Dinas Perikanan dan Kelautan Bengkalis Harus Tanggap Atas Robohnya Jembatan Nelayan Perapat Tunggal
Minggu 23 Agustus 2020, 01:20 WIB
BENGKALIS. RIAUMADANI. COM - Jembatan adalah salah satu tempat para nelayan untuk berlabuh atau tempat tambatan perahu setelah pulang dari melaut mencari ikan
Terkait rubuhnya Jembatan Nelayan Dusun Rimba Baru RT 01 RW 04 Desa Perapat Tunggal kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis sekretaris nelayan desa Perapat Tunggal Juanda mengatakan, "Kami meminta kepada pihak Dinas Perikanan dan Kelautan kabupaten Bengkalis untuk bertindak cepat mengatasi masalalah ini karena jambatan ini sangat di butuhkan oleh masyarakat yang ada di desa ini," terangnya
Sementara itu kepala desa Perapat Tunggal Ahmad angkat bicara tentang robohnya jembatan nelayan mengatakan,"Desa bukan tidak.bisa membantu dalam.masalah ini namun kami sudah terikat dengan aturan yang ada karena kalau kami melanggar aturan yang ada akan bertentangan dengan hukum," katanya
"untuk perbaikan jembatan, pos anggarannya di Dinas Perikanan dan kelautan jadi anggaran untuk memperbaiki atau merenopasi jambatan nelayan ini bukan di desa Perapat Tunggal,"jelas Kades Ahmad
Ditempat terpisah, ketua Ikatan Kepala Desa Kecamatan Bengkalis (IKDKB) Tamrin, sangat menyanyangkan lambannya Dinas Perikanan dan kelauatan Kabupaten Bengkalis untuk merespon roboh nya jembatan nelayan desa Perapat Tunggal karena jembatan itu sangat penting bagi akses perekonomian masyarakat para nelayan yang ada di desa itu,"kata dia
"seharusnya Dinas Perikanan dan Kelautan kabupaten Bengkalis harus cepat dan tanggap merespon atas robohnya jembatan Nelayan desa Perapat Tunggal tersebut, kasihan masyarakat karena Jembatan itu sangat penting untuk tempat berlabuhnya perahu para Nelayan,"pungkasnya. Alif
Terkait rubuhnya Jembatan Nelayan Dusun Rimba Baru RT 01 RW 04 Desa Perapat Tunggal kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis sekretaris nelayan desa Perapat Tunggal Juanda mengatakan, "Kami meminta kepada pihak Dinas Perikanan dan Kelautan kabupaten Bengkalis untuk bertindak cepat mengatasi masalalah ini karena jambatan ini sangat di butuhkan oleh masyarakat yang ada di desa ini," terangnya
Sementara itu kepala desa Perapat Tunggal Ahmad angkat bicara tentang robohnya jembatan nelayan mengatakan,"Desa bukan tidak.bisa membantu dalam.masalah ini namun kami sudah terikat dengan aturan yang ada karena kalau kami melanggar aturan yang ada akan bertentangan dengan hukum," katanya
"untuk perbaikan jembatan, pos anggarannya di Dinas Perikanan dan kelautan jadi anggaran untuk memperbaiki atau merenopasi jambatan nelayan ini bukan di desa Perapat Tunggal,"jelas Kades Ahmad
Ditempat terpisah, ketua Ikatan Kepala Desa Kecamatan Bengkalis (IKDKB) Tamrin, sangat menyanyangkan lambannya Dinas Perikanan dan kelauatan Kabupaten Bengkalis untuk merespon roboh nya jembatan nelayan desa Perapat Tunggal karena jembatan itu sangat penting bagi akses perekonomian masyarakat para nelayan yang ada di desa itu,"kata dia
"seharusnya Dinas Perikanan dan Kelautan kabupaten Bengkalis harus cepat dan tanggap merespon atas robohnya jembatan Nelayan desa Perapat Tunggal tersebut, kasihan masyarakat karena Jembatan itu sangat penting untuk tempat berlabuhnya perahu para Nelayan,"pungkasnya. Alif
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Bengkalis |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan