RIAUMADANI. COM – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat defisit APBN hingga Maret 2021 tercatat mencapai Rp323 triliun." />
Selasa, 4 Agustus 2026

Breaking News

  • Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis   ●   
  • Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Riau dan HUT Ke-81 RI   ●   
  • Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan   ●   
  • Raja Rambah dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Paparkan Rencana Penataan Kompleks Makam dan Pembangunan Replika Istana   ●   
  • Puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis, LAMR Gelar Majelis Kenduri Adat Bersama Bupati Kasmarni   ●   
Negara Mengalami Devisit Keuangan
Defisit APBN Maret 2021 Tembus Rp323 Triliun!
Kamis 22 April 2021, 16:19 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani
RIAUMADANI. COM – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat defisit APBN hingga Maret 2021 tercatat mencapai Rp323 triliun.  Adapun, realisasi defisit Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tersebut tercatat mencapai 14,3 persen dari target Rp1.006,4 triliun. 

Realisasi defisit APBN tersebut juga setara dengan 0,82 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). 

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani merinci  mengatakan belanja negara hingga akhir Maret 2021 tercatat senilai Rp523 triliun atau 15,6 persen dari pagu anggaran Rp2.750 triliun. 

“Realisasi pendapatan Negara tercatat senilai Rp378,8 triliun dan belanja Negara Rp523,0 triliun,” kata Sri Mulyani dalam video virtual, dikutip dari Keuangan News, Kamis (22/4)2021) 

Aziz Yanuar Pertanyakan Ini Saat ini, pendapatan negara itu utamanya disumbang penerimaan pajak senilai Rp228,1 triliun atau minus 5,6 persen dari kinerja periode yang sama tahun lalu. Kemudian, ada penerimaan kepabeanan dan cukai Rp62,3 triliun, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) Rp88,1 triliun, dan hibah Rp300 miliar.  

Dari sisi belanja negara, ada belanja pemerintah pusat senilai Rp350,1 triliun ini berasal dari belanja kementerian/lembaga (K/L) sebesar Rp 201,6 triliun dan belanja non K/L sebesar Rp148,5 triliun. Sementara TKDD terdiri dari transfer ke daerah sebesar Rp162,4 triliun dan dana desa mencapai Rp10,6 triliun. Red* Sumber: Keuangan News 




Editor : Tis
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top