Kamis, 29 Januari 2026

Breaking News

  • Dukung Pendidikan Usia Dini, Sabtu P Sinurat Ketua DPRD Inhu Sumbang TK Raudhatul Ulum Air Molek   ●   
  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
Pilkada Meranti 2020
Kapolsek Rangsang Barat Laksanakan Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang Pilkada Meranti 2020
Kamis 03 Desember 2020, 06:44 WIB
Kapolsek Rangsang Barat melaksanakan Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020, di Gedung Serba Guna Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti. Rabu (02/12/202
SELATPANJANG. RIAUMADANI. COM - Kapolsek Rangsang Barat melaksanakan Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020, di Gedung Serba Guna Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti. Rabu (02/12/2020).

Dalam Deklarasi tersebut dihadiri, Camat Rangsang Barat Juwita Ratna Sari S. Farm. Apt, Kapolsek Rangsang Barat Iptu J.A. Lubis SH. MH, Babinsa Kopda Budi H, Ketua PPK Kecamatan Rangsang Barat Khaidir, Ketua Panwascam Kecamatan Rangsang Barat Asnawi, Ketua MUI Kecamatan Rangsang Barat Daroji S. Ag, Ketua LAM Kecamatan Rangsang Barat Suhardi A. Md. Pd, Para kepala Desa se-kecamatan Rangsang Barat, Ketua Banser Kecamatan Rangsang Barat dan Ketua Pemuda Pancasila Kecamatan Rangsang Barat.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Eko Wimpiyanto Harjito SIK melalui Iptu J. A. Lubis SH. MH dalam sambutannya mengatakan kepada semua unsur terkait, tokoh adat, tokoh agama agar menyampaikan kepada masyarakat agar merubah menset dan menolak politik uang di pilkada Tahun 2020.

"Deklarasi Tolak dan lawan politik uang dilaksanakan untuk menimbulkan kesadaran masyarakat untuk menolak politik uang, dan mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan tidak mudah tergiur dengan iming-iming yang menguntungkan para elit politik," ujarnya.

Walaupun sekarang lagi dalam keadaan Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19), jangan sekali-kali menerima E-money politic, untuk seluruh elemen masyarakat untuk dapat bersama-sama menjunjung tinggi nilai demokrasi yang mengedepankan cara-cara bersih bebas dari politik uang dalam Pilkada, sehingga nantinya terpilih Bupati dan Wakil Bupati yang sesuai dengan harapan masyarakat. 

"Jangan sampai karena ada kekuatan ekonomi dari kelompok tertentu dapat mencederai demokrasi yang nantinya akan merugikan masyarakat sendiri, oleh karena itu kami mengingatkan masyarakat jangan sampai harga diri kita dihargai dengan sejumlah uang yang nilainya tidak seberapa," ujarnya lagi.

Polri dalam hal ini bersinergi dengan TNI dan Instansi terkait mendukung dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif jelang pelaksanaan Pilkada 9 Desember 2020.

"Mudah-mudahan pelaksanaan pilkada di Kabupaten kepulauan Meranti khususnya di Kecamatan Rangsang Barat tidak terlibat dengan adanya E-money politic," pintanya.

Lanjutnya lagi, untuk Kepala Desa Mapping wilayah yang terdampak banjir pada hari H untuk antisipasi alokasi tempat TPS.

"Kepada seluruh Kepala desa untuk antisipasi dengan keadaan sekarang ini dan selalu siap sebelum hari H. Karena peran semua instansi sangat diperlukan," tutupnya. (**)



Editor : Tis
Kategori : Meranti
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top