DUGAAN KDRT
Komnas PA Riau Desak Polisi Segera Tangkap Rusdianto
Selasa 23 Maret 2021, 10:30 WIB
RIAUMADANI. COM - Pada Kamis tgl 18 Maret 2021 kemarin Komnas Perlindungan Anak Propinsi Riau sudah melakukan mediasi terhadap dugaan penerlantaran anak di Pelalawan. Mediasi dilakukan di kantor Polres Pelalawan. Sayangnya terlapor terkesan tidak ada itikad baik untuk menyelesaikan masalah itu, dan seolah-olah dia kebal hukum.
Demikian disesalkan oleh ketua Komnas PA Riau Dewi Arisanty melalui via kontak kepada media ini pada Selasa (23/3/2021). Pernyataan itu dia sampaikan terkait kasus dugaan penganiayaan yang telah dilaporkan oleh Itdayani di Polres Pelalawan beberapa waktu lalu. Itdayani melaporkan Rusdianto sebagai ayah biologis dari empat orang anaknya karena diduga tidak tahan sering dianiaya hingga menerlantarkan anak-anaknya.
Dikatakan Dewi, mediasi yang diinisiasi oleh Komnas PA beberapa hari lalu, turut disaksikan oleh Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko serta penyidik Polres Pelalawan, dan Komnas Perlindungan Anak Propinsi Riau. Dalam mediasi tersebut, ada kewajiban yang harus dilaksanakan oleh Rusdianto terhadap empat orang anaknya. Itu sudah disampaikan oleh Itdayani untuk biaya kehidupan anak-anaknya. Namun kewajiban tersebut tidak dilaksanakan oleh Rusdianto, seolah-olah dia kebal hukum, tegas Dewi.
Karena belum ada kesepakatan pada mediasi tersbut, diberikan waktu selama dua hari kepada Rusdianto untuk berkomunikasi terhadap Komnas PA. Setelah ditunggu hingga beberapa hari, Rusdianto justru menuding Komnas PA melakukan pemerasan terhadap dia. Sehingga ketua Komnas PA Riau itu merasa terhina oleh sikap Rusdianto tersebut, pungkasnya penuh kesal.
Ironisnya, ternyata juga terungkap jikalau Rusdianto itu diduga pernah terjerat kasus tindak pidana penipuan. Dugaan penipuan yang dilakukan oleh Rusdianto itu juga baru diketahui oleh Kapolres Pelalawan kemarin itu. Korbannya adalah salah satu Kapolres Pelalawan dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Informasinya Rusdianto sempat mendekam selama beberapa hari dalam sel tahanan walaupun akhirnya selesai karena didamaikan oleh keluarganya, papar Dewi.
Dia melihat Rusdianto itu tidak ada itikad baiknya menghargai upaya yang dilakukan oleh Komnas PA. Terkait dengan tindakan Rusdianto atas dugaan penerlantaran anak, Dewi Arianty berharap supaya pihak Polres Pelalawan segera menangkap Rusdianto. Bilamana pihak Polres Pelalawan tidak segera melakukan penangkapan terhadap Rusdianto, Komnas PA Riau meminta agar kasus itu ditangani langsung oleh Polda Riau.
Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Nardi Masry Marbun mengatakan sejauh ini sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan terlapor. Pada Senin (22/3/2021) sudah digelar perkara, dan disimpulkan perkara itu naik sidik, terangnya.
Kemudian masih ada yang kurang, dan itu sedang kita lengkapi. Karena pengaduannya adalah kasus KDRT (kekerasan dalam rumah tangga), penyidik mencoba minta surat nikahnya, tapi sampai sekarang belum bisa ditunjukkan, papar mantan Kasat Binmas Polres Pelalawan itu.
Meskipun demikian, kasus KDRT tersebut tetap digabungkan dengan pasal 351 KUHP atau tindak pidana penganiayaan. Jadi perkara itu tetap kita lanjutkan, tegasnya.
Terkait dengan indikasi penelantaran anak oleh terlapor, kalau secara konstisi hukumnya, itu harus dibuktikan dengan surat nikah dari kantor Catatan Sipil. Jika dia menikah secara resmi, bisa juga dicek di akte kelahiran anaknya siapakah orang tua anak tersebut, nama bapak dan nama mamanya anak itu pasti tercantum, tukasnya.
Terkait mediasi yang diinisiasi oleh Komnas PA Riau di kantor Polres Pelalawan beberapa hari yang lalu, benar sudah dilakukan, namun mediasi tersebut tidak ada keputusan. Maka dalam hal ini Polres Pelalawan tetap berjalan lurus. Jika antara pihak ada perdamaian, terserah mereka, pungkasnya lagi. (Sona)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pelalawan |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan