Kabut Asap
Frekuensi kabut asap yang mulai
meningkat di Kabupaten Rokan Hilir dapat menimbulkan enam penyakit
berbahaya
Kabut Asap Melanda Rohil Diskes Himbau Warga Waspada ISPA
Selasa 07 Juli 2015, 06:24 WIB
Frekuensi kabut asap yang mulai
meningkat di Kabupaten Rokan Hilir dapat menimbulkan enam penyakit
berbahaya
BAGAN SIAPIAPI. Riaumadani. com - Frekuensi kabut asap yang mulai meningkat di Kabupaten Rokan Hilir dapat menimbulkan enam penyakit berbahaya. Penyakit tersebut di antaranya Infeksi Saluran Pernafasan Akut atau ISPA yang terdiri dari dua bagian. Yaitu ISPA pneumonia dan ISPA nonpneumonia, asma bronkial, iritasi mata, diare dan muntah-muntah.
Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Rokan Hilir, HM Junaidi Saleh, Senin [6/7/2015] di Bagansiapiapi. Menurutnya, pneumonia merupakan salah satu penyakit bagian dari ISPA, di mana pnemuonia lebih sering disebut untuk penderita ISPA yang sudah parah atau akut dan lebih sering menyerang anak kecil atau bawah lima tahun [balita] dengan gejala batuk yang berkepanjangan.
Sedangkan ISPA nonpneomonia merupakan golongan ISPA yang tergolong tidak begitu akut, yang biasa menyerang usia dewasa dan orang tua. Bagian ini lebih terkesan tidak begitu berbahaya, karena manusia yang sudah dewasa memiliki kondisi tubuh yang jauh lebih fit dan daya tubuh yang kuat dibandingkan anak balita.
''Ciri-ciri penderita ISPA yang dapat terlihat dari kemampuan bernafasnya yang relatif tidak teratur dan batuk yang terus menerus. Jika menemukan seperti ciri-ciri tersebut hendaknya masyarakat segera memeriksa ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat agar segera ditangani,'' jelasnya.
Sementara itu untuk masker menurutnya belum bisa dibagikan karena masih normalnya jarak pandang. Namun, hal ini tetap harus diwaspadai oleh masyarakat untuk menjaga agar tak langsung menghirup kabut asap sehingga menimbulkan penyakit.
"Masker kita ada, namun saat ini masih normal sekitar 100 meter jarak pandang. Apabila makin memburuk barualah akan kita bagikan," katanya. Ia mengingatkan sebenarnya yang terpenting adalah agar tidak terjadinya kebakaran hutan dan lahan sehingga tidak menimbulkan kabut asap.
"Seharusnya kita pikirkan bagaimana tak terjadi kebakaran hutan dan lahan, akibatnya semua orang akan diintai oleh penyakit kalau sudah terjadi kebakaran seperti saat ini,"pungkasnya. [hms-Tam]
Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Rokan Hilir, HM Junaidi Saleh, Senin [6/7/2015] di Bagansiapiapi. Menurutnya, pneumonia merupakan salah satu penyakit bagian dari ISPA, di mana pnemuonia lebih sering disebut untuk penderita ISPA yang sudah parah atau akut dan lebih sering menyerang anak kecil atau bawah lima tahun [balita] dengan gejala batuk yang berkepanjangan.
Sedangkan ISPA nonpneomonia merupakan golongan ISPA yang tergolong tidak begitu akut, yang biasa menyerang usia dewasa dan orang tua. Bagian ini lebih terkesan tidak begitu berbahaya, karena manusia yang sudah dewasa memiliki kondisi tubuh yang jauh lebih fit dan daya tubuh yang kuat dibandingkan anak balita.
''Ciri-ciri penderita ISPA yang dapat terlihat dari kemampuan bernafasnya yang relatif tidak teratur dan batuk yang terus menerus. Jika menemukan seperti ciri-ciri tersebut hendaknya masyarakat segera memeriksa ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat agar segera ditangani,'' jelasnya.
Sementara itu untuk masker menurutnya belum bisa dibagikan karena masih normalnya jarak pandang. Namun, hal ini tetap harus diwaspadai oleh masyarakat untuk menjaga agar tak langsung menghirup kabut asap sehingga menimbulkan penyakit.
"Masker kita ada, namun saat ini masih normal sekitar 100 meter jarak pandang. Apabila makin memburuk barualah akan kita bagikan," katanya. Ia mengingatkan sebenarnya yang terpenting adalah agar tidak terjadinya kebakaran hutan dan lahan sehingga tidak menimbulkan kabut asap.
"Seharusnya kita pikirkan bagaimana tak terjadi kebakaran hutan dan lahan, akibatnya semua orang akan diintai oleh penyakit kalau sudah terjadi kebakaran seperti saat ini,"pungkasnya. [hms-Tam]
| Editor | : | Tam. |
| Kategori | : | Rohil |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham