Selasa, 4 Agustus 2026

Breaking News

  • Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis   ●   
  • Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Riau dan HUT Ke-81 RI   ●   
  • Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan   ●   
  • Raja Rambah dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Paparkan Rencana Penataan Kompleks Makam dan Pembangunan Replika Istana   ●   
  • Puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis, LAMR Gelar Majelis Kenduri Adat Bersama Bupati Kasmarni   ●   
BBM NAIK DAN PARKIR NAIK
Tarif Parkir dan BBM Naik, Warga Pekanbaru: Sudah Jatuh Tertimpa Tangga
Senin 05 September 2022, 07:16 WIB

PEKANBARU - Setelah sebelumnya tarif parkir di Kota Pekanbaru naik, kini disusul lagi dengan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan juga Solar. Bahkan jauh sebelum tarif parkir dan harga BBM naik, sudah terlebih dahulu harga cabai di wilayah setempat mengalami kenaikan.

"Sudah jatuh tertimpa tangga lagi, itulah nasib kita sekarang ini warga Pekanbaru," ujar Fitri, warga Panam, Sabtu (3/9/2022).

Ia mengatakan, kondisi saat ini benar-benar sangat berat. Di saat masyarakat baru bangkit dari efek pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia termasuk Pekanbaru selama 2 tahun lebih, namun pemerintah malah tega mengambil kebijakan seperti itu.

"Udahlah kemarin tarif parkir naik, sekarang BBM. Belum lagi harga cabai yang tak kunjung turun, bawang juga. Apa nggak pening kalau kayak gini," ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Sapri, warga Purwodadi Panam. Dirinya mengaku kaget saat melihat informasi terkait kenaikan harga BBM ini.

"Awalnya kemarin itu kan mau naik tanggal 1 September, rupanya tidak jadi. Kemarin saya ngantre di malam itu. Alhamdulillah senang pas tau paginya itu gak jadi naik. Tapi tiba-tiba sekarang di siang hari denger berita pemerintah naikkan harga BBM. Ya pasti kaget saya," ucapnya

Disampaikan Sapri, dirinya sangat berharap jika ada kebijakan dari pemerintah terkait hal ini. Jika bisa harga BBM diturunkan kembali.

"Walaupun itu memang tidak mungkin. Tapi kami sebagai masyarakat berharap agar pemerintah paham nasib rakyatnya, tolong jangan seperti ini. Udahlah kondisi saat ini susah, Covid-19 baru selesai, malah kayak gini," keluhnya.





Editor : TIS
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top