Tuntutan Warga Sidomulyo Timur Demo Kantor Gubernur
Warga Kelurahan Sidomulyo Timur mendatangi kantor Gubri menuntut peneyelesaian masalah dengan TNI AU
Bambang Rumnan, Kaji Ulang SK Gubernur dan Siapkan Tim Independen Baru Mediasi
Selasa 21 April 2015, 01:57 WIB
Warga Kelurahan Sidomulyo Timur mendatangi kantor Gubri menuntut peneyelesaian masalah dengan TNI AU
PEKANBARU. Riaumadani. com - Pembahasan penyelesaian tuntutan warga Sidomulyo Timur dimulai Senin [20/4/2015] di Kantor Gubernur Riau. Dalam pertemuan antara perwakilan warga dengan Pemprov kemarin, belum bisa dilakukan mediasi.
Sebab warga mempermasalahkan SK Gubernur 297/III/2011 terkait keabsahan dan keterkaitan payung hukum yang digunakan. Warga pun mendesak Pemprov Riau untuk melakukan kajian terlebih dahulu terkait SK Gubernur tersebut. Dengan menyiapkan tim independen, jika sudah dilakukan baru warga berkenan dimediasi dengan pihak TNI AU.
"Kami hanya mempermasalahkan SK. Kalau tim independen tidak setuju, kita menolak mediasi," tegas kuasa hukum warga Sidomulyo Timur, Bambang Rumnan kepada wartawan kemarin di Kantor Gubernur Riau.
Ditemui usai pertemuan dengan perwakilan Pemprov, yakni Plt Asisten I Setdaprov Riau Kasiaruddin diceritakan Bambang, tim independen diminta disiapkan terlebih dahulu. Supaya ada nilai objektifitas, agar ada yang menilai secara objektif SK Gubernur tersebut.
Unsurnya lanjut Bambang, bisa saja dari peradilan, akademisi maupun unsur independen lainnya. "Sehingga SK Gubernur tersebut bisa dinilai objektif. Ini bentuk tawaran kami kepada gubernur, jika dipenuhi mari kita duduk bersama, " sambungnya.
Salah satu poin yang dipermasalahkan masyarakat Sidomulyo Timur, lanjutnya, di mana SK Gubernur dinilai tidak terkorelasi dengan dasar hukum atas pencadangan tanah TNI AU tersebut. Sehingga masyarakat merasa terpenjara di kampungnya sendiri.
Terkait keinginan tersebut, Kasiaruddin mengakui dirinya sudah bertemu dengan perwakilan warga Sidomulyo Timur. Sebagai langkah awal mediasi penyelesaian masalah antara warga dengan TNI AU. Di mana diakuinya perwakilan warga mengusulkan membentuk tim membahas SK Gubernur.
"Kita lihat dulu sementara ini. Akan dianalisa di internal pemerintah, kami pelajari dulu keinginan tersebut," ujarnya ketika dikonfirmasi terpisah.
Karena untuk menyiapkan tim independen mengkaji SK Gubernur, lanjut Kasiaruddin, akan memerlukan waktu. Yang jelas, diungkapkannya apapun bunyi SK Gubernur, dipastikan tak ada poin yang menyengsarakan masyarakat. **
Sebab warga mempermasalahkan SK Gubernur 297/III/2011 terkait keabsahan dan keterkaitan payung hukum yang digunakan. Warga pun mendesak Pemprov Riau untuk melakukan kajian terlebih dahulu terkait SK Gubernur tersebut. Dengan menyiapkan tim independen, jika sudah dilakukan baru warga berkenan dimediasi dengan pihak TNI AU.
"Kami hanya mempermasalahkan SK. Kalau tim independen tidak setuju, kita menolak mediasi," tegas kuasa hukum warga Sidomulyo Timur, Bambang Rumnan kepada wartawan kemarin di Kantor Gubernur Riau.
Ditemui usai pertemuan dengan perwakilan Pemprov, yakni Plt Asisten I Setdaprov Riau Kasiaruddin diceritakan Bambang, tim independen diminta disiapkan terlebih dahulu. Supaya ada nilai objektifitas, agar ada yang menilai secara objektif SK Gubernur tersebut.
Unsurnya lanjut Bambang, bisa saja dari peradilan, akademisi maupun unsur independen lainnya. "Sehingga SK Gubernur tersebut bisa dinilai objektif. Ini bentuk tawaran kami kepada gubernur, jika dipenuhi mari kita duduk bersama, " sambungnya.
Salah satu poin yang dipermasalahkan masyarakat Sidomulyo Timur, lanjutnya, di mana SK Gubernur dinilai tidak terkorelasi dengan dasar hukum atas pencadangan tanah TNI AU tersebut. Sehingga masyarakat merasa terpenjara di kampungnya sendiri.
Terkait keinginan tersebut, Kasiaruddin mengakui dirinya sudah bertemu dengan perwakilan warga Sidomulyo Timur. Sebagai langkah awal mediasi penyelesaian masalah antara warga dengan TNI AU. Di mana diakuinya perwakilan warga mengusulkan membentuk tim membahas SK Gubernur.
"Kita lihat dulu sementara ini. Akan dianalisa di internal pemerintah, kami pelajari dulu keinginan tersebut," ujarnya ketika dikonfirmasi terpisah.
Karena untuk menyiapkan tim independen mengkaji SK Gubernur, lanjut Kasiaruddin, akan memerlukan waktu. Yang jelas, diungkapkannya apapun bunyi SK Gubernur, dipastikan tak ada poin yang menyengsarakan masyarakat. **
| Editor | : | TIS-RP |
| Kategori | : | Hukum |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan