Rabu, 22 Juli 2026

Breaking News

  • DPD Waktu Indonesia Bangkit (WIB) Kabupaten Bengkalis Resmi Terbentuk   ●   
  • Arifudin Ahalik, "Jaga Aset Negara, FPAN Surati Dinas Perhubungan Provinsi Riau"   ●   
  • Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat   ●   
  • SMA N. 01.Sungai Apit Beri Penghargaan Kepada Dua Orang Siswanya yang Lolos mengikuti Paskibraka.  ini Harapan Kepsek   ●   
  • Usai Dugaan Gudang Solar Subsidi Terungkap, Pria Bernama Kasno Datangi Awak Media   ●   
Wabah Virus Corona (Covid-19)
Covid-19 di Riau Hari Ini Bertambah 78 Kasus, Total 22.433
Senin 14 Desember 2020, 23:02 WIB
Poto Internet

PEKANBARU. RIAUMADANI. COM – Penambahan kasus positif Covid-19 di Provinsi Riau pada hari ini, Senin (14/12/2020) turun drastis dari hari-hari sebelumnya. Penambahan kasus positif tercatat sebanyak 78.

Sementara, sehari sebelumnya sebanyak 181 kasus, dengan demikian total positif sebanyak 22.433 kasus. Sedangkan untuk pasien yang sembuh masih terus bertambah sebanyak 167 pasien, total 20.131 yang sembuh dan pulang.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan, untuk pasien yang sembuh terus bertambah, persentasenya di atas 85 persen. Lebih tinggi bila dibandingkan penambahan kasus positif yang terus mengalami penurunan. Sedangkan untuk pasien yang meninggal akibat Covid-19 bertambah 3 orang, total 153 orang meninggal akibat Covid-19.

“Alhamdulillah, penambahan kasus positif hari ini turun drastis. Kita berharap kasus positif semakin harinya semakin turun. Masyarakat tetap waspada dan jangan lupa disiplin menggunakan masker, selalu mencuci tangan dan menghindari kerumunan. Agar kasus positif setiap harinya bisa terus menurun,” ujar Mimi.

“Pasien yang sembuh kita persentasenya terus meningkat, banyak dari pasien yang orang tanpa gejala (OTG), sudah menjalani masa karantina selama 14 hari. Pasien yang dirawat di rumah sakit juga banyak yang sembuh. Pasien yang meninggal hari ini bertambah 3 orang, rata-rata usia di atas 50 tahun dan ada penyakit bawaan,” kata Mimi.

Dijelaskan Mimi, untuk pasca pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), apakah sudah ada tampak penambahan kasus covid-19, Mimi belum bisa memastikannya karena masih harus menunggu 10-14 hari kedepan setelah pelaksanaan Pilkada. Klaster Pilkada akan tampak ketika ada peningkatan penambahan kasus positif 14 hari kedepan.

“Kalater pilkada belum ada nampak, karena kan harus menunggu 14 hari setelah Pilkada. Sekarang belum ada kasus dari pelaksanaan Pilkada. Kita berdoa tidak ada klaster pilkada, karena kita lihat pelaksanaan Pilkada sudah menjalankan protokol kesehatan,” ungkap Mimi. (**)




Editor : Tis
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top