Senin, 3 Agustus 2026

Breaking News

  • Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis   ●   
  • Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Riau dan HUT Ke-81 RI   ●   
  • Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan   ●   
  • Raja Rambah dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Paparkan Rencana Penataan Kompleks Makam dan Pembangunan Replika Istana   ●   
  • Puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis, LAMR Gelar Majelis Kenduri Adat Bersama Bupati Kasmarni   ●   
Kenaikan BBM
BBM Naik lagi, Ini Penjelasan Pertamina
Sabtu 28 Maret 2015, 06:36 WIB
Poto int Ilustrasi

JAKARTA, Riaumadani. com - Pemerintah telah menaikkan harga bensin premium jadi Rp 7.300/liter dan minyak solar Rp 6.900/liter. Hal ini disebabkan oleh naiknya harga minyak dan melemahnya rupiah terhadap dolar Amerika Serikat [AS].

Vice President Corporate Communication PT Pertamina [Persero], Wianda Pusponegoro mengatakan, harga indeks pasar dunia untuk gasoline [premium] dan gasoil [solar], serta nilai kurs dolar AS terhadap rupiah, mengalami peningkatan signifikan selama periode akhir Januari hingga akhir Maret 2015.

"Sehingga memberikan pengaruh pada pergerakan harga bahan bakar minyak [BBM]," kata Wianda dalam keterangan tertulisnya, Sabtu [28/3/2015].

Berdasarkan data Pertamina, pada periode tersebut, harga indeks pasar dunia untuk gasoline atau premium telah meningkat sebesar 13%, sedangkan untuk gasoil atau solar pada periode yang sama meningkat 9%. Peningkatan tersebut menjadi lebih besar dengan memperhatikan faktor nilai kurs dollar terhadap rupiah, yang juga mengalami peningkatan sebesar sebesar 3,4%.

"Sehingga ketika dirupiahkan, harga indeks pasar dunia untuk premium dan solar masing-masing telah meningkat sebesar 17% dan 13%. Kenaikan ini tentu saja akan berdampak terhadap harga kedua jenis BBM tersebut. Untuk itu, memang diperlukan penyesuaian harga premium dan solar yang berlaku saat ini," kata Wianda.

Wianda menambahkan, karena itu pemerintah telah menetapkan harga baru premium untuk wilayah penugasan luar Jawa Madura Bali sebesar Rp 7.300/liter yang semula Rp 6.800/liter]. Adapun harga baru solar sebesar Rp 6.900/liter yang semula Rp 6.400/liter].

Adapun, untuk premium di wilayah Jawa Madura Bali, Pertamina menyesuaikan dengan harga Rp 7.400/liter. Penyesuaian harga ini berlaku mulai hari ini, Sabtu [28/3/2015] pukul 00:00.

"Dengan harga tersebut, memang masih belum mencapai keekonomian. Keekonomian akan tercapai apabila Harga Indeks Pasar [HIP] premium dan solar turun," tutupnya.**




Editor : TIS.dtc.HR
Kategori : Ekonomi
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top