Mencega Terjadinya Karhutla
Wakil Gubernur Riau Hadiri Rapar Karhutla Bersama Wakil Presiden
JAKARTA. Riaumadani.com - Wakil Gubernur Riau [Wagubri] H Arsyadjuliandi Rachman ikut hadir dalam rapat tentang penanggulangan kebakaran hutan dan lahan [karhutla] yang dipimpin Wakil Presiden [Wapres] Boediono di Kantor Wapres, Jakarta, Kamis [12/6].
Hadir dalam rapat tersebut, antara lain Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, Kepala BNPB Syamsul Maarif, Kepala Badan Pengelola REDD Heru Prasetyo, Kepala UKP4 Kuntoro Mangkusubroto, Jaksa Agung Basrief Arief, Wakapolri Badrodin Haiti, Wamen Pertanian Rusman Heriawan, Kapolda Riau Condro Kirono, Wagub Jambi, Wagub Sumatera Selatan dan perwakilan dari Pemprov Kaltim, Aceh, Sumut serta Kalbar.
"Wagubri Arsyadjuliandi Rachman usai rapat saat diwawancara wartawan mengatakan bahwa dirinya optimis penanggulangan karhutla tahun ini lebih baik. "Kita harapkan lebih baik, lebih terkoordinasi dari pusat sampai ke daerah," ujarnya, optimis.
Wagubri juga mengatakan, dengan digelarnya rapat ini, daerah seperti Riau yang rawan karhutla dapat melakukan koordinasi dan kerjasama yang lebih baik lagi dengan instansi terkait di pusat. "Kalau terjadi kebakaran hutan, kita mau koordinasi ke pusat, kemana harus koordinasi kita sudah tahu. Mudah-mudahan kita lebih siap," kata pria yang akrab disapa Andi itu.
Untuk Riau sendiri, ulasnya, Pemprov Riau sudah membentuk satgas guna mengantisipasi dan menanggulangi bila terjadi karhutla. Satgas ini secara rutin berpatroli di setiap kabupaten/kota di Riau. Satgas ini juga bertugas melakukan sosialisasi tentang karhutla dan tentu saja melakukan pemadaman bila terjadi karhutla. Personil satgas ini terdiri dari TNI [1096 personil],
Manggala Agni [125 orang], TRC BPBD Riau [100 orang], TRC BPBD dan Damkar Kabupaten/Kota [280 orang], Satpol PP Provinsi [100 orang] dan Resimen Mahasiswa [50 orang].
"BNPB juga menyediakan sekitar 3 pesawat untuk melakukan water bombing bila diperlukan dengan dibantu oleh beberapa perusahaan di Riau. Ini semua kita persiapkan untuk menghadapi musim kemarau ke depan," tambah Andi.
Selain melakukan sosialisasi tentang karhutla ke berbagai kabupaten/kota se-Riau, Gubernur Riau juga sudah mengeluarkan Instruksi Gubernur Riau tentang Pembuatan Bak Penampung Air dan Embung di Kabupaten/Kota se-Riau. Ini untuk mengantisipasi bila terjadi karhutla tidak kesulitan air untuk memadamkannya.
Bagaimana dengan pelanggaran hukum? Menurut Wagubri, itu menjadi tanggungjawab Satgas Gakkum. Personil Satgas Gakkum terdiri pihak kepolisian, kejaksaan, TNI dan PPNS. Mereka akan menindak tegas setiap pelanggaran yang terjadi terkait kasus karhutla.**
Wagubri Hadiri Rapat Karhutla dengan Wapres
Jumat 13 Juni 2014, 04:20 WIB
JAKARTA. Riaumadani.com - Wakil Gubernur Riau [Wagubri] H Arsyadjuliandi Rachman ikut hadir dalam rapat tentang penanggulangan kebakaran hutan dan lahan [karhutla] yang dipimpin Wakil Presiden [Wapres] Boediono di Kantor Wapres, Jakarta, Kamis [12/6].
Hadir dalam rapat tersebut, antara lain Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, Kepala BNPB Syamsul Maarif, Kepala Badan Pengelola REDD Heru Prasetyo, Kepala UKP4 Kuntoro Mangkusubroto, Jaksa Agung Basrief Arief, Wakapolri Badrodin Haiti, Wamen Pertanian Rusman Heriawan, Kapolda Riau Condro Kirono, Wagub Jambi, Wagub Sumatera Selatan dan perwakilan dari Pemprov Kaltim, Aceh, Sumut serta Kalbar.
"Wagubri Arsyadjuliandi Rachman usai rapat saat diwawancara wartawan mengatakan bahwa dirinya optimis penanggulangan karhutla tahun ini lebih baik. "Kita harapkan lebih baik, lebih terkoordinasi dari pusat sampai ke daerah," ujarnya, optimis.
Wagubri juga mengatakan, dengan digelarnya rapat ini, daerah seperti Riau yang rawan karhutla dapat melakukan koordinasi dan kerjasama yang lebih baik lagi dengan instansi terkait di pusat. "Kalau terjadi kebakaran hutan, kita mau koordinasi ke pusat, kemana harus koordinasi kita sudah tahu. Mudah-mudahan kita lebih siap," kata pria yang akrab disapa Andi itu.
Untuk Riau sendiri, ulasnya, Pemprov Riau sudah membentuk satgas guna mengantisipasi dan menanggulangi bila terjadi karhutla. Satgas ini secara rutin berpatroli di setiap kabupaten/kota di Riau. Satgas ini juga bertugas melakukan sosialisasi tentang karhutla dan tentu saja melakukan pemadaman bila terjadi karhutla. Personil satgas ini terdiri dari TNI [1096 personil],
Manggala Agni [125 orang], TRC BPBD Riau [100 orang], TRC BPBD dan Damkar Kabupaten/Kota [280 orang], Satpol PP Provinsi [100 orang] dan Resimen Mahasiswa [50 orang].
"BNPB juga menyediakan sekitar 3 pesawat untuk melakukan water bombing bila diperlukan dengan dibantu oleh beberapa perusahaan di Riau. Ini semua kita persiapkan untuk menghadapi musim kemarau ke depan," tambah Andi.
Selain melakukan sosialisasi tentang karhutla ke berbagai kabupaten/kota se-Riau, Gubernur Riau juga sudah mengeluarkan Instruksi Gubernur Riau tentang Pembuatan Bak Penampung Air dan Embung di Kabupaten/Kota se-Riau. Ini untuk mengantisipasi bila terjadi karhutla tidak kesulitan air untuk memadamkannya.
Bagaimana dengan pelanggaran hukum? Menurut Wagubri, itu menjadi tanggungjawab Satgas Gakkum. Personil Satgas Gakkum terdiri pihak kepolisian, kejaksaan, TNI dan PPNS. Mereka akan menindak tegas setiap pelanggaran yang terjadi terkait kasus karhutla.**
| Editor | : | Laporan : TAM/Humas Pemprov. |
| Kategori | : | Nasional |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham