Sabtu, 25 Juni 2022

Breaking News

  • Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-238 Tahun, Pj Wako: Pekanbaru Siap Jadi Kota Metropolitan   ●   
  • Pesta Mandat Hiasi Konferensi PWI Riau 2022, Ratusan Peserta Tolak Lanjutkan Sidang Pleno   ●   
  • Ratusan Anggota PWI Riau Tolak Ikuti Prosesi Komperprov PWI Riau   ●   
  • *HARGA TBS ANJLOK, SETDA INHU UNDANG PETANI DAN APKASINDO*   ●   
  • Ketua LAK Yusri Apresiasi Program Restorative Justice yang Dilaksanakan Kejaksaan   ●   
Terima Kunjungan Investor Thailand
Bupati H.M Adil Minta Investor Thailand Bangun Kabupaten Meranti
Rabu 22 Juni 2022, 14:16 WIB

MERANTI - Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil, SH, MM, menjamu investor asal Thailand di kediaman rumah dinas jalan Dorak, Selatpanjang, Senin (20/6/2022) malam.

Investor asal Thailand ini berasal dari perusahaan bernama Thai Wah Public Company Limited.

Kehadiran mereka untuk melihat peluang berinvestasi di Kabupaten termuda di Riau tersebut, khususnya dalam pengolahan makanan dari bahan baku sagu.

Country GM Thai Wah Indonesia Herman Chadra didampingi Techilnical Service and Techibical Development Thai Wah, Akamol Klaikherd mengatakan pihaknya berencana untuk bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam bidang produksi sagu maupun produksi produk hilir sagu lainnya.

"Jadi rencananya kita membutuhkan bahan baku sagu untuk kita produksi sendiri ataupun untuk kita ekspor untuk pasar Asia, Amerika dan Eropa" ungkap Herman.

Dirinya mengatakan Sentra IKM Sagu yang ada di Desa Sungai Tohor, Kecamatan Tebingtinggi Timur sebagai potensi besar yang bisa dijadikan rekan usaha perusahaan mereka.

"Itu yang kita jajaki dan kita minta suportnya dari pak Bupati untuk mendukung kerjasama ini agar kita bisa berinvestasi ke depannya di Kabupaten Meranti," tuturnya.

Saat kunjungannya mereka juga membawa sejumlah produk hasil produksi dari perusahaan yang mereka kelola yaitu, Mi Cup dari berbagai olahan baku seperti beras dan kacang hijau.

"Jadi kita berfikir menggunakan sagu untuk diperkenalkan kepada dunia sebagai produk unggulan ekspor, baik kita produksi di Indonesia atau di luar negeri juga," katanya.

Dengan kualitas sagu yang baik, Herman memprediksi akan membutuhkan sekitar 1.000 sampai 2.000 ton sagu kering setiap bulannya sebagai bahan baku.
Bahkan jumlah tersebut bisa bertambah apabila pasar di luar negeri memiliki respon yang baik terhadap produk sagu.

Pada hari Selasa (21/6/2022) mereka juga melakukan peninjauan ke Sentra IKM Sagu Sungai Tohor untuk melakukan Trial Produksi.

"Jadi kita sedang jajaki untuk meningkatkan kualitas dari Sagu yang sudah dihasilkan selama ini. Oleh karena itu kita datang bersama tim dari produksi dan tim dari teknikal untuk melihat seberapa jauh kita bisa meningkatkan kualitas dari sagu yang dihasilkan sentra IKM Sagu," pungkasnya.

Sementara itu Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil menyambut baik rencana investor tersebut untuk bekerjasama. Walaupun demikian dia menegaskan syarat mutlak untuk bisa bekerjasama yaitu para investor harus membangun pabrik di Kepulauan Meranti.

"Yang penting mereka bangun pabrik di sini. Kalau bahan bakunya kita suplai semua. Kita jamin bahan bakunya," ungkap Adil didampingi Kepala Bidang Perindustrian Meranti, Miftahullaid.

Bupati mengatakan selain akan meningkatkan produksi maupun kualitas sagu, adanya pembangunan pabrik tersebut nantinya akan berdampak terhadap penyerapan tenaga kerja di Kepulauan Meranti.

"Kalau (hanya) sagunya dibawa saya tidak mau, saya pengennya dia bangun pabrik di sini. Ya mereka sepakat," pungkasnya. (***)




Editor : Tis
Kategori : Meranti
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi riaumadain.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top