Sabtu, 25 Juni 2022

Breaking News

  • Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-238 Tahun, Pj Wako: Pekanbaru Siap Jadi Kota Metropolitan   ●   
  • Pesta Mandat Hiasi Konferensi PWI Riau 2022, Ratusan Peserta Tolak Lanjutkan Sidang Pleno   ●   
  • Ratusan Anggota PWI Riau Tolak Ikuti Prosesi Komperprov PWI Riau   ●   
  • *HARGA TBS ANJLOK, SETDA INHU UNDANG PETANI DAN APKASINDO*   ●   
  • Ketua LAK Yusri Apresiasi Program Restorative Justice yang Dilaksanakan Kejaksaan   ●   
Pelalawan Maju 2025
Bupati Pelalawan H. Zukri Tegaskan Kebijakan di Hasilkan Harus Untuk Kesejahteraan Masyarakat
Senin 20 Juni 2022, 14:53 WIB
Bupati Pelalawan H. Zukri saat memberikan arahan coffe morning kepada puluhan pejabat Tinggi Pratama atau Eselon II dan pejabat Administrator atau Eselon III yang berlangsung di Auditorium kantor Bupati

PELALAWAN - Bupati H. Zukri menegaskan agar pimpinan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Pelalawan Pejabat  Pimpinan Tinggi Pratama (Kepala Dinas) dalam mengambil kebijakan yang di hasilkan pastikan menyentuh untuk kesejahteraan rakyat.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Pelalawan H. Zukri saat memberikan arahan coffe morning  kepada puluhan pejabat Tinggi Pratama atau Eselon II dan pejabat Administrator atau Eselon III yang berlangsung di Auditorium lantai III kantor Bupati Pangkalan Kerinci. Senin (14/06/2021) lalu

Ia melanjutkan bahwa kepala seluruh kepala OPD terkait program kerja agar memahami arah kebijakan bupati dan kalau berkaitan dengan anggaran harus ada skala prioritas.

“pola kerja kita harus ada skala prioritas, kebijakan yang di hasilkan tujuannya adalah untuk kesejahteraan rakyat,maka jangan sampai tidak menyentuh rakyat miskin, pastikan masyarakat miskin minimal 50 persen adalah penerima bantuan karena selain untuk pembinaan juga untuk kesejahteraan” Tegas Bupati

Sesuai dengan program Bupati Zukri, salah satunya adalah maju pemerintahan tentunya hal ini tetap bersinergi dengan masing - masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Tata kelola pemerintahan yang Humanis (good public Service) berbasis data dan teknologi.

 

Sejak terpilih pada Pemilihan Kepala Daerah pada 2020 lalu. Pembangunan infrastruktur jalan dan tata kota pun terus digesa dan dibenahi sesuai dengan janji politik politikus asal PDI perjuangan tersebut. Tentu hal ini sesuai dengan program Bupati Pelalawan, dalam menjalankan roda kepemimpinan, selama 5 tahun kedepan. Meskipun perbaikan data sebagai acuan untuk mewujudkan e goverment dan smartcity sudah di kembangkan sejak beberapa tahun lalu oleh institusi dan lembaga terkait.

Bupati Zukri dengan Visinya “Pelalawan Maju 2025”, satu persatu telah dilaksanakan
Makmur dalam kehiddupan ekonomi, Adil dalam kehidupan keagamaan, pembangunan Infrastruktur kesehatan dan pendidikan, Berjaya dalam mencapai target- target pembangunan yang telah ditetapkan dengan dukungan basis data terintegrasi. dan Unggul dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) beriman dan berilmu pengetahuan.

Adapun Misi dari pasangan Zukri dan Nasarudin adalah mewujudkan Kabupaten Pelalawan yang unggul dalam pembamgunan SDM baik ilimu pengetahuan maupun iman. Mewujudkan kemakmuran ekonomi di perkotaan dan pedesaan. Mewujudkan keadilan pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan sosial keagaman dan berbasis data. Serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang humanis (Good Publik Services) oleh data pembangunan yang terintegrasi.

