Selasa, 3 Februari 2026

Breaking News

  • Ditreskrimsus Polda Riau Bongkar Sindikat Emas Ilegal dan Narkoba di Kuantan Singingi   ●   
  • Bupati Afni Temui Menko Pangan, Bahas Penguatan Ketahanan Pangan dan Kampung Nelayan   ●   
  • Bupati Bengkalis Hadiri Rakornas Bersama Kepala Daerah se-Indonesia   ●   
  • Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 Dimulai, Satlantas Polresta Pekanbaru Ajak Pelajar Tertib Lalu Lintas   ●   
  • Lantik 5 Pejabat Administrator Sekda Siak Tekankan Inovasi dan Profesionalisme ASN   ●   
Wabah Virus Corona (Covid-19)
Catatan IDI Sudah 123 Dokter Meninggal Akibat Covid-19
Sabtu 26 September 2020, 23:02 WIB
Prof. dr. Zubairi Djoerban, Sp.PD-KHOM

JAKARTA. RIAUMADANI. COM - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyebut hingga saat ini terdapat 123 dokter meninggal dunia sejak pandemi virus corona (Covid-19) melanda Indonesia. Jumlah tersebut berdasarkan data IDI per Kamis (24/9/2020).

Kabar wafatnya 123 dokter itu dikonfirmasi langsung oleh Ketua Satuan Tugas Kesiapsiagaan Covid-19 IDI, Prof. dr. Zubairi Djoerban, Sp.PD-KHOM

"Benar 123 (dokter meninggal dunia akibat Covid-19)," kata Zubairi saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Sabtu (26/9/2020).

Dari data yang diberikan IDI, 123 dokter yang meninggal dunia itu sebanyak 65 orang, termasuk empat guru besar, merupakan dokter umum.

Kemudian, sebanyak 56 orang termasuk empat guru besar yang meninggal merupakan dokter spesialis. Sementara, dua lainnya merupakan dokter residen.

Sebelumnya, pada akhir Agustus lalu IDI mencatat ada 100 dokter yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19. Artinya, dalam rentang waktu satu bulan, jumlah dokter yang meninggal akibat Covid-19 di Indonesia bertambah 23 orang.

Platform Informasi dan Data Covid-19 Indonesia, Pandemic Talks, sempat menganalisis kematian dokter menggunakan data IDI per 21 Agustus. Pandemic Talks melihat sekitar 59,3 persen dokter meninggal berada pada usia lanjut, dan 40,7 persen berada di usia kurang dari 50 tahun.

Kasus kematian dokter juga banyak terjadi pada dokter umum, yakni 54,7 persen, sementara dokter spesialis 45,3 persen.

Selain itu, kematian dokter setelah terpapar Covid-19 juga terbanyak berada di Pulau Jawa sebesar 65 persen. Sementara persentase kasus dokter meninggal terendah berada di Bali dengan 3 persen.

Di sisi lain, situasi penyebaran virus corona di Indonesia juga masih belum melandai. Tercatat, hingga Sabtu (26/9), jumlah kasus positif mencapai 271.339 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 199.403 dinyatakan sembuh, dan 10.308 orang meninggal dunia. (*)




Editor : Tis
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top