Bila Tidak Diakomodir Akses Jalan Akan Diputus
Azwarudin dan Fatur Rozak Manager Plantation PT.SRK.#photografer: bds
Azwarudin Berang, Tiga Bulan Hasil TBS Belum di Bayar PT. SRK
Rabu 26 Agustus 2020, 18:46 WIB
Azwarudin dan Fatur Rozak Manager Plantation PT.SRK.#photografer: bdsPeranap, Inhu, RIAUMADANI. com - Selaku anggota KUD. Tani Sawit Mandiri (TSM) Azwarudin sambangi kantor PT. Sinar Reksa Kencana (SRK) Group Mentari, Rabu (26/08/2020), sore.
Ia mengaku kecewa karena sejak 3 bulan ini, mulai Juni, Juli dan Agustus, belum ada menerima hasil dari penjualan Tandan Buah Sawit (TBS).
"Uang yang diterima dari hasil penjualan TBS tidak memuaskan," akunya.
Dihadapan Manager PT.SRK, ia menyebutkan sangat kecewa. Masak usia tanam 2009 dan kini pohon sawit sudah berumur 11 tahun, namun hasilnya masih Rp.300.000/ bulan.
Apalagi, PT.SRK ini juga sering gonta ganti Manager, sehingga kami kesulitan untuk membangun komunikasi, terlebih Perusahaan hanya melakukan perawatan jauh dari semestinya. Perusahaan hanya mengambil hasil TBSnya, tetapi tidak pernah memberikan pupuk. Anehnya, setiap bulan ada biaya perawatan yang dipotong dari hasil panen TBS,"sebutnya.
Kalau Perusahaan tidak mampu merawat, serahkan kepada KUD.TSM saja yang merawatnya. Atau cabut pohon sawitnya dan kembalikan tanahnya kepada masyarakat," sindirnya.
Bila hal ini tidak segera diakomodir oleh Management PT.SRK, ia bersama anggota KUD.TSM akan memasukan alat berat kelokasi untuk memutus akses jalan lahan sawit di Desa Pauranap, dan Desa Pematang Benteng.
Hal ini kami lakukan karena kami beranggapan PT.SRK telah melanggar kesepakatan pola kemitraan dengan KUD.TSM," tegas Azwarudin.
Sementara itu Fatur Rozak, Manager Plantation PT.SRK mengaku, ia baru ditempatkan disini. Memang progres pihaknya dibulan Oktober akan melakukan pruning, pemupukan dan penyemprotan," akunya.
Diharapkan dengan progres ini memasuki bulan Oktober produksi dapat terus meningkat," harapnya.
Disinggung mengapa PT.SRK selama 3 bulan ini belum juga membayar hasil TBS kepada KUD.TSM, ia mengatakan "Saya kurang tahu dan bukan kapasitas saya untuk menjawab soal itu. Kalau soal itu, nanti saya sampaikan dengan bapak Sudarwin GM.PT.SRK dan bapak Edi Irianto Direktur Area Sumatra," kata Fatur Rozak, berkilah.
Secara terpisah, Nain Ketua KUD.TSM membenarkan bahwa PT.SRK memang belum membayar hasil TBS kepada pihaknya selama hampir 3 bulan ini, dan ia menduga Perusahaan ini telah melanggar nota kesepakatan sebagai mitra, terlebih mereka tidak melibatkan KUD.TSM sewaktu Perusahaan ini melebur ke Group Mentari,"beber Nain.
Pewarta: BDS
Editor: BDS
Ia mengaku kecewa karena sejak 3 bulan ini, mulai Juni, Juli dan Agustus, belum ada menerima hasil dari penjualan Tandan Buah Sawit (TBS).
"Uang yang diterima dari hasil penjualan TBS tidak memuaskan," akunya.
Dihadapan Manager PT.SRK, ia menyebutkan sangat kecewa. Masak usia tanam 2009 dan kini pohon sawit sudah berumur 11 tahun, namun hasilnya masih Rp.300.000/ bulan.
Apalagi, PT.SRK ini juga sering gonta ganti Manager, sehingga kami kesulitan untuk membangun komunikasi, terlebih Perusahaan hanya melakukan perawatan jauh dari semestinya. Perusahaan hanya mengambil hasil TBSnya, tetapi tidak pernah memberikan pupuk. Anehnya, setiap bulan ada biaya perawatan yang dipotong dari hasil panen TBS,"sebutnya.
Kalau Perusahaan tidak mampu merawat, serahkan kepada KUD.TSM saja yang merawatnya. Atau cabut pohon sawitnya dan kembalikan tanahnya kepada masyarakat," sindirnya.
Bila hal ini tidak segera diakomodir oleh Management PT.SRK, ia bersama anggota KUD.TSM akan memasukan alat berat kelokasi untuk memutus akses jalan lahan sawit di Desa Pauranap, dan Desa Pematang Benteng.
Hal ini kami lakukan karena kami beranggapan PT.SRK telah melanggar kesepakatan pola kemitraan dengan KUD.TSM," tegas Azwarudin.
Sementara itu Fatur Rozak, Manager Plantation PT.SRK mengaku, ia baru ditempatkan disini. Memang progres pihaknya dibulan Oktober akan melakukan pruning, pemupukan dan penyemprotan," akunya.
Diharapkan dengan progres ini memasuki bulan Oktober produksi dapat terus meningkat," harapnya.
Disinggung mengapa PT.SRK selama 3 bulan ini belum juga membayar hasil TBS kepada KUD.TSM, ia mengatakan "Saya kurang tahu dan bukan kapasitas saya untuk menjawab soal itu. Kalau soal itu, nanti saya sampaikan dengan bapak Sudarwin GM.PT.SRK dan bapak Edi Irianto Direktur Area Sumatra," kata Fatur Rozak, berkilah.
Secara terpisah, Nain Ketua KUD.TSM membenarkan bahwa PT.SRK memang belum membayar hasil TBS kepada pihaknya selama hampir 3 bulan ini, dan ia menduga Perusahaan ini telah melanggar nota kesepakatan sebagai mitra, terlebih mereka tidak melibatkan KUD.TSM sewaktu Perusahaan ini melebur ke Group Mentari,"beber Nain.
Pewarta: BDS
Editor: BDS
| Editor | : | BDS |
| Kategori | : | Inhu |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan