Kebijakkan Gubernur Riau di Nilai Tidak Berpihak Kepada Masyarakat, M. Rawa: APBD Riau Untuk Siapa
Rabu 07 Juli 2021, 01:24 WIB
H. Syamsuar gubernur RiauRIAUMADANI. COM — Gubernur Riau semakin mengundang reaksi negatif dari masyarakat provinsi Riau terkait kebijakan-kebijakan yang di nilai sarat dengan permasalahan. Selain postur APBD Riau yang tidak berpihak pada masyarakat, belakangan ada pergub yang kuat dugaan tidak sesuai dengan kaidah-kaidah pembentukan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selasa (6/7/2021).
Dari sejumlah kebijakan, yang paling disorot publik saat ini adalah adanya alokasi anggaran APBD sebesar Rp 213,5 miliar untuk pembangunan gedung yang bukan skala prioritas Daerah, yakni 98 miliar untuk pembangunan gedung Makorem 031 WB dan Rp 63 miliar dan 32,2 miliar untuk pembangunan gedung lainya yang bukan prioritas Daerah, sehingga menjadi sorotan pengamat kebijakan publik Riau, M. Rawa Amidy.
,â€Pertama, Korem itu instansi pusat (vertikal) jadi tanggung jawab utama membangun makorem ada pemerintah pusat. Jadi ditengah kondisi covid 19 ini sangat tidak pantas pemprov mengalokasikan dana untuk instansi pusat ditengah keluhan kekurangan dana untuk covid 19, bahkan pemprov mencari hutang untuk biaya pembangunan, tambah lagi masih banyak masyarakat riau yang perlu dana untuk perbaikan ekonomi mereka,†ujar M. Rawa Amidy saat di mintai pendapatnya.
Menurutnya, Gubernur Riau, Drs Syamsuar, M.Si tidak bijak dalam memutuskan alokasi anggaran daerah, khususnya pada situasi pandemi yang telah memporak-porandakan perekonomian masyarakat Riau. M.Rawa meabhkan, justru seharusnya pemerintah itu memberikan hibah kepada masyarakat untuk memulihkan keadaan ekonomi yang sudah terseok-seok saat ini, buat skema ekonomi yang konkret di semua sektor usaha yang ada, agar tidak gulung tikar, karena jelasnya, Pemerintah itu adalah penyelamat ekonomi masyarakat disaat terjadi resesi atau musibah.
,â€Ini Kebijakan anggaran yang agak menyimpang, kenapa justru hibah ke Pusat di saat pendemi begini? Apakah di daerah sudah tidak ada Masyarakat Riau yang membutuhkan biaya ? Selain itu banyak infrastruktur yang perlu di bangun, mengapa justru membangun gedung-gedung yang bukan kebutuhan skala prioritas? Lanjut M. Rawa.
Selain itu kabarnya postur APBD Riau tahun 2021 juga penuh ke anehan, justru semua program-program unggulan yang pernah digadang-gadang Syamsuar, seperti program Riau hijau melalui DLHK Riau, Bidang pariwisata untuk menggantikan sektor migas Riau dan Swasembada pangan justru tidak menggambarkan signifikansi anggaran, malahan terindikasi sangat kecil dan hanya di dominasi anggaran rutin saja.
Dieketahui Pemprov Riau sejak tahun-tahun sebelumnya juga rutin memberikan hibah gedung kepada instansi vertikal lainnya, seperti pembangunan Mapolda Riau dan Kejati Riau tahun 2018, sehingga publik semakin merasa di bodohi dengan kebijakan-kebijakan Gubernur dan Pemerintah Provinsi Riau. Di sisi lain, jika untuk kebutuhan masyarakat, Pemerintah selalu beralasan minimnya anggaran yang tersedia, bahkan jumlah masyarakat Riau yang hidup dibawah garis kemiskinan cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Muncul pertanyaan, APBD Riau itu milik siapa?
,â€Publik dan media harus semakin menyoroti hal ini, ini soal keadilan ekonomi dan manfaat bagi masyarakat Riau, jangan mau di bohongi dengan cara begini, ini harus dipertanyakan, “Pungkas M. Rawa. (Rls )
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham