PEKANBARU. RIAUMADANI. COM  - Seorang bayi dari pasangan suami isteri Evar Zendrato dan Lasmayani Zega meninggal dunia diduga akibat paparankabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pekanbaru, Riau.

Minggu, 20 Oktober 2019
  Iptu Gunawan Saragih, Mari Kita Bantu Anak-Anak Yatim Wujudkan Impiannya | Pemprov. Riau Gelar Karnaval Budaya Memperingati Hari Sumpah Pemuda | H. Syamsuar Ajak Masyarakat Riau Jaga Persatuan & Kesatuan Bangsa | Polda Riau Siapkan 1800 Aparat Keamanan, Menjelang Pelantikan Presiden | Ketua DPRD Indra Gunawan Dukung Provinsi Riau Pesisir | Nordiansor Bantah Tuduhan Sabar PJ Kades Sungai Tohor Barat
 
Kamis, 19/09/2019 - 11:11:50 WIB | Tis | Pekanbaru
Asap Riau Makan Korban Jiwa
Bayi di Pekanbaru Diduga Meninggal Dunia Akibat Terpapar Asap

Suasana duka menyelimuti kediaman Evar Zendrato dan Lasmayani Zega setelah bayi semata semata wayang pasangan suami isteri itu meninggal dunia diduga kuat akibat paparan kabut asap pekat di Pekanbaru, Riau. 
TERKAIT:
PEKANBARU. RIAUMADANI. COM  - Seorang bayi dari pasangan suami isteri Evar Zendrato dan Lasmayani Zega meninggal dunia diduga akibat paparankabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pekanbaru, Riau.

Evan, bapak kandung bayi, di Pekanbaru, Kamis, mengatakan almarhum anak pertamanya itu belum sempat diberi nama karena sudah terlanjur meninggal pada Rabu malam (18/9/2019). Bayi seberat 2,8 kilogram itu berusia tiga hari, sempat menderita batuk, demam tinggi hingga 41 derajat Celcius hingga pilek sebelum menghembuskan nafas terakhirnya.

"Dokter bilang anak saya terdampak virus akibat kabut asap," kata Evan.

Dia mengatakan bayi laki-lakinya itu meninggal saat dalam perjalanan menuju ke rumah sakit Syafira, Pekanbaru. Meski telah meninggal di tengah perjalanan, bayi itu sempat diperiksa oleh dokter sesampainya di rumah sakit swasta besar tersebut.

Ia menjelaskan bayinya lahir secara normal dan sehat. "Anak dan istri saya normal waktu lahiran kemarin. Keduanya dinyatakan sehat oleh bidan," ujarnya.

Setelah lahir, keesokan harinya buah hati dan istrinya di bawa pulang ke rumah. Masalah mulai muncul ketika kabut asap pekat melanda Kota Pekanbaru hingga level berbahaya.

Saat di rumah, dia mengatakan anaknya mulai batuk dan demam panas hingga mencapai 40 derajat Celcius pada Selasa malam (17/9/2019). Evan juga mengatakan dirinya tidak bisa tidur pada malam itu karena anaknya terus merengek menangis sementara asap semakin pekat. Kondisi rumah keluarga tersebut berupa rumah kayu tanpa ada alat pendingin udara (AC).

Keesokan paginya, Evan menghubungi bidan untuk menangani bayinya. Dia mengatakan bidan sempat memberikan obat penurun panas serta kompres. Upaya itu membuahkan hasil. Demam anaknya kembali turun.

Akan tetapi, kondisi bayinya kembali memburuk pada sehari setelahnya, kondisi bayi sempat terlihat bibirnya menghitam serta demam panas. Bahkan, saat diukur suhu tubuh anaknya mencapai 41 derajat Celcius. Selain itu, anaknya juga batuk dan pilek. Dia pun kembali memanggil bidan untuk memberikan penanganan medis.

Setelah diperiksa, bidan pun meminta agar bayi tersebut dirujuk ke rumah sakit Syafira, yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman. Jarak rumah korban ke rumah sakit sekitar 40 menit lamanya. Saat di perjalanan itulah bayi korban meninggal dunia. Meski telah meninggal, Ervan tetap membawa bayinya ke rumah sakit.

"Kami terus berjalan sampai RS Syafira ditangani dokter sana. Sekitar 5 menit, ujungnya tak bisa diselamatkan. Pengakuan rumah sakit akibat virus kabut asap ini," ujarnya.

Kini, suasana duka menyelimuti kediaman korban. Anak semata wayangnya yang ditunggu meninggal dunia, yang bahkan belum sempat diberikan nama. Jenazah rencananya akan dimakamkan pada hari ini di TPU Binjai, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.
(**)
(175) Dibaca - () Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Minggu, 20/10/2019 - 05:40:34 WIB
Polsek LBJ Laksanakan Giat Sosial Santuni Anak Yatim
Iptu Gunawan Saragih, Mari Kita Bantu Anak-Anak Yatim Wujudkan Impiannya
Sabtu, 19/10/2019 - 23:06:32 WIB
Karnaval Kebudaya
Pemprov. Riau Gelar Karnaval Budaya Memperingati Hari Sumpah Pemuda
Sabtu, 19/10/2019 - 22:52:04 WIB
Sumpah Pemuda ke-91
H. Syamsuar Ajak Masyarakat Riau Jaga Persatuan & Kesatuan Bangsa
Sabtu, 19/10/2019 - 16:00:38 WIB
PELANTIKAN PRESIDEN RI
Polda Riau Siapkan 1800 Aparat Keamanan, Menjelang Pelantikan Presiden
Sabtu, 19/10/2019 - 15:50:12 WIB
Ketua DPRD Indra Gunawan Dukung Provinsi Riau Pesisir
Sabtu, 19/10/2019 - 15:34:29 WIB
Dugaan Korupsi Pembangunan Jalan Kayu Ara
Nordiansor Bantah Tuduhan Sabar PJ Kades Sungai Tohor Barat
Sabtu, 19/10/2019 - 09:22:24 WIB
Wabup Meranti Buka Muswil III RAPI Meranti, Langsung Daftar Jadi Anggota
Jumat, 18/10/2019 - 23:43:18 WIB
WAGUBRI SIDAK SAAT JAM KERJA
Wagubri Edy Natar Kembali Sidak Kedai Kopi, 13 ASN Terciduk Sedang Nongkrong saat Jam Kerja
Jumat, 18/10/2019 - 23:26:09 WIB
PERESMIAN KANTOR KEJATI RIAU
Jaksa Agung RI H. M. Prasetyo Resmikan Gedung Kejati Riau
Jumat, 18/10/2019 - 22:55:57 WIB
Antisipasi Karhutla
Antisipasi Kebakaran Hutan Kades Pematang Duku Buat Embung Penahan Api
Minggu, 07/08/2016 - 07:47:18 WIB
Kirab Api PON 2016
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har
Sabtu, 25/04/2015 - 04:51:58 WIB
Eksekusi Hukuman Mati
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan
Selasa, 09/02/2016 - 01:21:32 WIB
Dugaan Korupsi Milyaran Rupiah
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK
Rabu, 17/09/2014 - 02:20:26 WIB
Pembibitan Ikan Secara Modern
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern
Rabu, 25/06/2014 - 05:20:07 WIB
Capres- Cawapres Klarifikasi Harta ke KPK
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK
Rabu, 18/03/2015 - 02:45:45 WIB
PILKADA INHU
Bang Iskandar dan Mas Agus Pasangan Primadona Masyarakat Inhu, di Prediksi Saingan Berat Incumbent
Selasa, 17/02/2015 - 01:01:03 WIB
Miss Indonesia 2015
Maria Harfanti Terpilih Sebagai Miss Indonesia 2015
Sabtu, 19/03/2016 - 10:51:22 WIB
Anggota Kehormatan KAHMI
Mahhfud MD Usulkan Bupati H Suyatno Jadi Anggota Kehormatan KAHMI
Senin, 22/09/2014 - 09:38:10 WIB
"Gendutkan" Tagihan Rekening Listrik Warga
PLN Cabang Pekanbaru Diminta Tindak Tegas Manager Rayon Panam
 
HOME | OTONOMI | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF
INDEX | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER
Copyright 2014-2018 RIAUMADANI.COM, All Rights Reserved