Vaksin Covid-19
Vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi
China kemungkinan akan mulai ada di pasaran pada akhir Desember nanti
dengan harga Rp2 juta untuk dua kali dosis suntikan.
Ini Perkiraan Harga Vaksin Covid-19
Jumat 28 Agustus 2020, 22:59 WIB
Vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi
China kemungkinan akan mulai ada di pasaran pada akhir Desember nanti
dengan harga Rp2 juta untuk dua kali dosis suntikan.
JAKARTA. RIAUMADANI. COM - Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Erick Thohir, mengatakan bahwa harga vaksin Covid-19 untuk satu orang sekitar USD 25 - USD 30. Atau sekitar Rp366.500 - Rp439.800 (kurs Rp14.660 per USD).
"Harga vaksin ini untuk satu orang dua kali suntik kurang lebih harganya 25 sampai 30 dolar AS, tapi ini Bio Farma lagi menghitung ulang," ujar Erick seperti dikutip dari Antara dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR di Jakarta, Kamis (27/8/2020).
Sementara untuk harga bahan baku vaksin Covid-19, dia mengemukakan sekitar USD 8 pada 2020. Pada 2021, harganya turun menjadi USD 6 - USD 7.
"Jadi ada penurunan harga bahan baku pada 2021. Kita memang menginginkan bahan baku supaya kita bisa belajar memproduksi vaksin jadi, tidak hanya terima vaksin yang sudah jadi," ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Erick mengatakan bahwa Covid-19 masuk dalam kategori pintar. "Catatan buat pimpinan Komisi VI dan anggota, memang virus COVID-19 termasuk kategori virus pintar, masuk kategori flu, vaksin bukan untuk selamanya, 6 bulan sampai 2 tahun kekuatannya. Karena itu kita berharap ada temuan lanjutan agar kita terjaga," paparnya.
Dengan demikian, dia memperkirakan pelaksanaan protokol COVID-19 akan berjalan dalam waktu lama.
Vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi China kemungkinan akan mulai ada di pasaran pada akhir Desember nanti dengan harga Rp2 juta untuk dua kali dosis suntikan.
Kepala Grup Farmasi Nasional China (Sinopharm) Liu Jingzhen mengatakan kepada media pemerintah, vaksin itu kini sedang dalam tahap uji ketiga dan yang terakhir. Vaksin ini akan tersedia di pasaran mulai akhir Desember setelah semua tahapan uji coba rampung dan akan diproduksi sebanyak 220 juta dosis per tahun.
"Setelah uji coba tahap ketiga usai, kita bisa daftarkan vaksin "non aktif" ini," kata Liu, seperti dikutip harian Guangming Ribao.
"Menurut estimasi kami, akhir tahun ini vaksin sudah bisa ada di pasaran."
"Ketika sudah ada di pasaran maka harganya tidak akan terlalu mahal, hanya beberapa ratus yuan per suntikan," kata Liu, seperti dilansir laman The Times, Rabu (19/8/2020). "Kalau dua kali suntikan maka harganya mencapai 1000 yuan (setara Rp 2 juta)."
Sumber : Antara
"Harga vaksin ini untuk satu orang dua kali suntik kurang lebih harganya 25 sampai 30 dolar AS, tapi ini Bio Farma lagi menghitung ulang," ujar Erick seperti dikutip dari Antara dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR di Jakarta, Kamis (27/8/2020).
Sementara untuk harga bahan baku vaksin Covid-19, dia mengemukakan sekitar USD 8 pada 2020. Pada 2021, harganya turun menjadi USD 6 - USD 7.
"Jadi ada penurunan harga bahan baku pada 2021. Kita memang menginginkan bahan baku supaya kita bisa belajar memproduksi vaksin jadi, tidak hanya terima vaksin yang sudah jadi," ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Erick mengatakan bahwa Covid-19 masuk dalam kategori pintar. "Catatan buat pimpinan Komisi VI dan anggota, memang virus COVID-19 termasuk kategori virus pintar, masuk kategori flu, vaksin bukan untuk selamanya, 6 bulan sampai 2 tahun kekuatannya. Karena itu kita berharap ada temuan lanjutan agar kita terjaga," paparnya.
Dengan demikian, dia memperkirakan pelaksanaan protokol COVID-19 akan berjalan dalam waktu lama.
Vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi China kemungkinan akan mulai ada di pasaran pada akhir Desember nanti dengan harga Rp2 juta untuk dua kali dosis suntikan.
Kepala Grup Farmasi Nasional China (Sinopharm) Liu Jingzhen mengatakan kepada media pemerintah, vaksin itu kini sedang dalam tahap uji ketiga dan yang terakhir. Vaksin ini akan tersedia di pasaran mulai akhir Desember setelah semua tahapan uji coba rampung dan akan diproduksi sebanyak 220 juta dosis per tahun.
"Setelah uji coba tahap ketiga usai, kita bisa daftarkan vaksin "non aktif" ini," kata Liu, seperti dikutip harian Guangming Ribao.
"Menurut estimasi kami, akhir tahun ini vaksin sudah bisa ada di pasaran."
"Ketika sudah ada di pasaran maka harganya tidak akan terlalu mahal, hanya beberapa ratus yuan per suntikan," kata Liu, seperti dilansir laman The Times, Rabu (19/8/2020). "Kalau dua kali suntikan maka harganya mencapai 1000 yuan (setara Rp 2 juta)."
Sumber : Antara
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Nasional |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Minggu 01 Februari 2026, 19:45 WIB
Pendidikan Kader Pertama Kader Loyalis DPC PKB Kota Pekanbaru Sukses Digelar
Jumat 30 Januari 2026
Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau
Selasa 13 Januari 2026
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik 
Nasional

Selasa 03 Februari 2026, 15:11 WIB
Bupati Bengkalis Hadiri Rakornas Bersama Kepala Daerah se-Indonesia
Selasa 03 Februari 2026
Bupati Bengkalis Hadiri Rakornas Bersama Kepala Daerah se-Indonesia
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 02 Februari 2026, 17:22 WIB
Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 Dimulai, Satlantas Polresta Pekanbaru Ajak Pelajar Tertib Lalu Lintas
Senin 02 Februari 2026
Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 Dimulai, Satlantas Polresta Pekanbaru Ajak Pelajar Tertib Lalu Lintas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat