RIAUMADANI. COM - Ketua Rukun Tetangga (RT) 01 / RW 06, Candra Hutabarat Keluarahan Pangkalan Kerinci Timur, Kabupaten Pelal" />
Kamis, 29 Januari 2026

Breaking News

  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
  • LAMR Kecamatan Sungai Apit, Lakukan Seminar Prosesi Adat Tepuk Tepung Tawar Pengantin. .2026    ●   
Lagi-lagi Ketua RT 1 /RW 6 Kelurahan Pkl Kerinci Timur Datangi Kantor PLN
Jumat 12 November 2021, 22:40 WIB
Karena sering mengalami pemadaman listrik Ketua Rukun Tetangga (RT) 01 / RW 06, Candra Hutabarat Keluarahan Pangkalan Kerinci Timur, Kabupaten Pelalawan, kembali datangi kantor PLN Jumat (12/11/2021)
RIAUMADANI. COM - Ketua Rukun Tetangga (RT) 01 / RW 06, Candra Hutabarat Keluarahan Pangkalan Kerinci Timur, Kabupaten Pelalawan, kembali datangi kantor PLN Jumat (12/11/2021) sore. Ketua RT itu mewakili warga komplek perumahan BPP di Jl. Keluarga, yang selama ini menjadi korban gelap gulita akibat sering padamnya lampu listrik.

Sering padamnya lampu di komplek perumahan BPP, sepertinya merupakan persoalan yang tidak bisa diatasi oleh pihak PLN. Meskipun masalah itu sudah beberapa kali dilaporkan kepada pihak PLN, namun hingga saat ini, lampu listrik diwilayah komplek tersebut selalu padam. Bahkan dalam seminggu ini, warga komplek BPP sudah dua kali mengalami gelap gulita akibat padamnya lampu listrik, ujar Hutabarat mengeluhkan.

Hal yang sangat disesalkan oleh Hutabarat, karena pihak PLN tidak bisa dihubungi ketika padamnya lampu. Baik pihak PLN, maupun nomor layanan 123, setiap dihubungi, responnya sangat jauh dari yang diharapkan. Terlebih kontak person menager PLN cabang Pangkalan Kerinci setiap dihubungi juga tidak pernah direspon, tuturnya penuh kesal.

Sipahutar salah seorang warga komplek BPP yang mendampingi Hutabarat dalam kesempatan itu juga menyampaikan protes terkait adanya meteran listrik yang dinilai merugikan pelanggan. Dia mengaku ada meteran listrik yang kWh nya tetap aktif disaat lampu sudah padam, sehingga pembayaran arus listrik tetap bertambah meskipun lampu dalam keadaan sudah padam, sebutnya.

Menanggapi keluhan warga komplek perumahan BPP tersebut, pihak PLN Cabang Pangkalan Kerinci melalui superfisor tehnik Riski mengatakan, akan segera melakukan perbaikan. "Mohon diberikan kami waktu untuk melakukan perbaikan lebih dulu dalam dalam minggu ini, jika nanti permasalahan lampu ini terulang kembali setelah dilakukan perbaikan, silakan bertemu langsung dengan pak manager kami," tukasnya. (Sona)



Editor :
Kategori : Pelalawan
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top