Selasa, 4 Agustus 2026

Breaking News

  • Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis   ●   
  • Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Riau dan HUT Ke-81 RI   ●   
  • Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan   ●   
  • Raja Rambah dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Paparkan Rencana Penataan Kompleks Makam dan Pembangunan Replika Istana   ●   
  • Puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis, LAMR Gelar Majelis Kenduri Adat Bersama Bupati Kasmarni   ●   
Kantor Bupati Meranti Disegel, Boby Iskandar: Meminta Honorer Jangan di Rumahkan.
Senin 10 Januari 2022, 10:36 WIB
Aliansi Masyarakat Peduli Meranti (AMPM) dan organisasi mahasiswa Kabupaten Kepulauan Meranti, Menggelar aksi damai dihalaman kantor bupati kepulauan Meranti yang beralamat dijalan dorak Selatpanjang senin (10/01/2022)
SELATPANJANG - Aliansi Masyarakat Peduli Meranti (AMPM) dan beberapa organisasi mahasiswa Kabupaten Kepulauan Meranti, Menggelar aksi damai dihalaman kantor Bupati kepulauan Meranti yang beralamat dijalan dorak Selatpanjang senin (10/01/2022) .

Ratusan warga meminta Bupati Kepulauan Meranti, H. Muhammad Adil SH, untuk dapat hadir secara langsung, serta menyampaikan hal yang sebenarnya mengenai persoalan honorer yang akan mau dirumahkan oleh Bupati kepulauan Meranti.

Selain itu, mereka juga meminta agar Bupati kepulauan Meranti tidak semena-mena dalam memberhentikan para perkerja honorer, pasalnya perkerjaan tersebut merupakan tulang punggung mereka dalam menafkahi keluarganya.

Hal ini disampaikan Boby Iskandar yang merupakan penagungjawab dalam aksi damai tersebut, dan meminta agar bupati kepulauan Meranti tidak merumahkan bagi para tenaga honorer.

"Kami meminta kepada Bupati untuk tidak merumahkan tenaga honorer dulu, apabila aksi kami ini tidak diindahkan maka kami akan lanjutkan dengan massa lebih banyak lagi untuk aksi keduan"ucap Boby.

Dilanjutkan dia lagi,"apabila dalam tuntutan ini tidak diindahkan maka kami pun sudah berkoordinasi dengan masyarakat Lain akan turun lebih banyak lagi, kami berharap Bupati bisa mendegarkan keluh kesah kami ini,"jelasnya Boby.

Sebagai tindak lanjut aksi tersebut sejumlah organisasi mahasiswa dan juga pihak AMPM melakukan penyegelan pagar halaman kantor Bupati 

"Dengan ini kami melakukan penyegelan kantor bupati untuk sementara. Kami rasa ini perlu kami lakukan karena pemerintah daerah tidak mau menjumpai kami, untuk itu penyegelan ini dilalukan sampai bupati bersedia menjumpai kami,"ungkapnya.

Bobby iskandar ketika dikonfirmasi awak media , apabila Bupati Kepulauan Meranti betul-betul merumahkan tenaga honorer tersebut apa langkah yang harus dilakukan oleh organisasi yang tergabung dalam aksi damai tersebut.

"Akan kita lakukan lagi aksi dan akan kami  pasangkan tenda dan akan bermalam dihalaman kantor bupati ini,"pungkasnya Boby. (Ijl)



Editor : Tis
Kategori : Meranti
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top