untuk mengatasinya,” ujarnya.

Wabup Syamsurizal menjelaskan bahwa Pemkab Siak telah melakukan koordinasi dengan perusahaan terkait ketenagakerjaan, membahas prioritas tenaga kerja putra-putri daerah, serta berkoordinasi dengan CSR perusahaan dan Baznas agar bantuan yang diberikan tepat sasaran. 

“Kami sudah melakukan pertemuan dengan pelaku usaha di Kabupaten Siak agar tenaga kerja lebih memprioritaskan anak-anak Siak. Selain itu, CSR dan Baznas diupayakan agar bantuan tepat sasaran dan tidak hanya diterima oleh sebagian orang,” kata dia. 

Wabup menegaskan bahwa semua masukan dari masyarakat dan stakeholder akan dicatat dan menjadi bahan evaluasi. Beberapa masukan teknis akan dibahas lebih lanjut dengan OPD terkait. 

Ia juga meminta dukungan seluruh pihak agar kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dan pembangunan berjalan lancar.

 “Kami mohon Camat dan OPD bersama-sama berupaya agar PAD meningkat agar pembangunan Kabupaten Siak ke depan dapat tercapai dengan baik,” ujarnya.

Selain itu, Wabup turut menyampaikan bahwa ada 17 program daerah yang diselaraskan dengan program nasional, mulai dari penyediaan ketahanan pangan, pemberdayaan perempuan dan pemuda, peningkatan layanan kesehatan.

Seragam sekolah gratis, peningkatan kesejahteraan guru dan Tendik, penguatan otonom dan ekonomi desa secara terpadu, perluasan kesempatan dan penyerapan tenaga kerja, hingga pemberdayaan UMKM secara digital dan kolaboratif.

( Gunawan. s/hms )

 




Editor : Tis
Kategori : Siak
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top