Kamis, 4 Juni 2026

Breaking News

  • SF Hariyanto Jadi Saksi Sidang Perkara Dugaan Korupsi Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid    ●   
  • Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung   ●   
  • Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung   ●   
  • Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung   ●   
  • Setelah Dipecat Prabowo Mantan Kepala BGN dan 2 Wakilnya Ditahan Kejagung   ●   
Gelar Pilkades Serentak
Pemkab Rohil akan Gelar Pilkades Serentak untuk 69 Kepenghuluan
Jumat 24 Juli 2015, 03:45 WIB
Bupati Rohil Suyatno AMp

BAGAN SIAPIAPI. Riaumadani. com - Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa [Pilkades] di Kabupaten Rokan Hilir akan dilaksanakan serentak, juga mendefinitifkan 69 penghulu dan kepenghuluan.

Bagi peghulu berstatus non PNS akan dilakukan penyesuaian.
"Pemilihan kepala desa sebanyak 69 kepenghuluan akan dilakukan secara serentak tiga bulan ke depan. Bagi penghulu maupun kepala desa yang sudah habis masa jabatan supaya untuk segera menyiapkan pelaksanaan Pilkades itu," kata Bupati Rohil Suyatno, Kamis [23/7/2015] di Bagansiapiapi.

Menurutnya, bagi penghulu yang sudah habis masa jabatannya diminta untuk segera menyiapkan pelaksanaan Pilkades. Karena, tugas kepala desa tidak hanya menjalankan tugasnya sebagai pemimpin desa. Namun juga harus membentuk persiapan pelaksanaan Pilkades tersebut.
"Pelaksanaan Pilkades ini juga telah memenuhi ketentuan undang-undang," jelasnya.

Pilkades serentak, terang orang nomor satu di Rohil ini, dilaksanakan bagi kepala desa yang sudah habis masa tugasnya. Dari 178 kepenghuluan di Rohil, masih ada 69 kepenghuluan yang masa jabatannya telah habis.

"Jadi bukan seluruh penghulu yang ada di Rohil mengikuti Pilkades. Pilkades ini sangat perlu dilakukan secara demokrasi, biarlah masyarakat yang memilih pemimpinnya. Dengan begitu maka masyarakat akan merasa puas karena diikutsertakan dalam memilih pemimpinnya," ujar Suyatno.

Dia juga mengingatkan kepala desa maupun penghulu agar menghindari kampanye hitam. Karena, kampanye hitam itu adalah salah satu contoh yang tidak baik yang diberikan bakal pemimpin kepada masyarakat.

"Selain itu, kampanye hitam itu sangat mempengaruhi masyarakat tentang menentukan pilihannya, apalagi saat ini sudah canggih berbagai kampanye bisa dilakukan melalui jejaring sosial seperti Facebook, Twitter dan media sosial lainnya," pesannya.

Suyatno berharap, pada pelaksanaan Pilkades nanti masing-masing Kubu pendukung tetap sportif dan tidak saling menghujat. "Siapa pun kepala desa yang terpilih nanti itulah demokratis dan benar-benar pilihan masyarakat. Kalau pemerintah hanya menjalankan undang-undang tentang penyelenggaraan Pilkades," pungkasnya.[Adv/humas]




Editor : Ishaq,y.HR
Kategori : Rohil
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top