Selasa, 4 Agustus 2026

Breaking News

  • Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis   ●   
  • Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Riau dan HUT Ke-81 RI   ●   
  • Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan   ●   
  • Raja Rambah dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Paparkan Rencana Penataan Kompleks Makam dan Pembangunan Replika Istana   ●   
  • Puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis, LAMR Gelar Majelis Kenduri Adat Bersama Bupati Kasmarni   ●   
Pilkada Rohul
AKBP Guntur Aryo Tejo : Polda Riau Tempatkan 5 Pleton Brimob di Perbatasan
Rabu 02 Desember 2015, 08:40 WIB
Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo,SIK.MM
PEKANBARU. Riaumadani . com - Untuk mengantipasi terjadinya keributan saat pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Rokan Hulu pada 9 Desember 2015 mendatang, sebanyak satu pleton Satuan Brigade Mobil Daerah  Polda Riau, akan ditempatkan.

Penempatan pasukan ini guna mengantisipasi terjadinya keributan saat pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Rohul pada 9 Desember 2015 mendatang. "Lima desa disiagakan satu peleton Brimob untuk mengantisipasi," ujar Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo,SIK.MM kepada wartawan, Selasa [1/12/2015].

Satu pleton Brimob tersebut, akan disiagakan tidak jauh dari Tempat Pemungutan Suara [TPS]. Ini dilakukan agar tidak terjadi keributan saat pelaksanaan pemungutan suara di TPS, jelasnya.

Namun secara umum, lanjut Guntur, di luar lima desa konflik tersebut, Polda Riau dan seluruh Polres tetap dalam keadaan siaga untuk memantau perkembangan situasi di lapangan. Ini dilakukan agar spontanitas penanggulangan konflik bisa dilakukan dengan proses antisipasi.

"Segala perubahan-perubahan diantisipasi sesuai karakteristik situasinya di daerah masing-masing. Misalnya terjadi perubahan agenda pemungutan suara atau perubahan lainnya, "ujar Kabid humas yang selalu dekat dengan wartawan ini.

Proses antisipasi terhadap keamanan Komisi Pemilihan Umum [KPU)] sebagai institusi penyelenggara Pilkada, dan kelengkapan lainnya juga dilakukan. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi musibah yang menyebabkan hilangnya atau rusaknya perlengkapan Pilkada, termasuk surat suara.

"Sejauh ini kita melihat situasi di kabupaten kota yang akan melaksanakan Pilkada serentak 2015 masih dalam keadaan aman dan kondusif tidak terdapat gangguan keamanan," pungkas Guntur. **




Editor : HARDEDI
Kategori : Hukum
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top