Minggu, 20 Oktober 2019
  Iptu Gunawan Saragih, Mari Kita Bantu Anak-Anak Yatim Wujudkan Impiannya | Pemprov. Riau Gelar Karnaval Budaya Memperingati Hari Sumpah Pemuda | H. Syamsuar Ajak Masyarakat Riau Jaga Persatuan & Kesatuan Bangsa | Polda Riau Siapkan 1800 Aparat Keamanan, Menjelang Pelantikan Presiden | Ketua DPRD Indra Gunawan Dukung Provinsi Riau Pesisir | Nordiansor Bantah Tuduhan Sabar PJ Kades Sungai Tohor Barat
 
Selasa, 06/08/2019 - 02:51:46 WIB | Tis | Pelalawan
Warga Desa Talau Pelalawan Merasa Dibohongi PT. Musim Mas

PELALAWAN. RIAUMADANI. COM - Masyarakat Desa Talau, merasa dibohongi oleh PT. Musim Mas, atas kesepakatan lahan kebun desa seluas 5 Ha. Sebab sejumlah desa lain yang ikut dalam kesepakatan itu sudah direalisasikan.

Demikian keluhan tokoh-tokoh masyarakat Desa Talau, kepada media ini Minggu (4/7/19) di Desa Talau. Warga tersebut memgaku sangat kecewa atas perlakuan pihak perusahaan perkebunan PT. Musim Mas. 

Dikatakan Ruslan, pada tahun 1991 lalu, ada kesepakatan antara PT. Musim Mas dengan seluruh tokoh masyarakat. Yaitu setiap desa yang berada dilingkungan perusahaan, wajib dibuatkan kebun desa  oleh PT. Musim Mas seluas 5 Ha.

Sedangkan dibeberapa desa lain seperti Desa Tanjung Beringin, Desa Batang Kulim, Desa Betung, sudah lama direalisasikan oleh PT. Musim Mas. Di Desa Talau hanya dibuatkan seluas 1 Ha saja, itupun sisa pengukuran lahan kepada kelompok tani pola KKPA Tunas Harapan, terangnya.

Warga Talau sudah capek bernegosiasi dengan PT. Musim Mas agar merealisasikan kekurangan seluas 4 Ha tersebut. Pihak perusahaan selalu beralasan karena tidak ada lahan, tutur Ruslan.

Dijelaskan Ruslan, dalam surat kesepakatan itu disebutkan, apa bila tidak dilaksanakan pembuatan kebun desa tersebut, maka kebun kelapa sawit inti sebagai jaminannya, beber ketua BPD tersebut. Hal itu sudah ditagih oleh warga Talau, namun PT. Musim Mas selalu menolak dengan berbagai alasan.

Keluhan senada juga disampaikan Kumar selaku tokoh masyarakat Desa Talau, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan Propinsi Riau. Sudah tidak membuatkan seluas 4 Ha lagi kekurangan kebun desa, perusahaan perkebunan kelapa sawit itu juga tidak mau membantu setiap kegiatan yang dilaksaksanakan di desa Talau, keluhnya.

Kumar mengaku sangat kecewa kepada pihak manajemen perusahaan PT. Musim Mas. Karena keberadaan perusahaan itu justru jadi bumerang bagi masyarakat sekitarnya. warga Talau sering sekali memohon bantuan kepada PT. Musim Mas disetiap kegiatan desa, namun perusahaan itu tidak pernah peduli.

Anehnya, kesepakatan pembuatan kebun desa seluas 5 Ha kepada setiap desa dilingkungan perusahaan sudah hampir 30 tahun. Dibeberapa desa lain dilingkungan PT. Musim Mas telah direalisasikan, seluas 5 Ha. Namun di Desa Talau kok cuma 1 Ha saja. Maka sampai kapanpun kesepakatan itu tetap dipertanyakan warga kepada PT. Musim Mas, tegasnya.

Tokoh masyarakat lainnya, Rawin juga menuturkan keluhan senada. Kekurangan seluas 4 Ha kebun desa tidak direalisasikan kepada desa Talau. Setiap PT. Musim Mas ditagih, alasannya tidak bisa karena lahan yang disediakan oleh Desa Talau adalah areal gambut. 

Sementara PT. Musim Mas bebas mengelola ribuan hektar lahan gambut diareal perkebunannya sendiri. Bahkan bila diukur kedalaman gambut areal yang telah dikelola perkebunan perusahaan itu, bisa capai 9 meter. Pihak perusahaan bohong kalau mengaku lahan yang disediakan oleh masyarakat Talau adalah rawan banjir, sesal sesepuh Desa Talau itu.

Malinton Purba selaku Humas PT. Musim Mas dikonfirmasi pada Selasa (6/8/19) mengatakan, dalam surat kesepakatan yang dibuat untuk membuka lahan kebun desa, lahannya dari masyarakat. Sejauh ini masyarakat Desa Talau belum menyediakan lahan itu. Adapun lahan dari masyarakat, ketika dicek oleh perusahaan, kondisinya rawan banjir. Makanya kebun desa itu belum bisa direalisasikan oleh pihak perusahaan sampai hari ini, jelasnya. (Sona)
(389) Dibaca - () Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Minggu, 20/10/2019 - 05:40:34 WIB
Polsek LBJ Laksanakan Giat Sosial Santuni Anak Yatim
Iptu Gunawan Saragih, Mari Kita Bantu Anak-Anak Yatim Wujudkan Impiannya
Sabtu, 19/10/2019 - 23:06:32 WIB
Karnaval Kebudaya
Pemprov. Riau Gelar Karnaval Budaya Memperingati Hari Sumpah Pemuda
Sabtu, 19/10/2019 - 22:52:04 WIB
Sumpah Pemuda ke-91
H. Syamsuar Ajak Masyarakat Riau Jaga Persatuan & Kesatuan Bangsa
Sabtu, 19/10/2019 - 16:00:38 WIB
PELANTIKAN PRESIDEN RI
Polda Riau Siapkan 1800 Aparat Keamanan, Menjelang Pelantikan Presiden
Sabtu, 19/10/2019 - 15:50:12 WIB
Ketua DPRD Indra Gunawan Dukung Provinsi Riau Pesisir
Sabtu, 19/10/2019 - 15:34:29 WIB
Dugaan Korupsi Pembangunan Jalan Kayu Ara
Nordiansor Bantah Tuduhan Sabar PJ Kades Sungai Tohor Barat
Sabtu, 19/10/2019 - 09:22:24 WIB
Wabup Meranti Buka Muswil III RAPI Meranti, Langsung Daftar Jadi Anggota
Jumat, 18/10/2019 - 23:43:18 WIB
WAGUBRI SIDAK SAAT JAM KERJA
Wagubri Edy Natar Kembali Sidak Kedai Kopi, 13 ASN Terciduk Sedang Nongkrong saat Jam Kerja
Jumat, 18/10/2019 - 23:26:09 WIB
PERESMIAN KANTOR KEJATI RIAU
Jaksa Agung RI H. M. Prasetyo Resmikan Gedung Kejati Riau
Jumat, 18/10/2019 - 22:55:57 WIB
Antisipasi Karhutla
Antisipasi Kebakaran Hutan Kades Pematang Duku Buat Embung Penahan Api
Minggu, 07/08/2016 - 07:47:18 WIB
Kirab Api PON 2016
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har
Sabtu, 25/04/2015 - 04:51:58 WIB
Eksekusi Hukuman Mati
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan
Selasa, 09/02/2016 - 01:21:32 WIB
Dugaan Korupsi Milyaran Rupiah
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK
Rabu, 17/09/2014 - 02:20:26 WIB
Pembibitan Ikan Secara Modern
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern
Rabu, 25/06/2014 - 05:20:07 WIB
Capres- Cawapres Klarifikasi Harta ke KPK
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK
Rabu, 18/03/2015 - 02:45:45 WIB
PILKADA INHU
Bang Iskandar dan Mas Agus Pasangan Primadona Masyarakat Inhu, di Prediksi Saingan Berat Incumbent
Selasa, 17/02/2015 - 01:01:03 WIB
Miss Indonesia 2015
Maria Harfanti Terpilih Sebagai Miss Indonesia 2015
Sabtu, 19/03/2016 - 10:51:22 WIB
Anggota Kehormatan KAHMI
Mahhfud MD Usulkan Bupati H Suyatno Jadi Anggota Kehormatan KAHMI
Senin, 22/09/2014 - 09:38:10 WIB
"Gendutkan" Tagihan Rekening Listrik Warga
PLN Cabang Pekanbaru Diminta Tindak Tegas Manager Rayon Panam
 
HOME | OTONOMI | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF
INDEX | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER
Copyright 2014-2018 RIAUMADANI.COM, All Rights Reserved