Rabu, 28 Januari 2026

Breaking News

  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
  • LAMR Kecamatan Sungai Apit, Lakukan Seminar Prosesi Adat Tepuk Tepung Tawar Pengantin. .2026    ●   
Kemenhub  Pastikan Penanganan Robohnya Trestle Pelabuhan Tanjung Butaon Berjalan Aman dan sesuai Prosedur
Kamis 08 Januari 2026, 11:10 WIB

Kemenhub  Pastikan Penanganan Robohnya Trestle Pelabuhan Tanjung Butaon Berjalan Aman dan sesuai Prosedur

SIAK, RIAU MADANI. COM - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut memastikan langkah penanganan cepat dan terukur atas kejadian robohnya trestle di Pelabuhan Umum Tanjung Buton, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, pada Senin 5/01/2026 sekitar pukul 15.45 WIB. Kejadian tersebut terjadi saat tidak terdapat aktivitas pada trestle dan tengah berlangsung pekerjaan perbaikan conveyor oleh teknisi.

Berdasarkan laporan Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Tanjung Buton, ambruknya struktur trestle menyebabkan satu unit kendaraan mobil Avanza Veloz, serta satu unit sepeda motor jatuh ke laut. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Saat ini area yang terdampak telah diamankan dan berada dalam pengawasan petugas. 

Kepala KSOP Kelas II Tanjung Buton, Capt. Pujo Kurnianto menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pengamanan dan evaluasi lanjutan.

“Kami melaksanakan penanganan secara hati-hati, memprioritaskan keselamatan, serta mengikuti ketentuan yang berlaku. Area terdampak dibatasi, sementara evaluasi teknis sedang dilakukan untuk mengetahui penyebab kejadian dan menentukan langkah perbaikan,
"Ujarnya."

Saat ini, kegiatan operasional pelabuhan untuk sementara dihentikan sambil menunggu proses penanganan dan evaluasi lebih lanjut guna memastikan seluruh kegiatan dapat berjalan aman sesuai ketentuan.

“Keselamatan pengguna jasa dan petugas merupakan prioritas. Kami terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait lainnya untuk memastikan setiap aktivitas di pelabuhan berjalan aman dan terkendali,” tambah Capt. Pujo. Selasa, 6/01/2026.

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh terhadap kondisi struktur, pendataan kerusakan, serta pengumpulan informasi lapangan untuk mendukung analisis penyebab kejadian sedang dilakukan. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penetapan langkah perbaikan dan penguatan fasilitas pelabuhan.

Ditjen Perhubungan Laut mengimbau seluruh pihak yang berkegiatan di Pelabuhan Umum Tanjung Buton agar mematuhi arahan petugas dan tidak melakukan aktivitas pada area yang dinyatakan ditutup demi keselamatan bersama. Perkembangan penanganan akan disampaikan secara berkala.(AD/PF/HJ)

( Gunawan. s /red)

 




Editor : Tis
Kategori : Siak
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top