Selasa, 4 Agustus 2026

Breaking News

  • Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis   ●   
  • Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Riau dan HUT Ke-81 RI   ●   
  • Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan   ●   
  • Raja Rambah dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Paparkan Rencana Penataan Kompleks Makam dan Pembangunan Replika Istana   ●   
  • Puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis, LAMR Gelar Majelis Kenduri Adat Bersama Bupati Kasmarni   ●   
EKONOMI INDONESIA
JK Sebut APBN Indonesia Bisa Ludes karena Utang, Rocky Gerung: Istana Kok Begitu Aja Gak Paham
Senin 28 Desember 2020, 23:30 WIB
Rocky Gerung (kanan) yang mengomentari ucapan Jusuf Kalla (kiri) soal utang di negara Indonesia. / /ANTARA/Rachman Haryanto/Kolase foto dari ANTARA dan Instagram @jusufkalla
BEKASI. RIAUMADANI. COM - Pengamat politik Tanah Air, Rocky Gerung turut mengomentari pernyataan Jusuf Kalla (JK) soal APBN Indonesia yang bisa ludes karena utang yang telah menumpuk.

Hal tersebut disampaikan Jusuf Kalla dalam webinar bertema "Masalah Strategis Kebangsaan Dan Solusinya" pada Minggu, 27 Desember 2020,

Jusuf Kalla mengingatkan, jika persoalan utang ini tidak segera diselesaikan oleh pemerintah, maka besar kemungkinannya ekonomi Indonesia akan semakin terpuruk dan APBN pun bisa tergerus hanya untuk membayar bunga dan mencicil utang tersebut.

"Masalah berikutnya nanti bisa-bisa 30 hingga 40 persen daripada anggaran kita tahun berikutnya habis hanya untuk membayar bunga dan mencicil utang, itu yang akan kita hadapi," ujar JK.

Menanggapi hal tersebut, Rocky Gerung menilai belakangan Istana terkesan terlalu menganggap enteng persoalan utang ini dengan cara menyamakannya dengan negara lain.

"Itu yang selalu disepelekan oleh Istana, bahwa itu belum melanggar batas, segala macam, dibilang masih dalam rasionalitas ekonomi, mereka juga malah membandingkan dengan Amerika dan Jepang yang juga berutang," ucapnya.

Padahal menurut Rocky Gerung, permasalahannya bukan karena seberapa banyak utang yang Indonesia miliki saat ini, namun seberapa tinggi kemampuan masyarakat Indonesia untuk membayar utang tersebut.(**)




Editor : TIS
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top