4 Rampok Antarprovinsi Diringkus Polda Riau
Dua dari empat perampok yang sudah 11 kali beraksi di Riau digiring aparat Polda Riau usai ditangkap di Kota Bandung, Jawa Barat, Senin [25/5/2015]
11 Kali Sukses Beraksi, 4 Rampok Antar Provinsi Diringkus Polda Riau
Rabu 27 Mei 2015, 05:08 WIB
Dua dari empat perampok yang sudah 11 kali beraksi di Riau digiring aparat Polda Riau usai ditangkap di Kota Bandung, Jawa Barat, Senin [25/5/2015]PEKANBARU. Riaumadani. com -Tim Unit Kejahatan dan Kekerasan Ditreskrimum Polda Riau, meringkus empat tersangka gerombolan rampok bersenjata api antarprovinsi, diduga sudah 11 kali beraksi di Riau. Dalam menjalankan aksinya, kelompok ini dikenal sadis dan tidak segan-segan melukai korbannya dengan senjata api.
Keempat pelaku diamankan di dua lokasi berbeda.
Seorang tersangka berinisial Th alias Kunyuk, diamankan di Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara. Sedangkan tiga tersangka lainnya, diamankan di Kota Bandung, Jawa Barat. Ketiganya adalah Ay alias Bagong, EK, dan BA alias Budi.
"TH alias Kunyuk kita tangkap di Kabupaten Asahan, Senin [18/5/2015] sekitar pukul 04.00 WIB, sementara tiga tersangka lainnya diringkus saat berada di Kota Bandung, Minggu [24/5/2015] sekitar pukul 04.00 WIB. Di Bandung kita dibantu oleh Polda Jawa Barat," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum [Dir Reskrimum] Polda Riau, Kombes Pol Arif Rahman, dalam ekspos yang digelar Senin [25/5/2015] sore.
Ditambahkannya, dalam upaya penangkapan keempat tersangka tersebut, juga melibatkan petugas Kepolisian dari Polres Bengkalis, Rokan Hilir, Pelalawan, Siak dan Indragiri Hulu.
Ditambahkan Arif, para tersangka dikenal sebagai perampok sadis yang kerap melukai korbannya dengan menggunakan senjata api. Aksi mereka diketahui sudah berlangsung sejak tahun 2013 lalu.
Saat itu, mereka beraksi di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis dan daerah Minas Kabupaten Siak. Di dua daerah itu, masing-masing terdapat satu Laporan Polisi [LP]. Saat itu, para pelaku melukai korban pasangan suami istri hingga tewas. Kejadian tersebut terjadi 6 November 2013 lalu.
"Sedangkan di tahun 2014 ada 3 LP, dan tahun 2015 ada 6 LP," lanjut Arif.
Sejauh ini, pihaknya masih berupaya mengejar kawanan perampok lain yang diduga kerap bekerja sama dengan kelompok yang berhasil digulung saat ini. "Perburuan terhadap pelaku lain masih dilakukan. Diduga mereka juga berada di luar Provinsi Riau," terangnya.
Bank atau Toke Sawit
Saat ditanya apa modus kawanan perampok ini beraksi, Arif menegaskan kalau dari hasil interogasi sementara mereka melakukan aksinya terhadap korban yang baru ke luar dari bank atau petani sawit yang baru menjual hasil panennya. "Modusnya, jika korban melawan, maka akan ditembak. Sasaran utamanya adalah uang," tukas Arif.
Selain mengamankan keempat pelaku, sebut Arif, polisi juga mengamankan barang bukti berupa handphone, dua unit sepeda motor yang dibeli dengan hasil kejahatan dan satu unit senjata api laras pendek. "Untuk senpi masih terus kita kembangkan. Saat ini sudah diamankan anggota kita di lapangan," tukas Arif.
Kini, keempatnya ditahan di sel tahanan Mapolda Riau, untuk proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut. "Atas perbuatannya, keempat tersangka kita jerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan," pungkas Arif. **
| Editor | : | TIS-HR |
| Kategori | : | Hukum |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan