Selasa, 23 Juli 2024

Breaking News

  • Pemprov Riau Bagikan Bendera Merah Putih Lewat Organisasi dan Paguyuban   ●   
  • Ini dia Catatan Satgas Preemtif Kegiatan Hari Ke-7 Operasi Patuh Lancang Kuning Tahun 2024   ●   
  • Pj Gubri Riau SF Hariyanto Lantik 3 Kepala OPD Pejabat Tinggi Pratama (JPTP) Provinsi Riau   ●   
  • Kaukus Muda Anti Korupsi (KAMAKSI) Desak Panitia Seleksi BPK RI Batalkan Pencalonan Mulfachri   ●   
  • Maret Samuel Sueken: integrasi Fasilitas Pendukung di IKN Masih Memerlukan Perhatian Lebih   ●   
Masyarakat Empat Kampung Desak PT. PAM, Hentikan Penebangan dan Keluar Dari Lahan Masyarakat
Rabu 03 Juli 2024, 10:31 WIB

Masyarakat Empat Kampung Desak PT. PAM, Hentikan Penebangan dan Keluar Dari Lahan Masyarakat di Bunsur

 

RIAUMADANI. COM, SIAK, Sungai Apit - Puluhan Masyarakat Empat Kampung (desa) yaitu Kampung Bunsur, Kampung Mengkapan, Kampung Teluk Mesjid dan Kampung Pusako Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak Sri Indrapura, menggelar Demo mendesak PT PAM yang saat ini melakukan aktifitas Penumbangan limbah pohon Akasia di Kawasan Kampung Bunsur dengan menggunakan Exavator untuk segera menghentikan kegiatannya dan keluar dari Kampung Busur

Hal ini Di Sampaikan oleh salah seorang Ketua Kelompok Tani Dusun Pusako yang akrab di panggil (Bob) kepada Media ini

Bob mengatakan bahwasanya PT. PAM jelas-jelas telah menyerobot lahan masyarakat, padahal masyarakat telah memiliki surat SHM. Karena kami masyarakat Empat Kampung tidak pernah memberikan kuasa Kepada PT. PAM untuk menggarap lahan kami tersebut, ujarnya Selasa, (02/7/2024)

Bob menambahkan lagi,"kami dari masyarakat Kampung Dusun Pusako, memiliki lahan dengan surat SHM sebanyak 241 dan lahan tersebut ada terletak di Kampung Bunsur. Dan sampai saat ini kami tidak pernah memberikan Kuasa kepada PT PAM untuk menggarap lahan kami yang berada di Kampung Bunsur tersebut, jelasnya

Kami bisa saja menyandera dan mengusir Eksekapator Alat PT. PAM yang lagi bekerja di lahan kami saat ini. Namun kami masih menghargai Koperasi Bunsur Pesisir Cemerlang yaitu Koperasi desa Bunsur,"kata Bob lagi

Ketika di tanya tujuan menghadang PT. PAM yang sedang bekerja, Bob mengatakan, tujuan kami ke sini, ya karena ada laporan dari Anggota koperasi Bunsur Pesisir Cemerlang bahwa lahan kami yang ada di desa Bunsur diolah dicuri kayunya Oleh PT PAM.
Karena kami masyarakat yang memiliki lahan di Kampung Bunsur turun ke lokasi untuk memastikan, san Kami tidak pernah memberi Kuasa kepada PT. PAM untuk menggaraep lahan kami ini kecuali kepada Saudara Daroni selaku Ketua Koperasi Bunsur Pesisir Cemerlang.
Untuk itu Kami tegaskan, bahwasanya pekerjaan Penumbangan kayu Akasia yang di lakukan Oleh PT. PAM tolong di Stop aktivitasnya, "kata Bob

sempat terjadi ketegangan di lapangan karena salah seorang karyawan pekerja di PT PAM yang tak mau disebutkan namanya mengatakan mereka bekerja atas perintah dari Perusahaan dan sudah ada Surat izin dari Kecamatan.

Dan langsung diprotes oleh Bob supaya menunjukkan surat tersebut

"Kalau memang ada surat yang di keluarkan oleh Kecamatan Tolong tunjukan sekarang siapa orangnya yang menerbitkan Surat Kuasa atau Surat izin tersebut tersebut, "tantang Bob

( Gunawan. s)




Editor : Tis
Kategori : Siak
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi riaumadain.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top