Mafia BBM
Mobil Pickup Suzuki sebagai alat transportasi untuk mengambil minyak dari SPBU Payau Atap
Ada Oknum Polisi Polsek Pangkalan Lesung Diduga Dalang Mafia Minyak di SPBU Payau Atap
Jumat 23 Oktober 2020, 22:31 WIB
Mobil Pickup Suzuki sebagai alat transportasi untuk mengambil minyak dari SPBU Payau AtapPELALAWAN. RIAUMADANI. COM - Salah seorang oknum anggota kepolisian Polsek Kecamatan Pangkalan Lesung diduga sebagai dalang mafia pemain minyak jerigen di SPBU Payau Atap, Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan-Riau.
Dugaan itu didasari dengan penemuan sebuah mobil Pickup Suzuki berwarna hitam dengan Nomor Polisi (Nopol) BM 8271 CK, yang melintas di Jalan Lintas Bono, Simpang Bunut, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan-Riau, pada Jumat (23/10/2020), sekira pukul 03.00 subuh.
Mobil Pickup itu bermuatan 50 jeriken ukuran 35 liter yang berisi penuh Bahan Bakar Minyak (BBM) minyak bersubsidi, yaitu Premium (bensin) dan akan di bawa oleh pemiliknya ke Tolam untuk dipasarkan kembali dengan jual eceran.
Bersama itu, awak media juga mendapati seorang wanita mengaku bernama Mega dan seorang pria yang merupakan supir mobil Pickup Suzuki tersebut. Mega ternyata mengaku sebagai pemilik BbM sebanyak 50 jeriken itu.
Pria yang mengendarai mobil Pickup Suzuki tersebut juga mengaku bahwa minyak tersebut milik kakaknya bernama Mega. Mereka mengambil minyak dari SPBU Payau Atap.
"Kami ngambil minyak di SPBU Payau Atap, sama pak Joni. Kakak (yang membeli minyak), saya ini supir," ucapnya.
Ketika ditanya bagaimana cara memperoleh BBM itu dari oknum Polisi bernama Joni, sang supir menjawab, "Ya kami beli lah pak".
Selain itu, sang supir juga mengaku bahwa minyak itu setengahnya masih di Bon dengan Joni. Sisanya akan dilunasi setelah dijual di Desa Tolam.
Sementara itu, Mega si pemilik minyak mengaku bahwa udah biasa mereka mengambil minyak di SPBU Payau Atap dengan Joni yang merupakan seorang oknum anggota kepolisian.
"Belinya di Payau Atap sama pak Joni. Harganya 11 jutaan (50 jeriken). Ini untuk jual di warung. Sudah biasa sama pak Joni, dia Polisi di Pangkalan Lesung," ungkap Mega dengan gamblang kepada wartawan.
Saat itu, Mega juga sempat beberapa kali mencoba menghubungi Joni namun tidak diangkat.
Di sisi lain, dari hasil penelusuran awak media, diperoleh informasi bahwa hanya satu orang polisi bernama Joni berpangkat Bripka sebagai anggota polisi bagian shabara yang bertugas di Polsek Pangkalan Lesung.
Pada Jumat siang, salah seorang wartawan berhasil menghubungi Bripka Joni melalui via telepon genggam, walaupun beberapa kali sebelumnya tidak dijawab.
Melalui via telepon itu, Bripka Joni membantah bahwa dirinya bermain minyak. Anehnya, ia tidak membantah mengenal Mega dan menurut perasaannya ia tidak pernah bermain minyak, namun dia ada (pengamanan/PAM) di SPBU Payau Atap itu.
"Oh.. Perasaan saya nggak pernah main minyak. Kenapa kok dia (Mega) bilang-bilang nama saya. Saya nggak pernah main minyak loh, tapi kalau di SPBU saya ada," ucap Bripka Joni menjawab konfirmasi wartawan.
lanjut Joni menyampaikan, saya nggak tau, memang semalam ada rekan-rekan wartawan yang nelpon saya, sekitar jam 4 subuh. Tapi nggak terangkat, kebetulan saya udah tidur, ujarnya menjawab wartawan.
Terus membantah bermain minyak, Brika Joni malah ajak bertemu wartawan di Pangkapan Kerinci untuk ngopi. Hal itu diperkirakan terkait temuan minyak yang mengait-ngaitkan namanya.
"Kalau minyak itu, nggak saya akui ya. Saya lagi di kantor ini, minggu depan saya ke Kerinci lah. Pokoknya minggu depan ngopi-ngopi lah kita di Kerinci, besok (minggu depan) saya telpon," katanya di akhir konfirmasi wartawan.
Kendati membantah bermain minyak, kehadiran Bripka Joni di SPBU Payau Atap patut dipertanyakan kejelasannya. Pasalnya, sebagai anggota kepolisian harusnya ia mengambil tindakan atas sikap SPBU yang bebas melayani pengisian minyak bersubsidi dengan jeriken dan tidak membiarkan hal itu terjadi, kata Herman seorang aktifis LSM. (Sona)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pelalawan |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi riaumadain.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Rabu 19 November 2025, 10:43 WIB
Bupati Afni Terima Penghargaan UHC Atas Pencapaian Dalam Memperluas Jaminan Kesehatan semesta
Rabu 29 Oktober 2025
Bertemu Menteri Imigrasi, Ketua IWO Riau Tegaskan Komitmen Jadi Mitra Strategis Imigrasi dan Lapas
Jumat 17 Oktober 2025
Rohul Catat Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Riau, Bukti Kepemimpinan Visioner Bupati Anton dan Wabup Syafaruddin Poti
Minggu 05 Oktober 2025
Tim Gabungan Avsec dan Lanud RSN Gagalkan Penyelundupan Narkotika Jenis Sabu Seberat Hampir 1Kg
Nasional

Rabu 26 November 2025, 21:01 WIB
Satgas Kuasai Kembali Pos TNTN, Kodam XIX/TT Tegaskan Upaya Humanis Hindari Bentrokan dengan Warga
Rabu 26 November 2025
Satgas Kuasai Kembali Pos TNTN, Kodam XIX/TT Tegaskan Upaya Humanis Hindari Bentrokan dengan Warga
Senin 17 November 2025
*Usulan Hj. Siti Aisyah, Anggota DPR RI, Komisi XIII, Ka. LAPAS Kelas II B Rengat Gercep Beri Bantuan Warga Terdampak ISPA*
Kamis 13 November 2025
Semarak Fawai Ta'aruf MTQ Ke-54 di Air Molek, Kabupanten Inhu.
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Oktober 2025, 07:04 WIB
Dani Nursalam Pimpin LKP DPW PKB Riau, Abdul Wahid: Kader Harus Jadi Penjaga Ideologi dan Aspirasi Masyarakat
Senin 20 Oktober 2025
Dani Nursalam Pimpin LKP DPW PKB Riau, Abdul Wahid: Kader Harus Jadi Penjaga Ideologi dan Aspirasi Masyarakat
Selasa 07 Oktober 2025
Dugaan Adanya SPPD fiktif di DPRD Kota Pekanbaru, Sekwan Hambali Diperiksa Kejari
Rabu 01 Oktober 2025
Dua Pelaku Pengoplos Gas LPG Bersubsidi Dibekuk Tim Ditreskrimsus Polda Riau