Rabu, 22 Juli 2026

Breaking News

  • DPD Waktu Indonesia Bangkit (WIB) Kabupaten Bengkalis Resmi Terbentuk   ●   
  • Arifudin Ahalik, "Jaga Aset Negara, FPAN Surati Dinas Perhubungan Provinsi Riau"   ●   
  • Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat   ●   
  • SMA N. 01.Sungai Apit Beri Penghargaan Kepada Dua Orang Siswanya yang Lolos mengikuti Paskibraka.  ini Harapan Kepsek   ●   
  • Usai Dugaan Gudang Solar Subsidi Terungkap, Pria Bernama Kasno Datangi Awak Media   ●   
Ratusan Massa Demo Kantor Gubernur Riau. Terjadi Kemacetan Arus Lalu Lintas
Jumat 18 September 2020, 23:39 WIB
Akibat aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Se Provinsi Riau di depan Kantor Gubernur Riau, Jumat (18/9/2020) Jalan Jenderal Sudirman menjadi macet.
PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Akibat aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Se Provinsi Riau di depan Kantor Gubernur Riau, Jumat (18/9/2020) Jalan Jenderal Sudirman menjadi macet.

Kemacetan ini sendiri terlihat dari Fly Over Gramedia hingga bundaran Tugu Zapin, akibatnya juga tumpukan kendaraan terlihat di Tugu Zapin.

Selain itu akibat dari tumpukan massa yang melakukan aksi unjuk, Jalan Jenderal Sudirman yang memiliki tiga lajur hanya tersisa satu lajur saja.

Duberitakan, ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Riau melakukan aksi di depan kantor Gubernur Riau, Jumat (18/9/2020).

Sebelum menyampaikan orasinya, ratusan massa longmarch dari samping Perpustakaan Soeman HS Pekanbaru menghidupkan mercun, bunga api dan flare. 

Kedatangan massa menuntut kasus jual beli jabatan di lingkungan Pemprov Riau. Hal itu terkait Indra Satria Lubis merupakan mantan narapidana (Napi) yang dilantik sebagai pejabat di lingkungan Pemprov Riau beberapa waktu lalu.

"Pasangan Syamsuar, Edi Natar Nasution telah memperjualbelikan jabatan. Telah melantik seorang mantan napi, tidak pantas memimpin Riau lagi," teriak koordinator aksi, Doli dalam orasinya dikutip dari cakaplah.

"Pemberlakukan regulasi tak ada gunanya hanya sebagai embel-embel. Dimana Edi Natar telah mengangkat narapidana sebagai pejabat kembali," teriak orator lainnya, Riski dalam orasinya. 

Hingga saat ini ratusan mahasiswa ini masih terus berdemo dan berorasi di depan Kantor Gubernur Riau. Para massa dijaga ketat oleh aparat kepolisian dan Satpol PP Riau, dengan peralatan lengkap.

Massa meminta bertemu dengan Gubernur Riau dan Wakil Gubernur Riau, Syamsuar dan Edy Nasution.

Terlihat juga petugas kepolisian dari Satlantas terus mengatur jalan agar semakin tidak menumpuknya kendaraan yang melintasi jalan ini. (*)




Editor :
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top