Jum'at, 30 Juli 2021
  Kasus Penebangan Kayu Ilegal Untuk Lunas Kapal Sampai Saat Ini Belum Ada Kejelasan Hukum. | Kaban Bapenda Kota Pekanbaru Pimpin Sertijab Tiga Pejabat dan Beri Penghargaan Kepada THL | Hakim Tipikor Vonis Mantan Sekdaprov Riau Yan Prana Jaya 3 Tahun Penjara | Hakim Tipikor Vonis Mantan Sekdaprov Riau Yan Prana Jaya 3 Tahun Penjara | Polda Riau Kembali Musnahkan 145,58 Kilogram Shabu dan 3.975 Butir Ekstasi, 12 Orang Tersangka | 7 Formasi CPNS Pemprov yang Tak Ada Peminatnya Hingga Hari Terakhir Pendaftaran
 
Selasa, 06/08/2019 - 08:37:34 WIB | Tis | Pelalawan
Hukum
PT. Musim Mas Diduga Kangkangi Peraturan Menteri

PANGKALAN KERINCI. RIAUMADANI. COM - Penetapan suatu lahan konserfasi oleh perusahaan perkebunan kelapa sawit, wajib melalui musyawarah dengan seluruh tokoh masyarakat, tokoh adat, yang disaksikan oleh aparat pemerintah setempat seperti Camat, Kepolisian, seluruh kepala desa dan lain sebagainya.

Hal itu telah diatur dalam Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang / Kepala Badan Pertanahan Nasional Ruang No. 1 tahun 2015 Tentang Program Nasional Agraria (Prona), ucap salah satu tokoh masyarakat Desa Talau, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Propinsi Riau Ruslan kepada media ini.

Sepengetahuan Ruslan, lahan konserfasi diseluruh areal HGU perkebunan PT. Musim Mas, tidak pernah dimusyawarahkan. Dan seluruh lahan konserfasi perkebunan itu adalah hutan adat, jelasnya kepada media ini.

Dalam Peraturan Menteri (Permen) itu, dibunyikan agar pemukiman warga dan lahan masyarakat yang telah tergarap HGU perusahaan, harus dilepaskan. Supaya masyarakat pemilik tanah/kebun, dapat ikut serta dalam program nasional Agraria (Prona) tersebut. 

Tragisnya, sebagian banyak lahan kebun masyarakat Desa Talau, telah dicaplok HGU PT. Musim Mas. Puluhan masyarakat Talau merasa teraniaya tidak bisa mengurus sertifikat hak milik atas kebun dan tanah miliknya akibat ulah perusahaan. Nampaknya PT. Musim Mas tidak mengimplementasikan Permen tersebut, sehingga masyarakat teraniaya tidak bisa mengurus sertifikat hak milik (SHM), sebut ketua BPD Talau itu.

Tokoh masyarakat Talau Rawin juga menuturkan keluhan senada. Lahan masyarakat Desa Talau diareal darat yang bukan areal gambut dan tidak banjir, telah dicaplok HGU perusahaan perkebunan kelapa sawit PT. Musim Mas. 

Pencaplokan lahan masyarakat Desa Talau oleh perusahaan itu terbukti pada patok BPN yang terletak didalam kebun masyarakat. Itu diduga sebagai cara perusahaan agar masyarakat tidak bisa meminta pola KKPA dari perusahaan. Karena salah satu syarat pengelolaan pola KKPA, lahan yang berada di luar HGU. Makanya jika warga Desa Talau telah menyediakan lahan untuk dijadikan kebun desa/pila KKPA, diklaim sepihak oleh PT. Musim Mas bahwa itu HGU dia, imbuh Rawin.

Lanjut Rawin, sebenarnya bukan kebun warga yang menerobos HGU PT. Musim Mas, tapi HGU perusahaan itulah yang menyerobot kebun-kebun masyarakat Desa Talau. Pasalnya, kampung Desa Talau jauh lebih dahulu sudah ada. Sedangkan PT. Musim Mas, merupakan pendatang baru, yang langsung menerobos kebun-kebun warga sampai buat patok dari BPN (Badan Pertanahan Nasional) dipertengahan kebun warga.

Humas PT. Musim Mas Malinton Purba yang dikonfirmasi Selasa (6/8/19) mengatakan, persoalan lahan konserfasi sudah disampaikan melalui sosialisasi-sosialisasi kepada masyarakat. 

Anehnya ketika media ini mempertanyakan implementasi amanah Permen Agraria tahun 2015 untuk melepaskan pemukiman dan kebun-kebun masyarakat, jawab Malinton aneh. Masyarakat mana yang mengaku lahannya tidak dilepas, ujarnya balik bertanya. 

Kebun-kebun masyarakat yang berada dalam HGU tidak diganggu. Kecuali jika perusahaan mengelola lahan masyarakat yang berada dalam HGU tersebut, wajar di komplain mereka, ujarnya. (Sona)
Jumat, 30/07/2021 - 10:44:49 WIB
Terkait Oknum Pejabat Meranti Sebagai Pemodal Penebangan Kayu Ilegal
Kasus Penebangan Kayu Ilegal Untuk Lunas Kapal Sampai Saat Ini Belum Ada Kejelasan Hukum.
Kamis, 29/07/2021 - 23:05:43 WIB
Kaban Bapenda Kota Pekanbaru Pimpin Sertijab Tiga Pejabat dan Beri Penghargaan Kepada THL
Kamis, 29/07/2021 - 16:04:21 WIB
Dugaan Korupsi di Bappeda Siak
Hakim Tipikor Vonis Mantan Sekdaprov Riau Yan Prana Jaya 3 Tahun Penjara
Kamis, 29/07/2021 - 16:00:33 WIB
Dugaan Korupsi di Bappeda Siak
Hakim Tipikor Vonis Mantan Sekdaprov Riau Yan Prana Jaya 3 Tahun Penjara
Kamis, 29/07/2021 - 15:51:42 WIB
NARKOBA
Polda Riau Kembali Musnahkan 145,58 Kilogram Shabu dan 3.975 Butir Ekstasi, 12 Orang Tersangka
Kamis, 29/07/2021 - 10:26:07 WIB
Seleksi Calon Aparatur Sipil Negera (CASN)
7 Formasi CPNS Pemprov yang Tak Ada Peminatnya Hingga Hari Terakhir Pendaftaran
Kamis, 29/07/2021 - 01:33:55 WIB
Kasus Korupsi Bansos Covid-19.
Jaksa KPK Tuntut Mantan Mensos Juliari Batubara 11 Tahun Penjara dan Seret 2 Elite PDIP
Rabu, 28/07/2021 - 23:35:45 WIB
Kajati Riau SP3Kan Kasus Dugaan Korupsi 2,5 Miliar di Dinas Pendidikan Riau
Rabu, 28/07/2021 - 23:06:47 WIB
HUKUM.
Mangkir Digugat, CERI Kecam Prilaku Buruk SKK Migas dan PT Chevron Pacific Indonesia
Rabu, 28/07/2021 - 22:59:03 WIB
HUKUM.
Dr Elviriadi; SKK Migas dan Chevron Seharusnya Membersihkan LimbahTanpa Menunggu Gugatan Publik
Rabu, 28/07/2021 - 22:44:40 WIB
Bupati bersama Kapolres Kampar Tinjau Pos PPKM Desa Tarai Bangun Kec Tambang
Selasa, 27/07/2021 - 14:41:20 WIB
Gandeng Pemerintah Desa, Kejari Kampar Tanam Seribu Pohon
Selasa, 27/07/2021 - 10:11:47 WIB
Kunjungan dan Serah Terima Dokumen
Pewaris Kesultanan Siak Sultan Syarif Kasim II Silaturahmi ke Panglima PADAN Riau
Selasa, 27/07/2021 - 10:03:00 WIB
Chevron dan SKK Migas Mangkir Sidang Perdana Gugatan Lingkungan Hidup LPPHI
Minggu, 07/08/2016 - 07:47:18 WIB
Kirab Api PON 2016
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har
Rabu, 17/09/2014 - 02:20:26 WIB
Pembibitan Ikan Secara Modern
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern
Sabtu, 25/04/2015 - 04:51:58 WIB
Eksekusi Hukuman Mati
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan
Selasa, 09/02/2016 - 01:21:32 WIB
Dugaan Korupsi Milyaran Rupiah
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK
Rabu, 25/06/2014 - 05:20:07 WIB
Capres- Cawapres Klarifikasi Harta ke KPK
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK
Rabu, 18/03/2015 - 02:45:45 WIB
PILKADA INHU
Bang Iskandar dan Mas Agus Pasangan Primadona Masyarakat Inhu, di Prediksi Saingan Berat Incumbent
Rabu, 06/05/2020 - 08:21:28 WIB
Nurbaiti Kecewa Pelayanan Pedagang di Jalan Inpres Kelurahan Selat Panjang Timur Bersikap Arogan
Selasa, 17/02/2015 - 01:01:03 WIB
Miss Indonesia 2015
Maria Harfanti Terpilih Sebagai Miss Indonesia 2015
Sabtu, 19/03/2016 - 10:51:22 WIB
Anggota Kehormatan KAHMI
Mahhfud MD Usulkan Bupati H Suyatno Jadi Anggota Kehormatan KAHMI
 
HOME | OTONOMI | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF
SIGAPNEWS.CO.ID | INDEX | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER
Copyright 2014-2021 RIAUMADANI.COM, All Rights Reserved