Selasa, 9 Agustus 2022

Breaking News

  • Kemenhub Terbitkan Regulasi Terbaru Tentang Tarif Ojek Online   ●   
  • Peringatan Hari Jadi Riau ke-65 Penuh Hikmat, Sambutan Gubri Syamsuar Sangat Menyentuh Hati   ●   
  • BSP Kelola 100 Persen CPP Blok, Gubri: Kado Spesial di HUT ke-65 Provinsi Riau   ●   
  • Ketua Pansus DPRD Riau Desak Pemerintah Segera Cabut Izin PT Duta Palma   ●   
  • Jaksa Agung Tarik Jaja Subagja dan 'Kirim' Supardi ke Riau Jadi Kajati   ●   
HUT Kota Pekanbaru ke-238
Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-238 Tahun, Pj Wako: Pekanbaru Siap Jadi Kota Metropolitan
Sabtu 25 Juni 2022, 06:14 WIB

PEKANBARU - Usia Kota Pekanbaru pada tahun ini, genap berusia 238 tahun, sehingga menjadi pusat perdagangan, jasa, pendidikan, dan kebudayaan Melayu.

Hal itu disampaikan Pejabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Muflihun dalam sidang paripurna Hari Jadi Kota Pekanbaru Ke-238, pada Kamis 23 Juni 2022 di Gedung Aula Kantor Wali Kota Pekanbaru Tenayan Raya.
Muflihun mengungkapkan tentang sejarah berdirinya kota Pekanbaru, Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah (Sultan Siak ke-V) membangun sebuah pekan (pasar) yang disebut dengan Pekanbaharu pada 23 Juni 1784. Apalagi sejak disahkan menjadi Kota pada 1946, Pekanbaru telah dipimpin 15 kepala daerah atau Wali Kota.

Lanjutnya, Kota Pekanbaru mengalami kemajuan yang sangat pesat, terutama di bidang perekonomian dan infrastruktur. Kemajuan yang dicapai saat ini dapat dilihat sebagai wujud kualitas visi maupun perencanaan yang telah ditetapkan.

"Visi daerah Kota Pekanbaru merupakan pedoman penentu arah pembangunan jangka panjang panjang (20 tahun) yang ditetapkan melalui Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2011 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) tahun 2005-2025). Hal ini guna mewujudkan Kota Pekanbaru sebagai pusat perdagangan, jasa, pendidikan, dan kebudayaan Melayu berlandaskan iman dan takwa," ujarnya.

Dalam periode ini, pemerintah daerah bersama masyarakat, telah berhasil mengantarkan kota Pekanbaru menjadi salah satu kota terkemuka di Indonesia.

Kota ini bukan saja berkembang dalam batas administrasi menjadi sebuah kota metropolitan. Tapi, Pekanbaru juga mempengaruhi kawasan di sekitarnya, yakni Kabupaten Siak, Kabupaten Kampar, dan Kabupaten Pelalawan (Pekan Sekawan).

"Di usia Pekanbaru Ke-238 ini, mari bersama-sama kita menjadikan momentum untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh di semua lini. Kita harus meningkatkan kinerja, terutama terkait dengan pelayanan publik. Kita juga harus tetap bersyukur dan terus berkarya," ajak Pj Wali Kota Muflihun meyakinkan.

Sebagaimana diketahui pada tanggal 23 Mei 2022, Muflihun resmi dilantik oleh Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi, sebagai Pj Wali Kota Pekanbaru. Berbagai tugas dari Gubernur Riau, dikerjakan dengan penuh tanggung jawab.

Langkah pertama adalah menginventarisasi masalah di Pekanbaru. Muflihun berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, dan lurah guna mendeteksi masalah yang ada, mencari tahu penyebab, dan penyelesainnya.

Dari keseluruhan kegiatan yang telah disusun Pemko Pekanbaru, ada program prioritas dalam 100 hari kerja. Tiga prioritas yang harus segera dibenahi di antaranya pengurangan titik banjir, pembenahan pengelolaan persampahan, dan perbaikan jalan rusak.

"Ketiga program tersebut, merupakan bentuk strategis pelayanan pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya warga Pekanbaru dalam beraktivitas sehari-hari," ungkap Muflihun.

Dalam sidang paripurna HUT ke-238 Pekanbaru itu, hadir para mantan Wali Kota dan Ketua DPRD Kota Pekanbaru.

Begitu juga para utusan pemerintah daerah di kabupaten dan kota tetangga, serta Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution. Hanya mantan Wali Kota Pekanbaru Herman Abdullah, yang diwakilkan oleh anaknya Irvan. Sedangkan Wali Kota Pekanbaru Firdaus MT, tidak hadir.(**)




Editor : Tis
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi riaumadain.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top