Minggu, 30 November 2025

Breaking News

  • Hak Jawab PT Musim Mas Terkait Lahan Konservasi    ●   
  • Lahan Konservasi PT Musim Mas Disinyalir Telah  Alih Fungsi Jadi Tanaman Sawit   ●   
  • Pemdes Meskom dan Polsek Bengkalis Adakan Sosialisasi Tentang Bahaya Narkoba    ●   
  • Kasmuri Sosok Sederhana Tapi Tegas, Kembali Pimpin Alumni 87 SMP 1 Sedinginan Untuk Tiga Tahun Kedepan   ●   
  • Bupati Afni Lantik 139 PPPK Tahap II, Tekankan ASN Harus Kreatif dan Inovatif   ●   
Lahan Konservasi PT Musim Mas Disinyalir Telah  Alih Fungsi Jadi Tanaman Sawit
Jumat 28 November 2025, 20:15 WIB

Lahan Konservasi PT Musim Mas Disinyalir Telah  Alih Fungsi Jadi Tanaman Sawit

PELALAWAN. RIAU MADANI. COM  - Seluas ratusan hektar lahan status hutan didalam Hak Guna Usaha (HGU) kebun kelapa sawit milik PT Musim Mas diduga telah beralih fungsi jadi tanaman kelapa sawit. Lebih ironisnya, selain alih fungsikan lahan konservasi, perusahaan itu juga diduga telah merusak DAS (Daerah Aliran Sungai) Air Hitam.

Hal ini diungkap oleh seorang pemuda Desa Air Hitam bernama Ucok Jumat (28/11/2025) kepada wartawan media ini. Ucok mengaku geram dengan ulah perusahaan PT Musim Mas telah mengalihfungsikan lahan konservasi jadi tanaman kelapa sawit. Bahkan pinggir sungai Air Hitam dalam areal konservasi itu ditanami kelapa sawit yang seharusnya tidak boleh, tandasnya dengan tegas.

Disampaikan Ucok, lahan konservasi adalah areal yang dilindungi untuk melestarikan keanekaragaman hayati dan ekosistiem. DAS harus dijaga dan dilindungi untuk menjaga keseimbangan ekosistem, sumber air, kualitas air, keanekaragaman hayati, fungsi hidrologi, dan kestabilan tanah.

Alih fungsi lahan konservasi tersebut terkuak oleh warga Desa Air Hitam, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan. Hal itu juga dikuatkan oleh temuan Satgas PKH (Satuan Pengawas Penertiban Kawasan dan Hutan). Maka diareal tersebut telah berdiri beberapa plang yang dibuat oleh Satgas PKH bahwa lahan tersebut adalah lahan konservasi, ujar Ucok.

Pasca terkuaknya alih fungsi lahan konservasi tersebut oleh Satgas PKH beberapa, nampaknya sebagian pokok kelapa sawit sudah mulai mati. Jikalau itu sengaja dimatikan oleh perusahaan PT Musim Mas, nampaknya modus saja, karena yang terlihat mati hanya sebagian pokok-pokok kelapa sawit yang kasat mata dari pinggir jalan saja. Sementara tengah-tengah areal yang tidak terjangkau penglihatan, sebagian banyak pokok kelapa sawitnya masih subur, bebernya.

Humas PT Musim Mas Malinton Purba yang dikonfirmasi membantah hal itu. Malinton mengaku sudah mengecek ke PKS (pabrik kelapa sawit) kegiatan itu tidak ada. "Kegiatan ini tdk ada lae ku. Sudah ku cek ke PKS," jawabnya melalui pesan WhatsApp kepada wartawan media ini. 

Ini lahan sempadan sungai yang sudah ditinggalkan oleh perusahaan dan dilakukan pengkayaan dengan cara menghutankan kembali melalui penanaman pohon-pohon hutan. Itu justru perusahaan melakukan penghutanan kembali melalui penanaman pohon-pohon hutan, ujar Malinton memberi alibi. (Sona)

 




Editor : Tis
Kategori : Pelalawan
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi riaumadain.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top