Kabut Asap Kepung Rohil
Bupati Rohil Suyatno.AMp
Bupati Suyatno : Asap Yang Mengepung Rohil Merupakan Kiriman dari Tiga Provinsi
Senin 26 Oktober 2015, 02:48 WIB
Bupati Rohil Suyatno.AMp
BAGAN SIAPIAPI, Riaumadani. com - Fenomena kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan yang menyelimuti wilayah Kabupaten Rokan Hilir, dalam dua bulan terakhir, teryata kiriman dari Provinsi Jambi, Sumatera Selatan dan Kalimantan.
"Saya tegaskan, kabut asap yang mengepung di wilayah Kabupaten Rokan Hilir merupakan kiriman dari tiga propinsi," kata Bupati Rohil, H Suyatno, ketika melakukan anjangsana di RSUD dr Pratomo Bagansiapiapi belum lama ini.
Ia mengakui, bencana kabut asap kali ini terparah dibanding tahun sebelumnya, namun asap yang melanda di sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Riau bukanlah akibat karlahut yang terjadi di Riau, tetapi kiriman dari provinsi lain.
"Bisa kita lihat kabut asap di Rohil kadang-kadang hilang dan timbul. Ini karena arah perputaran angin yang saat ini tidak menentu," ujar Suyatno.
Ia juga kembali mengingatkan kepada instansi terkait, seperti Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Badan Pengendalian Dampak Lingkungan, termasuk Puskesmas dan Pustu, untuk membuat terobosan guna mencegah dampak penyakit yang ditimbulkan akibat kabut asap tersebut.
"Memang kita sudah menginstruksikan Diskes Rohil untuk memberikan bantuan masker ke semua Puskesmas yang kemudian dibagikan kepada masyarakat. Namun kalau soal kabut asap kiriman kita belum bisa mengatasinya, karena itu tergantung dari arah hembusan angin yang saat ini tidak menentu," sebut Suyatno.
Kepala Dinas Pendidikan Rokan Hilir, H Amiruddin, menginstruksikan kepada pihak sekolah untuk mengambil kebijakan meliburkan siswa jika kabut asa berada dalam level berbahaya. "Kita sudah mendapatkan petunjuk dari Dinas Pendidikan Provinsi Riau berkaitan dengan kebijakan libur sekolah akibat kabut asap, bahkan pihaknya juga telah menyampaikan ke seluruh UPTD yang ada di setiap kecamatan dan selanjutnya mereka akan menyampaikan ke masing-masing sekolah dengan catatan, boleh meliburkan siswa jika kondisi asap semakin parah,'' ungkap Amiruddin.
Untuk meliburkan siswa, terangnya, guru harus membuat tugas mandiri yang nantinya akan diberikan ke seluruh siswa, kemudian memantau dan meminta kepada wali murid untuk memperhatikan anak-anak mereka mengerjakan tugas tersebut.
"Seperti yang kita ketahui, tugas mandiri sudah dijalankan pihak sekolah dan guru, tujuannya agar siswa tetap berada di rumah dan mengurangi aktivitas diluar," ujarnya.
Ia juga mengingatkan, meski sekolah diliburkan para guru tetap bertugas untuk melaksanakan program-program pendidikan di sekolah. "UPTD juga diminta untuk melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, guna mengetahui apakah kondisi kabut asap itu berbahaya atau tidak, karena hal ini erat kaitannya dengan meliburkan dan kembali aktifnya para siswa belajar. Namun jika kondisi sudah mulai membaik, maka UPTD harus mengambil kebijakan dan meminta kepada pihak sekolah untuk kembali melaksanakan aktifitas belajar mengajar seperti biasanya," pesan Amiruddin.
Menyikapi kerapnya siswa diliburkan ia meminta jam pelajaran ditambah untuk mengejar ketertinggalan pelajaran siswa. "Dengan begitu siswa bisa mengejar ketertingalan pelajaran mereka, sehingga pada saat mereka mengikuti ujian nanti bisa mendapatkan nilai yang baik," sebut dia.[Adv-humas]
"Saya tegaskan, kabut asap yang mengepung di wilayah Kabupaten Rokan Hilir merupakan kiriman dari tiga propinsi," kata Bupati Rohil, H Suyatno, ketika melakukan anjangsana di RSUD dr Pratomo Bagansiapiapi belum lama ini.
Ia mengakui, bencana kabut asap kali ini terparah dibanding tahun sebelumnya, namun asap yang melanda di sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Riau bukanlah akibat karlahut yang terjadi di Riau, tetapi kiriman dari provinsi lain.
"Bisa kita lihat kabut asap di Rohil kadang-kadang hilang dan timbul. Ini karena arah perputaran angin yang saat ini tidak menentu," ujar Suyatno.
Ia juga kembali mengingatkan kepada instansi terkait, seperti Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Badan Pengendalian Dampak Lingkungan, termasuk Puskesmas dan Pustu, untuk membuat terobosan guna mencegah dampak penyakit yang ditimbulkan akibat kabut asap tersebut.
"Memang kita sudah menginstruksikan Diskes Rohil untuk memberikan bantuan masker ke semua Puskesmas yang kemudian dibagikan kepada masyarakat. Namun kalau soal kabut asap kiriman kita belum bisa mengatasinya, karena itu tergantung dari arah hembusan angin yang saat ini tidak menentu," sebut Suyatno.
Kepala Dinas Pendidikan Rokan Hilir, H Amiruddin, menginstruksikan kepada pihak sekolah untuk mengambil kebijakan meliburkan siswa jika kabut asa berada dalam level berbahaya. "Kita sudah mendapatkan petunjuk dari Dinas Pendidikan Provinsi Riau berkaitan dengan kebijakan libur sekolah akibat kabut asap, bahkan pihaknya juga telah menyampaikan ke seluruh UPTD yang ada di setiap kecamatan dan selanjutnya mereka akan menyampaikan ke masing-masing sekolah dengan catatan, boleh meliburkan siswa jika kondisi asap semakin parah,'' ungkap Amiruddin.
Untuk meliburkan siswa, terangnya, guru harus membuat tugas mandiri yang nantinya akan diberikan ke seluruh siswa, kemudian memantau dan meminta kepada wali murid untuk memperhatikan anak-anak mereka mengerjakan tugas tersebut.
"Seperti yang kita ketahui, tugas mandiri sudah dijalankan pihak sekolah dan guru, tujuannya agar siswa tetap berada di rumah dan mengurangi aktivitas diluar," ujarnya.
Ia juga mengingatkan, meski sekolah diliburkan para guru tetap bertugas untuk melaksanakan program-program pendidikan di sekolah. "UPTD juga diminta untuk melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, guna mengetahui apakah kondisi kabut asap itu berbahaya atau tidak, karena hal ini erat kaitannya dengan meliburkan dan kembali aktifnya para siswa belajar. Namun jika kondisi sudah mulai membaik, maka UPTD harus mengambil kebijakan dan meminta kepada pihak sekolah untuk kembali melaksanakan aktifitas belajar mengajar seperti biasanya," pesan Amiruddin.
Menyikapi kerapnya siswa diliburkan ia meminta jam pelajaran ditambah untuk mengejar ketertinggalan pelajaran siswa. "Dengan begitu siswa bisa mengejar ketertingalan pelajaran mereka, sehingga pada saat mereka mengikuti ujian nanti bisa mendapatkan nilai yang baik," sebut dia.[Adv-humas]
| Editor | : | Ishaq.y.HR |
| Kategori | : | Rohil |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 02 Juni 2026, 17:19 WIB
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Senin 09 Maret 2026
Siti Aisyah Anggota DPR RI Komisi III Sosialisasi 4 Pilar di Skip Hulu, Rengat. Ajak Ustadz. Fitter Kumpala. 
Nasional

Rabu 03 Juni 2026, 20:11 WIB
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Kamis 28 Mei 2026, 06:45 WIB
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama
Rabu 20 Mei 2026
Ketua PP Pekanbaru Iwan Pansa Akui Terima Rp50 Juta dari Kadis PUPR-PKPP Riau