Rabu, 5 Agustus 2026

Breaking News

  • Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis   ●   
  • Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Riau dan HUT Ke-81 RI   ●   
  • Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan   ●   
  • Raja Rambah dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Paparkan Rencana Penataan Kompleks Makam dan Pembangunan Replika Istana   ●   
  • Puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis, LAMR Gelar Majelis Kenduri Adat Bersama Bupati Kasmarni   ●   
HARI SANTRI NASIONAL
Bersampena Hari Santri Nasional, Gubri Serahkan 100 Ribu Masker Untuk Santri Se-Riau
Kamis 22 Oktober 2020, 23:24 WIB
Pemerintah Provinsi Riau melalui Gubernur Riau Syamsuar menyerahkan 100.000 masker untuk santri ke seluruh pondok pesantren se-Riau.
PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Sebagai bentuk upaya pencegahan penyebaran pandemi Covid-19 dan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2020, Pemerintah Provinsi Riau melalui Gubernur Riau Syamsuar menyerahkan 100.000 masker untuk santri ke seluruh pondok pesantren se-Riau.

"Merupakan suatu kebahagiaan bagi kami, yang mana kami ketahui jumlah pondok pesantren di Provinsi Riau sebanyak 308 pondok pesantren, bahkan saat ini masih ada penambahan lagi sebanyak 50 lebih," ungkap Syamsuar, di Kediaman Gubri, Kamis (22/10/2020).

Gubri Syamsuar mengatakan, dengan adanya pandemi Covid-19 saat ini kita ketahui sangat berpengaruh terhadap ekonomi-sosial. Dimana sosial dimaksud bisa menyangkut kepada pendidikan, kesehatan dan berhubungan dengan jalin silaturahmi serta ibadah yang terganggu oleh Covid-19.

"Apalagi juga dengan dampak ekonomi, kita tahu bahwa ekonomi kita sekarang tidak seperti biasanya," ungkapnya saat memberikan sambutan sebelum pelaksanaan Zikir Akbar dan Berdoa Bersama.

Lanjutnya, oleh karena itu pemerintah saat ini berupaya menekan penularan Covid-19 ini supaya tidak meluas, dan pemerintah juga berupaya untuk menekan supaya pasein Terkonfirmasi Covid-19 tidak meninggal dunia.

"Tentunya juga pemerintah berupaya untuk meningkatkan angka kesembuhan terhadap warga kita di Riau yang terkonfrimasi Covid-19.," katanya.

Syamsuar mengungkapkan, untuk semua hal itu upaya-upaya telah dilakukan oleh pemerintah dan pemerintah daerah. Namun, ini tidak cukup hanya dengan ajakan dan imbauan.

"Karena itu saat ini, pemerintah sudah mulai menertibkan terhadap masyarakat-masyarakat kita yang tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan. Hal ini memang cara kita untuk membatasi dan memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan cara melakukan 3 M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak," pungkasnya. (Tis/mcr)




Editor : Tis
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top