Jum'at, 22 November 2019
  Pemprov Riau Terima Anugerah Keterbukaan Informasi 2019 dari Komisi Informasi Pusat (KIP) | Bambang Feriyanto: Hari ini Razia Penertiban Pajak Jaring 1.026 Unit Kendaraan | Permintaan Suket Pengganti KTP Meningkat Drastis Seiring Dibukanya Pendaftaran CPNS | Bapenda Pekanbaru Buka Penerimaan 100 THL Pada 22 November | Kapolsek Perhentian Raja Pimpin Anggota Lakukan Operasi Bina Kusuma | Perusahaan Jepang Siap Kembangkan Limbah Kelapa Sawit di Riau
 
Sabtu, 19/10/2019 - 15:50:12 WIB | Tis | Pekanbaru
Ketua DPRD Indra Gunawan Dukung Provinsi Riau Pesisir

Ketua DPRD Riau Indra Gunawan , EET
TERKAIT:
PEKANBARU. RIAUMADANI. COM - Ketua DPRD Riau Indra Gunawan Eet mendukung bila dimunculkan isu pemekaran Provinsi Riau Pesisir yang sempat muncul pada pemerintahan mantan Gubernur Riau Annas Maamun.

Menurut Indra Gunawan, pantas ada Provinsi Riau Pesisir.

"Saya akan dukung bila ada rencana perjuangan untuk pemekaran Provinsi Riau Pesisir itu, apalagi misalnya moratorium pemekaran yang sebelumnya sudah dicabut," ujar Indra Gunawan Eet, Jumat (18/10/2019).

Indra Gunawan mengatakan, sebagai anak jati pesisir, tidak mungkin bila nantinya Provinsi Riau Pesisir terbentuk bisa jalan sendiri, karena potensi di Riau Pesisir juga cukup menjanjikan.

"Daerah dengan penghasilan terbesar itu ada di Riau Pesisir, potensi daerahnya luar biasa, jadi tidak mungkin nanti tidak punya anggaran," ujar Eet di tribun.

Eet juga menyampaikan, tentunya jika ada usulan juga mesti masuk dalam program legislasi nasional, namun sampai saat ini belum jelas apakah sudah masuk.

"Silahkan diperjuangkan, saya akan beri dukungan bila memang sudah layak, karena SDM juga kita di Pesisir cukup, tidak ada masalah," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Forum Pembentukan Provinsi Riau Pesisir yang sebelumnya sudah pernah terbentuk, Asri Auzar mengaku pihaknya masih solid untuk memperjuangkan pembentukan Provinsi Riau Pesisir yang sempat diwacanakan oleh mantan Gubernur Riau Annas Maamun.

Kata Asri, selagi ada kesempatan pihaknya akan memaksimalkan kesempatan tersebut.

Sebab, pemekaran provinsi ini bisa berdampak pada percepatan pembangunan dan administrasi.

"Ini kan demi kemajuan daerah juga, apa salahnya? Selagi tak melanggar undang-undang ya kita tetap berjuang," ujar Asri Auzar kepada Tribunpekanbaru, Jumat (18/10/2019).

Namun, kondisi saat ini pemerintah pusat belum memberikan kesempatan.

Pasalnya, hingga hari ini Pemerintah Pusat melalui Kemendagri belum mencabut moratorium pemekaran daerah.

"Kalau sudah dibuka kita pasti jalan lagi, mungkin di zaman anak dan cucu-cucu saya nanti," jelasnya.

Adapun alasan pembentukan Provinsi Riau Pesisir ini dijelaskan Asri, disebabkan oleh wilayah Provinsi Riau yang sangat luas, sehingga dengan adanya pemekaran maka adminstrasi dan pembangunan bisa lebih merata.

"Kalau kita buat wilayah baru, hasil daerah bisa berbagi. Makanya kalau dimekarkan, akan lebih cepat pembangunan," ujarnya.

Asri optimis, dengan dibentuknya wilayah baru akan berdampak positif terhadap masyarakat.

Asri mencontohkan pemekaran beberapa kabupaten dari kabupaten induk Bengkalis.

"Rohil, Siak, Kepulauan Meranti dan Dumai itu dulu masuk kabupaten Bengkalis. Bayangkan hanya puluhan miliar dana untuk pembangunan di Rohil. Tapi lihat sekarang, masing-masing kabupaten bisa berdiri sendiri. APBD jadi lebih terbagi rata," tegasnya.

Sebelumnya, pembentukan Riau Pesisir sudah diwacanakan beberapa tahun yang lalu oleh Gubernur Riau pada tahun 2012.

Bahkan, Provinsi Riau Pesisir menjadi janji Annas Maamun selama kampanye di Pilgubri 2013.

Adapun kabupaten yang masuk dalam Provinsi Riau Pesisir itu diantaranya Rokan Hilir, Siak, Bengkalis, Meranti dan Kota Dumai. (*)

(161) Dibaca - () Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Minggu, 07/08/2016 - 07:47:18 WIB
Kirab Api PON 2016
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har
Sabtu, 25/04/2015 - 04:51:58 WIB
Eksekusi Hukuman Mati
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan
Selasa, 09/02/2016 - 01:21:32 WIB
Dugaan Korupsi Milyaran Rupiah
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK
Rabu, 17/09/2014 - 02:20:26 WIB
Pembibitan Ikan Secara Modern
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern
Rabu, 25/06/2014 - 05:20:07 WIB
Capres- Cawapres Klarifikasi Harta ke KPK
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK
Rabu, 18/03/2015 - 02:45:45 WIB
PILKADA INHU
Bang Iskandar dan Mas Agus Pasangan Primadona Masyarakat Inhu, di Prediksi Saingan Berat Incumbent
Selasa, 17/02/2015 - 01:01:03 WIB
Miss Indonesia 2015
Maria Harfanti Terpilih Sebagai Miss Indonesia 2015
Sabtu, 19/03/2016 - 10:51:22 WIB
Anggota Kehormatan KAHMI
Mahhfud MD Usulkan Bupati H Suyatno Jadi Anggota Kehormatan KAHMI
Senin, 22/09/2014 - 09:38:10 WIB
"Gendutkan" Tagihan Rekening Listrik Warga
PLN Cabang Pekanbaru Diminta Tindak Tegas Manager Rayon Panam
 
HOME | OTONOMI | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF
INDEX | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER
Copyright 2014-2018 RIAUMADANI.COM, All Rights Reserved