Senin, 3 Agustus 2026

Breaking News

  • Di Hadapan IDI, Bupati Afni Pastikan Perjuangkan Hak Fiskal Siak untuk Kesejahteraan Tenaga Medis   ●   
  • Bupati Bengkalis Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Riau dan HUT Ke-81 RI   ●   
  • Sempena Hari Jadi Bengkalis dan Sambut HUT RI, Bupati Kasmarni Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan   ●   
  • Raja Rambah dr. H. Tengku Afrizal Dachlan, M.M. Paparkan Rencana Penataan Kompleks Makam dan Pembangunan Replika Istana   ●   
  • Puncak Hari Jadi ke-514 Bengkalis, LAMR Gelar Majelis Kenduri Adat Bersama Bupati Kasmarni   ●   
Massa Demo Rektor UIN Suska Riau
Forum Keluarga Besar UIN Suska Riau Tuntut Rektor Mundur
Rabu 23 September 2020, 22:46 WIB
Forum Keluarga Mahasiswa, Alumni, Dosen dan Karyawan UIN Suska Riau gelar aksi unjuk rasa di depan Kampus UIN Suska Riau, Rabu (23/09/20). Aksi itu menuntut Rektor UIN Suska Riau Akhmad Mujahidin mundur dari jabatannya.
PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Puluhan massa yang terdiri dari Forum Keluarga Mahasiswa, Alumni, Dosen dan Karyawan UIN Suska Riau gelar aksi unjuk rasa di depan Kampus UIN Suska Riau, Rabu (23/09/20). Aksi itu menuntut Rektor UIN Suska Riau Akhmad Mujahidin mundur dari jabatannya.

Tuntutan itu berdasarkan adanya dugaan bahwa Akhmad Mujahidin melakukan tindak pidana korupsi dalam pembangunan gedung dosen, masjid, serta penyalahgunaan anggaran dan juga dana perjalanan dinas.

Koordinator Lapangan, Muhammad Aderman menjelaskan pihaknya tak hanya mendesak sang rektor mundur, tapi juga meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelidiki dugaan korupsi tersebut.

"Kita minta Kementerian Agama segera mengganti rektor UIN Suska Riau," tegasnya.

Dalam dugaan tersebut, Aderman menerangkan bahwa telah ada temuan BPK yang datanya juga sesuai dengan fakta.

Massa juga minta agar hak dan demokrasi suara mahasiswa dan aktivitas kampus dikembalikan. "Kami minta dosen dan karyawan UIN Suska Riau bersatu untuk mengembalikan demokrasi. Bukan seperti saat ini pemilihan BEM UIN Suska Riau asal tunjuk saja, bahkan sudah terjadi hingga tiga kali, dimana demokrasi yang harusnya kita belajar demokrasi dari kampus. Saat ini justru tidak diterapkan," terangnya.

Selain itu, sebelumnya santer terdengar kabar terkait adanya intimidasi terhadap para mahasiswa yang melakukan aksi di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau. Mereka terancam akan diberhentikan Drop Out (DO).

Menanggapi hal tersebut, Forum Alumni UIN Suksa Riau melalui Kordinator Forum Alumni IAIN Susqa/UIN Suska, Said Ihsan, telah menyiapkan sejumlah pengacara sebagai dukungan terhadap para mahasiswa.

"Pengacara ini disiapkan untuk membantu para mahasiswa yang diancam diberhentikan oleh pihak kampus," tegasnya. (**)




Editor : Tis
Kategori : Pendidikan
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top