Jumat, 21 Juni 2024

Breaking News

  • PMII Cabang Inhu Kembali Gelar Aksi Damai di Kantor Bupati   ●   
  • Cegah Praktek Politik Uang, Bawaslu Riau Perketat Pengawasan PSU di 35 TPS   ●   
  • Bupati Kasmarni Ajak Masyarakat Perkuat Komitmen Cegah Paham Radikalisme dan Terorisme   ●   
  • Bupati Siak Hadiri Gema Sholawat dan Haflah Milad Ke-6 Ponpes Nurul Furqon   ●   
  • TERKAIT TRUCK ANGKUTAN BATU BARA, MASSA F.MIM DEMO KANTOR BUPATI INHU   ●   
Disnakbun Rohul Sosialisasi Peremajaan Kelapa Sawit Pekebun Melalui Pendanaan BPDPKS
Jumat 07 Juni 2024, 13:52 WIB

Disnakbun Rohul Sosialisasi Peremajaan Kelapa Sawit Pekebun Melalui Pendanaan BPDPKS
RIAUMADANI. COM, ROKAN HULU – Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Peremajaan kelapa sawit pekebun melalui pendanaan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) di Hotel Gelora, Kamis (06/06/2024).
Hadir dalam kegiatan Bupati Rohul diwakili Asisten II Drs. H. Ibnu Ulya, M.Si, Kadis Disnakbun CH.
Agung Nugroho, S.TP, MM beserta jajaran, Para Camat dan kepala OPD terkait, serta puluhan peserta
kegiatan sosialisasi.
Bupati Rohul melalui Asisten II Drs. Ibnu Ulya, M.Si menyampaikan Pemerintah Kabupaten Rohul
menyambut baik sosialisasi peremajaan kelapa sawit masyarakat mengingat banyaknya kebun kelapa
sawit yang sudah tua sehingga dibutuhkan peremajaan kembali.

"Luas lahan Perkebunan di Kabupaten Rokan Hulu mencapai 758.813 Ha atau 59 persen nya didominasi
oleh perkebunan kelapa sawit, terdiri dari perkebunan besar negara dan swasta serta perkebunan
rakyat swadaya yang merupakan kebun kelapa sawit rakyat terluas di Provinsi Riau,” Ucap Ibnu Ulya.

Asisten II menambahkan luasnya areal perkebunan tersebut belum sebanding dengan jumlah produksi
yang dihasilkan, mengingat beberapa permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat pekebun seperti
kurangnya permodalan yang dimiliki petani swadaya untuk mengolah lahannya, kurangnya
pengetahuan petani tentang budidaya teknis bertanam kelapa sawit.

"Keberadaan BPDPKS yang bertugas untuk melakukan perencanaan, penganggaran, penghimpunan,
penyaluran dana penatausahaan dan pertanggungjawaban serta melakukan pengawasan dana
peremajaan kelapa sawit, pengembangan sumber daya manusia dan bantuan sarana dan prasarana
sangat dibutuhkan perannya" Tutup Ibnu Ulya.
Sementara itu Kadis Disnakbun CH, Agung Nugroho, S.TP, MM. menerangkan Progres pelaksanaan
peremajaan kelapa sawit perkebunan melalui pendanaan BPDPKS di Kabupaten Rokan Hulu dimulai
sejak tahun 2017 sampai saat ini dengan total capaian rekomendasi teknis Ditjenbun seluas 4,2 juta
hektar.
"Untuk tahun 2023 peremajaan sawit rakyat (PSR) ditargetkan seluas 1000 hektar, hingga saat ini,
calon pekebun PSR yang sudah diverifikasi dan validasi secara online oleh Disnakbun sebanyak 326
Hektar yang terdiri dari beberapa kelompok"
Kadis Disnakbun menambahkan untuk pencapaian target PSR ini seperti akan semakin menurun karena banyak kendala yang dihadapi seperti legalisasi lahan dan masyarakat yang belum tertarik namun akan berupaya mencapai target yang telah diberikan oleh kementrian salah satunya melalui kegiatan sosialisasi ini.(Kominfo)




Editor : TIS
Kategori : Rohul
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi riaumadain.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top