Selasa, 4 Agustus 2026

Breaking News

  • Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis   ●   
  • Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Riau dan HUT Ke-81 RI   ●   
  • Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan   ●   
  • Raja Rambah dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Paparkan Rencana Penataan Kompleks Makam dan Pembangunan Replika Istana   ●   
  • Puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis, LAMR Gelar Majelis Kenduri Adat Bersama Bupati Kasmarni   ●   
Antisipasi Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan
Pemkab. Bengkalis Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) 2023.
Selasa 14 Februari 2023, 06:00 WIB
Antisipasi Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan
Pemkab. Bengkalis Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) 2023.

RIAU MADANI. COM, BENGKALIS - Pemerintah Kabupaten Bengkalis menetapkan status Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tahun 2023. Ini merupakan upaya kesiapsiagaan dalam menghadapi kemungkinan terjadinya Karhutla.

Penetapan ini disampaikan Bupati Bengkalis melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Andris Wasono dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penetapan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla di ruang rapat Hang Jebat, Kantor Bupati Bengkalis, Senin, 13 Februari 2023.

Rakor ini juga diikuti Dandim 0303/Bengkalis Letkol Inf Endik Yunia Hermanto, Kabag Ops Polres Bengkalis, Kalaksa BPBD Hadi Prasetyo, Kepala UPT KPH Bengkalis Pulau M Fadli dan berbagai unsur terkait.

Asisten I Andris Wasono mengatakan, bulan Januari ke Februari telah terjadi 7 kejadian Karhutla di Kecamatan Mandau, Kecamatan Bandar Laksamana dan Kecamatan Bathin Solapan. Hal itu yang menjadi pertimbangan ditetapkannya status Siaga Darurat Karhutla.

"Kita akan tetapkan siaga darurat, kita harus bersiaga, harus mempersiapkan peralatan dan personil yang ada. Karena kita harus mempersiapkan sedini mungkin tanpa harus menunggu darurat," ungkap Andris.

Berdasarkan prakiraan BMKG, lanjutnya, ada perubahan cuaca dari hujan menjadi kemarau terhitung sejak Februari sampai pertengahan September, ditambah beberapa wilayah sudah muncul titik panas. Untuk itu sangat perlu kesiapsiagaan.

"Kondisi tersebut menjadi sangat menghawatirkan terjadinya kebakaran. Apalagi masyarakat kita ada yang masih membuka lahan dengan cara dibakar. Untuk itu saya minta masing-masing Camat menginformasikan kepada jajarannya untuk memberikan pemahaman kepada warga agar tidak membuka lahan dengan membakar," tegas Andris.

Bersama Kapolres Bengkalis, Dandim 0303/Bengkalis, Letkol Inf Endik Yunia Hermanto sangat sepakat dan mendukung penetapan status Siaga Darurat Karhutla, sebab upaya pencegahan lebih diutamakan daripada penanganan.

"Sudah kita tetapkan saja status Siaga Darurat Karhutla. Kalau kita tidak siapkan dari sekarang, nanti begitu ada kejadian baru kita bingung, siapa berbuat apa," ucap  Dandim Letkol Inf Endik.

Untuk mencegah dan menangani Karhutla, Dandim juga mengajak semua stakeholder untuk bahu membahu saling bersinergi.

"Kita harus bersinergi, tidak bisa satu instansi bergerak sendiri untuk mengatasi Karhutla. Jangan ada ego sektoral, tidak ada yang lebih penting melainkan kerja bersama, sama-sama bekerja," tegasnya.#DISKOMINFOTIK.




Editor : TIS
Kategori : Bengkalis
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top