Sabtu, 25 Juni 2022

Breaking News

  • Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-238 Tahun, Pj Wako: Pekanbaru Siap Jadi Kota Metropolitan   ●   
  • Pesta Mandat Hiasi Konferensi PWI Riau 2022, Ratusan Peserta Tolak Lanjutkan Sidang Pleno   ●   
  • Ratusan Anggota PWI Riau Tolak Ikuti Prosesi Komperprov PWI Riau   ●   
  • *HARGA TBS ANJLOK, SETDA INHU UNDANG PETANI DAN APKASINDO*   ●   
  • Ketua LAK Yusri Apresiasi Program Restorative Justice yang Dilaksanakan Kejaksaan   ●   
Pengerjaan Rehabilitasi SDN 011 Bedeng Sikuran Asal-asalan
Bupati Kuansing Meradang, Kadisdik Diminta Panggil Kontraktor Pelaksana Kegiatan
Rabu 22 Juni 2022, 14:36 WIB
Plt Bupati Kuantan Singingi Drs. H Suhardiman Amby, Ak.,MM geram ketika melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke SDN 011 Bedeng Sikuran Kecamatan Inuman Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau pada Selasa (21/06/2022).

TELUK KUANTAN - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuantan Singingi Drs. H Suhardiman Amby, Ak.,MM geram ketika melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke SDN 011 Bedeng Sikuran Kecamatan Inuman Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau pada Selasa (21/06/2022).

Dimana, hal itu terjadi ketika Plt Bupati H Suhardiman Amby menemukan adanya pengerjaan rehabilitasi sekolah yang dikerjakan pihak kontraktor atau pelaksana kegiatan secara asal-asalan dan tidak sesuai dengan kontruksi sebagaimana mestinya.

Diketahui, Plt Bupati H Suhardiman Amby yang dikenal sangat peduli dengan pembangunan sarana dan prasarana dunia pendidikan itu terlihat membengis dan gusar terhadap kegiatan yang dilaksanakan pihak kontraktor.

Atas ketidakpuasannya terhadap kegiatan yang dilaksanakan pihak kontraktor tersebut, Suhardiman Amby langsung menghubungi Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Kuansing H Masrul Hakim, SAg.,MPdI melalui panggilan Video Call (VC) dengan selluler pribadinya.

Saat berlangsungnya panggilan VC tersebut, Plt Bupati Suhardiman Amby langsung mengelupaskan dinding yang ditempel granit dengan tangannya sendiri dengan mudah tanpa menggunakan alat.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan rehabilitasi sekolah yang sebenarnya bertujuan untuk mempercantik sekolah, namun dikarenakan kontraktor yang mengerjakannya dengan asal-asalan dan tidak sesuai standart serta rentan membahayakan siswa yang bersekolah di SDN 011 Bedeng Sikuran tersebut, hal ini tidak boleh dibiarkan.

“Baru 3 (tiga) bulan selesai dikerjakan, tapi sudah rusak dan gampang terkelupas. Hal ini ditakutkan akan membahayakan para siswa peserta didik nantinya,” kata Suhardiman Amby geram.
Dengan kejadian seperti ini, Suhardiman Amby menegaskan dan memerintahkan OPD terkait untuk segera memanggil kontraktor pelaksana kegiatan dimaksud, agar pemasangan granit ini harus dibongkar kembali dan diperbaiki sebagaimana mestinya.

Dikatakan Suhardiman Amby, hal ini dilakukan agar tidak terjadi kerugian negara nantinya. Pihak kontraktor harus bertanggungjawab atas kerugian negara yang ditimbulkan akibat keteledoran dan asal-asalan dalam pekerjaan.

"Jika tidak mau memperbaiki pekerjaan ini, kita akan bawa ke ranah hukum, selesaikan saja dengan kejaksaan nantinya, karena kita akan laporkan pihak pelaksana kegiatan ke kejaksaan, karena disini sudah terjadi kerugian negara yang ditimbulkan pekerjaan yang asal-asalan,” tegas Plt Bupati Kuansing, Drs. H Suhardiman Amby, Ak., MM menegaskan.(**)




Editor : Tis
Kategori : Kuansing
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi riaumadain.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top