Kamis, 29 Januari 2026

Breaking News

  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
  • LAMR Kecamatan Sungai Apit, Lakukan Seminar Prosesi Adat Tepuk Tepung Tawar Pengantin. .2026    ●   
Penambang Emas Tanpa Ijin (PETI)
Wah Gawat. Penembang Emas Tanpa Izin (PETI) Masih Berani Beroperasi, Masyarakat Begitu Resah
Senin 11 April 2022, 10:11 WIB

TELUK KUANTAN - Penambangan emas ilegal semakin membuat resah masyarakat. Karena ulah aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) ini membuat rusak tempat-tempat penting di aliran sungai dan didarat. Kali ini kawasan Desa Sumber Datar dan Desa Sungai Keranji, Kecamatan Singingi Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, tepatnya di sekitar lokasi areal perkebunan sawit masyarakat desa tersebut.

Di areal tempat tersebut para pelaku penambang emas (PETI) ilegal ini yang notabenenya adalah kebun sawit rakyat, kini beralih fungsi menjadi hamparan yang porak poranda diduga akibat penambangan emas ilegal dikawasan tersebut.

Dari pantauan awak media dilapangan, Minggu, (10/04/2022) sore, sejumlah akvitas Peti ini dengan santai melakukan aksinya. Dan akibat kegiatan ini terlihat timbunan pasir dan batu yang tinggi, sehingga merusak kawasan tersebut. Ditambah lagi, ancaman abrasi juga mengancam tebing sungai di Desa sumber datar dan Desa Sungai Keranji.

Salah seorang masyarakat yang tidak mau disebutkan namanya menyampaikan kepada wartawan aktivitas peti didesanya berada sudah lama beroperasi dan ia juga mengatakan bahwa kegiatan peti atau dompeng ini sepertinya aman aman saja.

"PETI disini memang banyak bg sepertinya aman aman aja bg. coba lihat air sungai desa kami bg, keruh kotor akibat peti dan dulunya kebun kebun masyarakat sekarang tanahnya sudah porak poranda akibat peti," kata masyarakat yang enggan disebutkan namanya.

Ia juga berharap kepada Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum segera menindak pelaku penambangan emas tanpa izin ini sampai ke akar akarnya,

" Harapan kami Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum serius untuk menindak pelaku peti ini, jangan pekerja aja yang ditindak, Pemilik modalnya juga harus ditangkap, " ucap masyarakat tersebut.

Sementara itu salah seorang pekerja peti yang ditemui wartawan dilokasi mengatakan bahwa dia hanya pekerja dan pemilik ini adalah J Barus dan sudah lama melakukan kegiatan disini.

"Saya disini hanya pekerja bg. Pemiliknya adalah J Barus, kami hanya diperintah bos bekerja disini bg," kata Pekerja Peti mengakui.**




Editor : Tis
Kategori : Kuansing
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top