Tidak Punya Uang Beli Beras Buntal Sekeluarga Tidak Makan
Camat Tebing Tinggi, Rayan Pribadi SH bersama lurah Lurah Selatpanjang Kota, Khairi mendatangi keluarga Buntal memberikan bantuan sembako
Camat Tebing Tinggi Kepulauan Meranti Pikul Beras Sendiri ke Rumah Warga Dua Hari Tidak Makan
Minggu 27 September 2020, 22:47 WIB
Camat Tebing Tinggi, Rayan Pribadi SH bersama lurah Lurah Selatpanjang Kota, Khairi mendatangi keluarga Buntal memberikan bantuan sembako
SELATPANJANG. RIAUMADANI. COM - Meskipun menyandang status sebagai ibukota Kabupaten Kepulauan Meranti, namun masih ada warga di Kota Selatpanjang tidak mampu membeli beras untuk dimakan sehari-hari.
Kabar tentang satu keluarga tidak makan nasi berhari-hari di tengah pandemi virus Corona ini muncul setelah ayah satu anak yang akrab disapa Buntal ini mengadu ke Camat Tebing Tinggi, Rayan Pribadi SH.
Keluarga yang dimaksud dikabarkan bermukim Jalan Tanjung Harapan, Kelurahan Selatpanjang Kota.
Selain dikabarkan tidak makan berhari-hari, Buntal yang mempunyai tiga anak ini juga mengaku tidak mendapatkan uang dalam beberapa hari dan hanya makan mie instan.
"Kemaren sore warga ini datang ke rumah saya dan mengadu nasibnya yang sudah tidak mampu beli beras selama dua hari. Warga ini kerjanya di sawmil kayu sebagai karyawan untuk mengantar kayu-kayu pesanan orang dimana dalam satu hari dia hanya berpendapat Rp 10 ribu. Namun dalam dua hari ini dia mengaku tidak mendapatkan uang dan hanya makan Indomie saja," kata Rayan Pribadi.
Mendengarkan keluhan warganya itu, Rayan bersama Lurah Selatpanjang Kota, Khairi langsung bergegas mendatangi keluarga yang dimaksud. Camat Rayan Pribadi memikul sendiri goni beras dan beberapa Sembako untuk dibawa ke rumah tersebut.
"Warga ini mengadunya sore. Karena sudah maghrib, saya minta pulang ke rumah terlebih dahulu dan selepas maghrib bersama pak lurah kami ke rumah yang bersangkutan untuk mengantar beras dan sedikit sembako supaya dapat mengurangi beban hidup bapak ini," ujar Rayan.
Selain membantu sembako untuk keperluan makan, Rayan juga memberikan bantuan terhadap mertua dan anaknya yang mengalami sakit.
"Tadi juga bantu biaya pengobatan mertuanya melalui RT yang sedang dalam keadaan sakit. Selain itu anaknya yang masih kecil juga mengalami penyakit kulit, untuk itu sudah diberikan sabun obat untuk dapat membantu penyembuhan sakit kulit anaknya," kata Rayan.
Untuk diketahui, dikatakan hampir setiap hari Rayan menerima laporan warganya yang tidak makan akibat tidak adanya bahan yang akan dimasak. Untuk itu dia selalu menyiapkan berbagai macam sembako di bagian belakang mobil dinasnya.
"Hampir setiap hari ada saja warga yang datang mengadu. Alhamdulillah walaupun ini tidak ada dianggarkan di kecamatan, namun dengan adanya sedikit rezeki dan juga kita melibatkan pihak donatur, akhirnya kita bisa membantu warga yang kurang mampu," pungkasnya. sumber Halloriau. com
Kabar tentang satu keluarga tidak makan nasi berhari-hari di tengah pandemi virus Corona ini muncul setelah ayah satu anak yang akrab disapa Buntal ini mengadu ke Camat Tebing Tinggi, Rayan Pribadi SH.
Keluarga yang dimaksud dikabarkan bermukim Jalan Tanjung Harapan, Kelurahan Selatpanjang Kota.
Selain dikabarkan tidak makan berhari-hari, Buntal yang mempunyai tiga anak ini juga mengaku tidak mendapatkan uang dalam beberapa hari dan hanya makan mie instan.
"Kemaren sore warga ini datang ke rumah saya dan mengadu nasibnya yang sudah tidak mampu beli beras selama dua hari. Warga ini kerjanya di sawmil kayu sebagai karyawan untuk mengantar kayu-kayu pesanan orang dimana dalam satu hari dia hanya berpendapat Rp 10 ribu. Namun dalam dua hari ini dia mengaku tidak mendapatkan uang dan hanya makan Indomie saja," kata Rayan Pribadi.
Mendengarkan keluhan warganya itu, Rayan bersama Lurah Selatpanjang Kota, Khairi langsung bergegas mendatangi keluarga yang dimaksud. Camat Rayan Pribadi memikul sendiri goni beras dan beberapa Sembako untuk dibawa ke rumah tersebut.
"Warga ini mengadunya sore. Karena sudah maghrib, saya minta pulang ke rumah terlebih dahulu dan selepas maghrib bersama pak lurah kami ke rumah yang bersangkutan untuk mengantar beras dan sedikit sembako supaya dapat mengurangi beban hidup bapak ini," ujar Rayan.
Selain membantu sembako untuk keperluan makan, Rayan juga memberikan bantuan terhadap mertua dan anaknya yang mengalami sakit.
"Tadi juga bantu biaya pengobatan mertuanya melalui RT yang sedang dalam keadaan sakit. Selain itu anaknya yang masih kecil juga mengalami penyakit kulit, untuk itu sudah diberikan sabun obat untuk dapat membantu penyembuhan sakit kulit anaknya," kata Rayan.
Untuk diketahui, dikatakan hampir setiap hari Rayan menerima laporan warganya yang tidak makan akibat tidak adanya bahan yang akan dimasak. Untuk itu dia selalu menyiapkan berbagai macam sembako di bagian belakang mobil dinasnya.
"Hampir setiap hari ada saja warga yang datang mengadu. Alhamdulillah walaupun ini tidak ada dianggarkan di kecamatan, namun dengan adanya sedikit rezeki dan juga kita melibatkan pihak donatur, akhirnya kita bisa membantu warga yang kurang mampu," pungkasnya. sumber Halloriau. com
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Meranti |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham