Senin, 26 Oktober 2020
  Gubernur Riau Berniat Kunjungi Keluarga Almarhum Moralis | Kapolres Kampar Himbau Masyarakat Tertib Berlalulintas dan Patuhi Protokes | Operasi Zebra 2020 Secara Nasional Digelar Selama 14 Hari, Dimulai Hari Ini | Pemprov Riau Keluarkan Instruksi Antisipasi Penyebaran Covid-19 Libur dan Cuti Bersama | Polsek Bukit Raya Tetapkan Empat Orang Tersangka Kasus Penebangan Tanaman Pohon Pelindung Kota | Ketua JMSI Riau H. Dheni Kurnia: Almarhum Moralis Wartawan Hebat!
 
Selasa, 04/02/2020 - 05:01:58 WIB | Tis | Internasional
425 Korban Jiwa Akibat Virus Corona Terjadi di China

Angka kematian akibat wabah virus korona yang dikenal sebagai 2019-nCoV kembali bertambah menjadi 425, dengan lebih dari 20.000 kasus infeksi telah dilaporkan. 
TERKAIT:
BEIJING. RIAUMADANI. COM - Angka kematian akibat wabah virus korona yang dikenal sebagai 2019-nCoV kembali bertambah menjadi 425, dengan lebih dari 20.000 kasus infeksi telah dilaporkan. 

Sebagian besar kematian terjadi di China, terutama di Provinsi Hubei yang menjadi pusat penyebaran wabah, dengan satu kematian dilaporkan terjadi di Filipina.

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Senin, 3 Februari 2020, memperingatkan bahwa dunia mungkin sangat tidak siap untuk menghadapi wabah yang nyata meski memiliki waktu untuk mempersiapkan diri setelah epidemi sebelumnya.

Hal itu disampaikan Tedros karena tindakan pencegahan terhadap wabah yang meluas di sejumlah negara sejauh ini tetap sangat tidak memadai dan mencerminkan "siklus panik dan penelantaran".

"Kami membuang uang saat wabah, dan ketika sudah berakhir, kami melupakannya dan tidak melakukan apa pun untuk mencegah yang berikutnya," kata Tedros pada pertemuan dewan eksekutif WHO di Jenewa sebagaimana dilansir Russia Today, Selasa (4/2/2020).

Angka kematian pada Senin, yang mencapai 64 orang, merupakan yang tertinggi dalam satu hari sejak wabah mulai menyebar.

 China telah selesai membangun dua rumah sakit berkapasitas besar di Provinsi Hubei yang diharapkan dapat membantu mengurangi penyebaran wabah virus korona.

Sejauh ini sejumlah negara, termasuk Indonesia telah melarang masuknya pengunjung dari China untuk mencegah masuknya, atau bertambahnya kasus infeksi virus korona di wilayah negara mereka. Langkah pelarangan itu diambil setelah WHO mengumumkan wabah virus korona 2019-nCoV sebagai darurat kesehatan global pekan lalu.(**)

Minggu, 07/08/2016 - 07:47:18 WIB
Kirab Api PON 2016
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har
Sabtu, 25/04/2015 - 04:51:58 WIB
Eksekusi Hukuman Mati
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan
Rabu, 17/09/2014 - 02:20:26 WIB
Pembibitan Ikan Secara Modern
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern
Selasa, 09/02/2016 - 01:21:32 WIB
Dugaan Korupsi Milyaran Rupiah
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK
Rabu, 25/06/2014 - 05:20:07 WIB
Capres- Cawapres Klarifikasi Harta ke KPK
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK
Rabu, 18/03/2015 - 02:45:45 WIB
PILKADA INHU
Bang Iskandar dan Mas Agus Pasangan Primadona Masyarakat Inhu, di Prediksi Saingan Berat Incumbent
Rabu, 06/05/2020 - 08:21:28 WIB
Nurbaiti Kecewa Pelayanan Pedagang di Jalan Inpres Kelurahan Selat Panjang Timur Bersikap Arogan
Selasa, 17/02/2015 - 01:01:03 WIB
Miss Indonesia 2015
Maria Harfanti Terpilih Sebagai Miss Indonesia 2015
Sabtu, 19/03/2016 - 10:51:22 WIB
Anggota Kehormatan KAHMI
Mahhfud MD Usulkan Bupati H Suyatno Jadi Anggota Kehormatan KAHMI
 
HOME | OTONOMI | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF
INDEX | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER
Copyright 2014-2020 RIAUMADANI.COM, All Rights Reserved