 

Implementasi dari tata pemerintahan yang humanis dan sinergitas dengan instansi terkait, dalam bentuk pelayanan terhadap masyarakat salah satunya diaplikasikan pada Dinas Catatan Sipil dan Pengendalian Penduduk (Disdukcapil) Kabupaten Pelalawan. Kadisdukcapil Kabupaten Pelalawan, Nifto Anim, menyebutkan tingkat pengendalian penduduk di Kabupaten Pelalawan Relatif stabil. Hal tersebut didukung oleh beberapa program "jemput bola" yang terus digenjot, untuk memutakhirkan data kependudukan di Kabupaten Pelalawan, berdasarkan angka real{konkrit}, dan one big data kependudukan Disdukcapil Kabupaten Pelalawan.

Program "jemput bola" tersebut dilakukan ke daerah - daerah maupun kecamatan terluar Kabupaten Pelalawan, yang minim akomodasi serta tidak dapat ditempuh melalui jalur darat. Seperti, Desa Serapung dan beberapa desa di Kecamatan Kuala Kampar. Meskipun demikian, Kadisdukcapil mengatakan hal tersebut sudah dilakukan secara merata ke seluruh pelosok daerah tidak hanya daerah yang jauh dari pusat ibukota Kabupaten Pelalawan, tetapi juga dilakukan merata, agar tidak ada daerah yang luput dari pendataan.

Zukri mengatakan, Pengembangan SDM Pelalawan adalah bagian dari proses dan tujuan dalam pembangunan daerah.  Menyadari SDM adalah modal penting dalam pembangunan daerah, H Zukri menempatkan sektor ini sebagai sektor yang perioritas.

"Pembangunan daerah bila tidak didukung oleh SDM yang mumpuni maka tidak akan terwujud secara maksimal. Kita (Pelalawan) memiliki potensi sumber daya alam yang tinggi. Untuk menggali, memanfaatkan, dan mengembangkan butuh SDM yang berkualitas dan profesional," kata Ketua DPD PDIP Riau ini.

Peningkatan SDM melalui kampus Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan (ST2P) yang sudah ada saat sekarang.
"Kita akan kuliahkan SDM unggul anak Pelalawan, kita akan bangun banyak universitas, anak yatim biaya pendidikan akan ditanggung oleh Pemerintah Daerah sampai Strata Satu (S1). Bila ada anak Pelalawan yang berkuliah di kedokteran akan dibantu oleh Pemerintah Daerah dengan perjanjian siap untuk melaksanakan ikatan dinas di Pelalawan dan bersedia ditempatkan seluruh wilayah pelalawan. Kemudian kita akan tingkatkan peran serta dan aktifnya perusahaan yang beroperasi di Pelalawan melalui Program CSR yang sudah ada," tegas H Zukri.
Untuk peningkatan SDM melalui Kampus ST2P yang sudah ada saat sekarang. "Kita akan kuliahkan SDM unggul anak Pelalawan, kita akan bangun banyak universitas, anak yatim biaya pendidikan akan ditanggung oleh Pemerintah Daerah sampai Strata Satu (S1)," tambahnya.

Bila ada anak pelalawan yang berkuliah di kedokteran, lanjutnya, akan dibantu oleh Pemerintah Daerah dengan perjanjian siap untuk melaksanakan ikatan dinas di Pelalawan dan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah pelalawan. Kemudian akan tingkatkan peran serta dan aktifnya perusahaan yang beroperasi di Pelalawan melalui Program CSR yang sudah ada.

 

Bupati Pelalawan, Zukri menjelaskan bahwa kualitas SDM tidak saja dapat terpenuhi jika tidak diiringi dengan relevansi. Unsur kedua ini lebih menekankan keterpakaian dari berbagai ranah yang dimiliki SDM. Bisa keilmuan yang cocok dengan yang diperlukan, juga bisa jadi keterampilan yang dapat digunakan sesuai dengan zamannya. Dengan demikian, unggul dalam konteks ini mesti memenuhi dua hal. Selain dari berkualitas, juga diiringi dengan keterpakaian keilmuan, keterampilan, maupun sikap berbangsa dan bernegara.

Salah satu program yang siap direalisasikan adalah mewujudkan Sumber Daya Manusia yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan iman  (Maju SDM). Untuk program ini, Bupati Pelalawan H Zukri tidak akan main-main.
Tambahnya lagi, karena Pelalawan terletak di dua posisi strategis yakni peluang industri dan geografis yang menguntungkan maka pihaknya akan menyiapkan balai siap kerja.

