Selasa, 21 Juli 2026

Breaking News

  • DPD Waktu Indonesia Bangkit (WIB) Kabupaten Bengkalis Resmi Terbentuk   ●   
  • Arifudin Ahalik, "Jaga Aset Negara, FPAN Surati Dinas Perhubungan Provinsi Riau"   ●   
  • Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat   ●   
  • SMA N. 01.Sungai Apit Beri Penghargaan Kepada Dua Orang Siswanya yang Lolos mengikuti Paskibraka.  ini Harapan Kepsek   ●   
  • Usai Dugaan Gudang Solar Subsidi Terungkap, Pria Bernama Kasno Datangi Awak Media   ●   
Kasus Kecelakaan Kerja di STB Yang Merenggut Nyawa Boy
Ternyata Kayu Lunas Kapal Pesanan Oknum Pejabat di Kepulauan Meranti
Jumat 02 Juli 2021, 15:17 WIB
Kayu lunas Kapal yang memakan korban jiwa 
RIAUMADANI. COM - Kecelakaan kerja yang terjadi mengakibatkan meninggalnya korban jiwa bernama Boy yang tertimpa Kayu Lunas Kapal, warga Sungai Tohor Barat  terjadi pada Senin (21/06/2021) lalu, diketahui kayu tersebut pesanan oknum pejabat tinggi Meranti berinisial AS 

Menurut keterangan Supri Pengurus dari tempat usaha kayu Lunas Kapal melalui hand phone selulernya, ia mendapat pesanan dari  AS salah seorang pejabat di daerah kabupaten Kepulauan Meranti

" Kayu itu milik AS yang merupakan pegawai di Selatpanjang, dia memesan kayu itu untuk membuat kapal," ujar Supri.

Bahkan Supri mengakui bahwa dirinya telah mendapatkan uang dari AS, sebesar tiga juta lima ratus ribu rupiah (Rp.3.500.000) sebagai pembayaran kerja awal (red-Depe) untuk menebang kayu hutan alam.

" Saya mendapat uang panjar pertama untuk Depe dari AS senilai satu juta lima ratus rupiah (Rp. 1.500.000.-) sebagai modal untuk biaya  menebang kayu dan dua juta rupiah (Rp.2.000.000.-) untuk upah tarik membawa kayu kepelabuhan jadi total As telah membayar sejumlah Rp. 3,500.000.- (tiga juta lima ratus rupiah),"jelas Supri.

Dan Supri juga mengatakan akan mengantarkan kayu lunas tersebut ke sebuah tempat galangan kapal didaerah kecamatan Tebingtinggi timur sesuai permintaan AS, dan galangan kapal tersebut diduga pemiliknya adalah AS

" Kayu lunas itu akan diantar kegalangan kapal AS dipelabuhan kempang," kata dia lagi.

"Terkait terjadinya kecelakaan kerja kemarin kamipun juga sudah dipanggil oleh pihak kepolisian Polsek Tebingtinggi, sekitar 9 orang untuk hadir dan dimintai keterangan," imbuhnya.

Sementara itu awak media mencoba melakukan konfirmasi kepada Kapolsek Tebing Tinggi IPTU Aguslan, S.H. melawati pesan WhatsApp nya atas perkembangan kasus tersebut

" kita pun sudah memanggil beberapa orang saksi untuk meminta keterangan, dan kita akan terus mencari saksi lainnya lagi karena kasus ini rawan," ujarnya Aguslan.

Lanjut dia lagi," Hal ini akan kita tangani siapa yang sebenarnya punya Kayu itu, dan kita akan menangani perkara ini dengan pelan-pelan," pungkasnya. (Ijl)



Editor : Tis
Kategori : Meranti
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top