Sabtu, 30 Mei 2020
  Dua Pasien Positif Covid19 di Meranti Dinyatakan Sembuh. | Tim Gugus Covid-19 Kabupaten Meranti Perketat Pelaksanaan Protokol Kesehatan di Pelabuhan | Resnarkoba Polres Kampar Kembali Tangkapi 3 Pengedar Shabu di 3 Lokasi | Sengketa Tanah, Ruslan Purba Tantang Antorio Kejalur Hukum | 38 Kepala Keluarga Desa Bukit Lembah Subur Terima BLT Dana Desa | LBH Brata Jaya Riau Disambut Baik Oleh Kapolres Pelalawan
 
Jumat, 15/05/2020 - 08:31:35 WIB | Tis | Meranti
Terkait Penjualan Kapal Nelayan
Dinas Perikanan Kepulauan Meranti Diduga Gagal Menjaga dan Mengawasi Aset Daerah

SELATPANJANG. RIAUMADANI. COM -  Kelompok nelayan Teluk Berseri Desa Teluk Buntal, Kecamatan Tebingtinggi Timur diduga telah menjual kapal bantuan penangkap ikan yang berkapasitas 3 Gross Ton (GT).  Kapal bantuan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti kepada kelompok nelayan tersebut melalui Dinas Perikanan pada tahun 2019 silam.

Seperti diberitakan oleh salah satu media  online pada (16/03/2020) lalu, kapal bantuan tersebut dijual oleh kelompok kepada nelayan yang berada di Kota Dumai dengan harga Rp11 juta.

Menyikapi hal tersebut awak media ini mencoba mengkonfirmasi Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Meranti Eldy Saputra melalui via Whatsapp nya, 

Eldy mengatakan," kapal itu sudah diambil kembali dan di kelola kembali oleh Kelompok nelayan Teluk Berseri," ujar Eldy ke media ini.

Terkait persoalan tersebut  Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Meranti diduga tidak memberikan sanski hukum terhadap kelompok nelayan Teluk Berseri yang jelas telah menyalahi aturan karena menjual bantuan dari pemerintah yang disalurkan ke kelompok mereka 

Bahkan yang lebih parahnya lagi, kenapa setelah diambil lagi, kelompak nelayan Teluk Berseri yang  telah menjual kapal bantuan itu  kembali untuk mengelola padahal kelompok lain ada.

Dikatakan Eldy lagi," kita sudah memberikan sanski kepada yang bersangkutan secara materi dan juga surat perjanjian, di saksikan oleh Kepala Desa, Bahbinkamtibmas," katanya.

" terkait dengan persoalan tersebut untuk lebih jelasnya tanyakan aja ke Kabidnya Pak Tulus karena dia sebagai Kabid Tangkap," ujar Eldy.

Yang anehnya lagi, pihak kelompok nelayan Teluk Bestari menjual kapal tersebut dengan alasan untuk mebeli akat tangkap ikan (jaring). sedangkan bantuan dari pemerintah tersebut sudah lengkap dengan kapal, mesin serta perlengkapan tangkap ikan (jaring).

Sementara itu Kabid Tangkap Dinas Perikanan kepulauan Meranti Tulus ketika dikonfirmasi media ini, Jumat (15/05/2020)   menjelaskan," kapal bantuan Pemkab Meranti tersebut tidak boleh diperjual belikan, jangan kan dijual disewakan saja tidak boleh," jelasnya.

Dengan adanya kejadian itu  Pemerintah Daerah terutama   Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Meranti diduga tidak tegas telah lalai dalam menjaga aset pemerintah, mengawasi dan menindaklanjuti atas persoalan penjualan kapal yang disalurkan ke masyarakat tersebut. (IJL)
Sabtu, 30/05/2020 - 09:39:30 WIB
Wabah Virus Corona (Covid-19)
Dua Pasien Positif Covid19 di Meranti Dinyatakan Sembuh.
Sabtu, 30/05/2020 - 08:32:27 WIB
HARI LEBARAN PERTAMA IDUL FITRI 1441H
Tim Gugus Covid-19 Kabupaten Meranti Perketat Pelaksanaan Protokol Kesehatan di Pelabuhan
Sabtu, 30/05/2020 - 01:35:17 WIB
NARKOBA
Resnarkoba Polres Kampar Kembali Tangkapi 3 Pengedar Shabu di 3 Lokasi
Sabtu, 30/05/2020 - 00:44:45 WIB
Hukum
Sengketa Tanah, Ruslan Purba Tantang Antorio Kejalur Hukum
Sabtu, 30/05/2020 - 00:39:18 WIB
DANA BLT
38 Kepala Keluarga Desa Bukit Lembah Subur Terima BLT Dana Desa
Jumat, 29/05/2020 - 15:31:16 WIB
Audiensi LBH Brata Jaya Riau
LBH Brata Jaya Riau Disambut Baik Oleh Kapolres Pelalawan
Jumat, 29/05/2020 - 12:41:20 WIB
Tempat Pelaporan
KPK Luncukan Aplikasi "JAGA Bansos" Cegah Penyimpangan Penyaluran Bantuan Pandemi Covid19
Jumat, 29/05/2020 - 12:28:34 WIB
Wabah Virus Corona (Covid-19)
PSBB Berakhir di Riau, 6 Orang Dinyatakan Positif Covid-19
Jumat, 29/05/2020 - 11:28:44 WIB
Wabah Virus Corona (Covid-19)
Dua Pasien Positif Covid19 di Meranti, Klaster Santri Magetan Jawa Timur Dinyatakan Sembuh.
Jumat, 29/05/2020 - 11:11:06 WIB
Wabah Virus Corona (Covid-19) Indonesia
Terjadi Penambahan 678, Pasien Positif 25.216 Orang, Sembuh 6.492
Minggu, 07/08/2016 - 07:47:18 WIB
Kirab Api PON 2016
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har
Sabtu, 25/04/2015 - 04:51:58 WIB
Eksekusi Hukuman Mati
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan
Selasa, 09/02/2016 - 01:21:32 WIB
Dugaan Korupsi Milyaran Rupiah
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK
Rabu, 17/09/2014 - 02:20:26 WIB
Pembibitan Ikan Secara Modern
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern
Rabu, 25/06/2014 - 05:20:07 WIB
Capres- Cawapres Klarifikasi Harta ke KPK
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK
Rabu, 06/05/2020 - 08:21:28 WIB
Nurbaiti Kecewa Pelayanan Pedagang di Jalan Inpres Kelurahan Selat Panjang Timur Bersikap Arogan
Rabu, 18/03/2015 - 02:45:45 WIB
PILKADA INHU
Bang Iskandar dan Mas Agus Pasangan Primadona Masyarakat Inhu, di Prediksi Saingan Berat Incumbent
Selasa, 17/02/2015 - 01:01:03 WIB
Miss Indonesia 2015
Maria Harfanti Terpilih Sebagai Miss Indonesia 2015
Sabtu, 19/03/2016 - 10:51:22 WIB
Anggota Kehormatan KAHMI
Mahhfud MD Usulkan Bupati H Suyatno Jadi Anggota Kehormatan KAHMI
 
HOME | OTONOMI | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF
INDEX | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER
Copyright 2014-2020 RIAUMADANI.COM, All Rights Reserved