Senin, 3 Agustus 2026

Breaking News

  • Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis   ●   
  • Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Riau dan HUT Ke-81 RI   ●   
  • Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan   ●   
  • Raja Rambah dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Paparkan Rencana Penataan Kompleks Makam dan Pembangunan Replika Istana   ●   
  • Puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis, LAMR Gelar Majelis Kenduri Adat Bersama Bupati Kasmarni   ●   
Dugaan KDRT Imam Wahyudi Anggota DPRD Bangka Belitung
KEA '98 Desak Megawati Pecat Imam Wahyudi, Caleg DPRD Bangka Belitung Tersandung Dugaan KDRT
Rabu 25 September 2024, 06:44 WIB
Imam Wahyudi, Calon Anggota DPRD Bangka Belitung terpilih

KEA '98 Desak Megawati Pecat Imam Wahyudi, Caleg DPRD Bangka Belitung Tersandung Dugaan KDRT

RIAUMADANI. COM. JAKARTA - Kaukus Eksponen Aktivis 98 (KEA '98) melalui Koordinator Nasionalnya mendesak Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, untuk segera memecat Imam Wahyudi, Calon Anggota DPRD Bangka Belitung terpilih, yang diduga melakukan tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya, Isma Safitri.

Laporan dugaan KDRT tersebut telah diajukan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pangkalpinang, disertai bukti visum dan dugaan keterlibatan pihak ketiga.

Imam Wahyudi, yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP di Bangka Belitung, dijadwalkan dilantik pada 24 September 2024.

Namun, desakan agar Megawati bertindak tegas semakin menguat, seiring dengan sorotan publik terhadap kasus ini.

Kuasa hukum Isma, Nina Iqbal, menuturkan bahwa Imam Wahyudi diduga telah melakukan kekerasan fisik sejak November 2021, dengan kejadian terbaru pada awal September 2024, yang membuat korban mengalami luka lebam di leher, lengan, dan paha.

Namun, desakan agar Megawati bertindak tegas semakin menguat, seiring dengan sorotan publik terhadap kasus ini.

Kuasa hukum Isma, Nina Iqbal, menuturkan bahwa Imam Wahyudi diduga telah melakukan kekerasan fisik sejak November 2021, dengan kejadian terbaru pada awal September 2024, yang membuat korban mengalami luka lebam di leher, lengan, dan paha.

Kasus ini menjadi perhatian serius, terutama mengingat posisi Imam sebagai calon wakil rakyat. KEA '98 menekankan bahwa pelaku kekerasan tidak pantas mewakili kepentingan masyarakat.*kea98




Editor : KEA '98 Desak Megawati Pecat Imam Wahyudi, Caleg DPRD Bangka Belitung Tersandung Dugaan KDRT
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top