"Dengan demikian bila perusahaan butuh tenaga kerja anak Pelalawan bisa bekerja di perusahaan yang ada di daerah kita atau tempat yang lainnya nanti," katanya.

Selain itu, demi mewujudkan SDM berkualitas, Pemkab Pelalawan juga mulai menjajaki kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi. Salah satunya Universitas Lancang Kuning (Unilak).

Kerja sama ini terkait peningkatan sumberdaya manusia (SDM) dan kesejahteraan masyarakat. Dituangkan dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Rektor Unilak Dr Junaidi dan Bupati Pelalawan Zukri Mirsan.
Kepada Bupati Pelalawan, Junaidi menegaskan bahwa pihaknya siap membantu peningkatan sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pelalawan. Program tersebut dalam rangka mendukung program kerja dan Visi Misi bupati.

"Beberapa tawaran yang diberikan Unilak kepada Pemkab Pelalawan di antaranya program pengabdian kepada masyarakat, fasilitasi kepala desa, ASN, dan masyarakat untuk kuliah," ungkapnya.
Junaidi membeberkan bahwa saat ini berapa anak-anak dari Kabupaten Pelalawan juga telah mendapatkan beasiswa di Unilak.

"Kami memandang kepala desa memiliki peran strategis dalam pembangunan karena ujung tombak pemerintah, baik pemda maupun pusat. Peran kepala desa yang besar tentu harus ditunjang dengan pengetahuan dan kemampuan dalam menjalankan aktifitas pemerintahan desa," katanya.

Pihaknya menawarkan kepala desa yang belum sarjana untuk dapat melanjutkan pendidikan S1. Bagi mereka yang telah sarjana dapat melanjutkan studi S2. Rektor menjelaskan, dengan peningkatan manajemen desa, pengetahuan di bidang pemerintahan, hukum, sosial, dan ekonomi, tentu akan menunjang dan menambah kemampuan dari perangkat desa.

"Tidak hanya kepala desa namun juga ASN Pelalawan, bisa juga guru guru di Pelalawan," ucap Junaidi.
Rektor Unilak dalam pertemuan itu mengucapkan terima kasih kepada Bupati Pelalawan yang telah memberikan kesempatan untuk menjalin MoU yang telah dinantikan oleh jajaran Unilak.

"Pak Bupati masih mudah energik. Kami mendoakan beliau tetap sehat dan suskes menjadi pemimpin," sebut Junaidi.

Sementara itu, Bupati Zukri memberi apresiasi terkait usulan memfasilitasi perangkat desa, ASN, dan guru untuk peningkatan akademik. Hal itu lantaran sejalan dengan visi Pemkab Pelalawan.

"Saya sangat tertarik dengan prodi bisnis digital di Unilak. Saya pikir Unilak sangat cepat berproses menangkap peluang itu. Karena Prodi ini saya pikir bagus dan menjadi incaran banyak orang, karena kita sudah beralih dari konvensional ke digital," ujar Zukri Misran.

 

Bupati Pelalawan juga menyampaikan bahwa program kerja Pemkab Pelalawan. Dijelaskan, Pemkab Pelalawan berkomitmen untuk peningkatan pendidikan, SDM, dan kesejahteraan.

"Beasiswa yang tadi untuk S1 kini telah kami lakukan untuk S2- doktor. Ini telah menjadi program dalam visi misi kami saat memimpin Pelalawan," jelasnya

Sebagai implementasi dari program peningkatan SDM, Pemkab Pelalawan juga mengalokasikan anggaran untuk beasiswa. Beasiswa ini  untuk meringankan beban kehidupan masyarakat yang tengah menempuh pendidikan perguruan tinggi baik negeri maupun swasta.

Tahun anggaran 2022 ini Pemkab Pelalawan kembali menggulirkan program beasiwa bagi mahasiswa asal Pelalawan. Dana bantuan yang bersumber dari APBD Pemkab Pelalawan ini merupakan program tahunan yang sudah berjalan beberapa tahun belakangan, sesuai dengan visi misi Zukri dan Nasaruddin SH yakni Pelalawan Maju. *Advetorial




Editor : TIS
Kategori : Pelalawan
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi riaumadain.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top