Sabtu, 13 Juni 2026

Breaking News

  • Ribuan Massa Mahasiswa UI Berangkat ke Bundaran HI, Bawa Tuntutan Ekonomi dan Lapangan Kerja    ●   
  • Pemkab Siak Dukung Program Universitas Hang Tuah, KKN Tematik Jadi Wujud Kolaborasi Pembangunan Daerah   ●   
  • Pembengkakan Titik MBG Capai Ribuan Unit, Zulhas Sebut Potensi Kerugian Rp1 Triliun per Bulan   ●   
  • 8 Gol dan 2 Clean Sheet, Timnas Indonesia U-19 Siap Ladeni Australia U-19 di Semifinal Piala AFF U-19 2026   ●   
  • Wabup Bagus Santoso Hadiri RUPS BRK Syariah 2026, Dorong Penguatan Ekonomi Bengkalis   ●   
Karhutla Mengancam Riau
21 Titik Hotspot Terpantau di Riau, Bengkalis dan Pelalawan Tertinggi 
Senin 16 Februari 2026, 06:58 WIB

21 Titik Hotspot Terpantau di Riau, Bengkalis dan Pelalawan Tertinggi 

PEKANBARU.RIAU MADANI. COM - Jumlah titik panas di Pulau Sumatra tercatat sebanyak 27 titik, berdasarkan laporan terbaru dari Petugas BMKG Stasiun Pekanbaru, Alfa Nataris, Minggu (15/2/2026) sore. Angka ini menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan sore sebelumnya.

Dari total tersebut, Provinsi Riau masih menjadi penyumbang hotspot terbanyak dengan 21 titik. Sementara itu, wilayah lain yang terdeteksi antara lain Aceh 1 titik, Kepulauan Riau 4 titik, dan Bangka Belitung 1 titik.

Rincian sebaran hotspot di Riau meliputi Kabupaten Bengkalis 8 titik, Kota Dumai 2 titik, Kabupaten Pelalawan 6 titik, serta Kabupaten Siak 5 titik.

Baca juga: Api Masih Mengganas, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla di Pelalawan
Meski terjadi penurunan, Riau tetap menjadi daerah dengan perhatian khusus dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan. Bahkan sebelumnya, Kabupaten Bengkalis sempat mencatat lonjakan signifikan hingga 162 titik panas pada Sabtu sore (14/2/2026), menjadikannya wilayah dengan jumlah hotspot tertinggi saat itu di Sumatera.

Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Provinsi Riau telah resmi menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sejak Jumat (13/2/2026). Status ini berlaku hingga 30 November 2026.

Penetapan status siaga darurat tersebut merupakan hasil rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Riau dan sejumlah instansi terkait lainnya. Pemerintah berharap langkah ini dapat memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla, khususnya di wilayah-wilayah yang rawan titik panas.(**)

 

 

 




Editor : Tis
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top