Bantuan PKH di Meranti
Jamaluddin Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) DPD PKPP Pemantau Kenerja Pelayanan Publik
Ketua PKPP Meranti Angkat Bicara Atas Penyaluran Bantuan PKH Tidak Tepat Sasaran
Senin 08 Februari 2021, 13:13 WIB
Jamaluddin Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) DPD PKPP Pemantau Kenerja Pelayanan PublikRIAUMADANI. COM - Sejumlah masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, mengeluhkan atas penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) tidak tepat sasaran. Pasalnya, dalam penyaluran bantuan PKH tersebut diduga ada masyarakat penerima yang kehidupannya layak yang telah mempunyai rumah mewah dan ekonominya mapan
Dalam penyaluran bantuan PKH tersebut tanpa adanya pengawasan oleh pihak instansi terkait, sehingga penyaluran PKH tidak tepat sasaran
Hal itu diungkapkan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) DPD PKPP Pemantau Kenerja Pelayanan Publik Jamaludin pada Senin (08/02/2021)
"penyaluran PKH di Kabupaten Kepulauan Meranti dinilai sangat tidak tepat sasaran pasalnya, kurangnya pengawasan oleh pihak Dinas terkait sehingga dalam penyaluran tersebut mengakibatkan banyaknya keluhan masyarakat,"ujarnya
" banyaknya laporan masyarakat juga menjadi temuan kita dilapangan hal itu disebabkan lemahnya Pengawasan Dinas Sosial tentang pendataan, seharusnya pihak dinas terkait lebih jeli dalam melakukan pendataan dan juga pengawasan," kata Jamaludin
"Berdasarkan temuan kita dilapangan ada penerima PKH yang kehidupannya layak tetapi menerima bantuan itu, padahal ada masyarakat yang seharusnya wajib menerima bantuan akan tetapi tidak mendapat bantuan PKH, kami harapkan Kadisos Kabupaten Meranti harus betul-betul tanggap atas keluhan masyarakat saat ini dan melakukan perubahan data yang selama ini diduga ada indikasi pembiaran oleh pihak instansinya" kata dia lagi.
Tidak hanya itu menurut Jamaludin," Penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) saat ini jika terus dilakukan tanpa ada perubahan data di Kabupaten Kepulauan Meranti akan menyebabkan ke cemburuan sosial ditengah masyarakat, seharusnya yang mendapatkan bantuan adalah masyarakat miskin, akan tetapi yang terjadi dilapangan adalah masyarakat yang mampu yang mendapatkan bantuan itu," bebernya.
" Saya selaku perwakilan masyarakat meminta keadilan sesungguhnya demi kebutuhan masyarakat Meranti, jangan sampai hal ini menjadi keluhan masyarakat lagi, masyarakat itu harus dibantu bagi yang tidak layak perekonomiannya bukan masyarakat ekonominya layak yang harus mendapatkan bantuan," pungkasnya.
Terkait hal tersebut awak media Riaumadani. com mencoba mengkomfirmasikan Kasi PKH Kabupaten Meranti Habibie SE, diruangan kerjanya Senin (8/2/2021).
Habibie mengatakan, terkait dengan adanya bantuan PKH tersebut Dinas Sosial telah melakukan pendataan DTKS yang mana data tersebut telah diusulkan sejak tahun 2010 lalu.
" seperti diketahui Data yang diusulkan untuk PKH itu data yang lama yaitu data tahun 2010 lalu, "jelasnya
Tambah dia lagi," Mengapa orang yang layak mendapatkan sedangkan orang yang tidak layak tidak mendapatkan bantuan PKH tersebut karena larinya pada pendataan, tupoksi kami adalah kalau ada masyarakat yang sudah layak perekonomiannya atau sudah mampu, harus ada surat keterangan dari kepala desa setempat
Dengan surat keterangan dari Kepala Desa tersebut bahwa masyarakat itu hidupnya sudah layak baru kita berani mencoret nama warga itu, karena pengusulan nama penerima PKH itu awalnya dari Desa ke Dinas Sosial , dan Dinas Sosial baru mengusulkan data itu ke pusat," Tutupnya. (Ijl)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Meranti |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 02 Juni 2026, 17:19 WIB
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Senin 09 Maret 2026
Siti Aisyah Anggota DPR RI Komisi III Sosialisasi 4 Pilar di Skip Hulu, Rengat. Ajak Ustadz. Fitter Kumpala. 
Nasional

Rabu 03 Juni 2026, 20:11 WIB
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Kamis 28 Mei 2026, 06:45 WIB
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama
Rabu 20 Mei 2026
Ketua PP Pekanbaru Iwan Pansa Akui Terima Rp50 Juta dari Kadis PUPR-PKPP Riau