Minggu, 21 April 2019
  Dinas PUPR Gelontorkan Dana Rp576.965.437.7 Milyar Untuk Proyek Strategis APBD 2019 | Diduga Karena Sakit, Warga Kubang Jaya ini ditemukan Tewas di Tempat Kontrakannya | Pemkab Bengkalis Laksanakan 13 Proyek Strategis APBD Tahun 2019 | Bawaslu Riau Minta Pemungutan Suara Ulang di Sejumlah TPS Kabupaten/Kota | Komisioner KPU Nugroho Noto Susanto; Kekurangan Surat Suara di Pekanbaru Akibat Membludaknya DPK | Caleg DPRD Meranti MS Dari Golkar Bantah di Isukan terlibat Kasus Money Politics
 
Minggu, 17/03/2019 - 23:39:50 WIB | Tis | Nasional
Soal 3 Kartu Sakti Rakyat Terbebani Banyak Kartu
Sandiaga Uno: Banyaknya Kartu Dikeluarkan Pemerintah Menjadi Beban Anggaran Negara.

Debat Cawapares RI. Sandiaga Uno menyindir kartu-kartu yang dipamerkan oleh lawannya, Ma ruf Amin
TERKAIT:
JAKARTA. RIAUMADANI. com - Cawapres Sandiaga Uno menyindir kartu-kartu yang dipamerkan oleh lawannya, Ma ruf Amin, dalam debat cawapres. Sandiaga mengatakan rakyat terbebani oleh banyak kartu tersebut.

"Sudah kita sampaikan rakyat terbebani dengan banyak kartu," kata Sandiaga seusai debat cawapres di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Minggu (17/3/2019).

Sandiaga mengatakan banyaknya kartu yang dikeluarkan oleh pemerintah akan menjadi beban anggaran negara. Karena itu, dia ingin menjadikan KTP elektronik sebagai kartu yang dapat menjadi akses ke berbagai program pemerintah.

"Pasti ada birokrasi, ada biaya, ada beban negara menghabiskan triliunan (rupiah). KTP elektronik kan ada chip, ada digital economy yang di belakang KTP kita. Kita akan gunakan KTP tersebut sebagai konsolidator program pemerintah. Jadi belum cukup membawa kartu tersebut ke fasilitas pemerintah untuk mendapat layanan kesehatan, pendidikan, pekerjaan," ujar dia.

Selain itu, Sandiaga mengungkapkan alasannya yang kerap mengangkat cerita dari masyarakat. Menurut Sandiaga, cerita dari masyarakat itu tidak akan hilang.

"Kita ingin mengangkat cerita-cerita di masyarakat, data-data tentunya kita bisa perdebatan, tapi cerita di masyarakat tidak bisa hilang dan itu semua terekam dan saya yakin kalau kita berpihak pada tenaga kerja lokal insyaallah Indonesia bisa memberikan prioritas utama kita pada tenaga kerja lokal," ujar dia.

Sebelumnya, Sandiaga Uno membanggakan e-KTP yang, menurutnya, supercanggih sehingga tak perlu lagi kartu-kartu program pemerintah. Ma ruf Amin menegaskan e-KTP yang ada saat ini belum bisa digunakan untuk merespons berbagai masalah, seperti kesehatan hingga Kartu Pra-Kerja.

"Saya kira selama ini KTP belum bisa dimainkan untuk respons seluruh masalah. Maka kita pakai kartu perseorangan supaya lebih mudah. Apabila nanti sudah saatnya tidak perlu pakai kartu, pakai HP saja. Kalau masyarakat sudah siap budayanya, kita lihat," kata Maruf seusai debat cawapres di Hotel Sultan, Jakarta.

Ma ruf tidak mempermasalahkan kebijakan pemerintah dikritisi. Kata Ma ruf, fungsi oposisi adalah mengkritisi.

"Sebagai pihak, katakan, oposisi, ya kerjanya memang mengkritik. Kalau saya bagaimana basic capital modal yang sudah ditanamkan bagaimana kita besarkan, kita maksimalkan, supaya lebih mementingkan manfaat kepada rakyat. Bukan hanya mengkritik, tapi pengembangan revitalisasi dan penguatan tugas saya," ujarnya.
Sumber: detikNews

(158) Dibaca - () Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Sabtu, 20/04/2019 - 09:44:38 WIB
Proyek Strategis APBD Bengkalis 2019
Dinas PUPR Gelontorkan Dana Rp576.965.437.7 Milyar Untuk Proyek Strategis APBD 2019
Jumat, 19/04/2019 - 22:51:29 WIB
Diduga Karena Sakit, Warga Kubang Jaya ini ditemukan Tewas di Tempat Kontrakannya
Kamis, 18/04/2019 - 10:50:21 WIB
KEGIATAN STRATEGIS PEMKAB. BENGKALIS PROYEK APBD 2019
Pemkab Bengkalis Laksanakan 13 Proyek Strategis APBD Tahun 2019
Kamis, 18/04/2019 - 06:33:35 WIB
PEMILU 2019
Bawaslu Riau Minta Pemungutan Suara Ulang di Sejumlah TPS Kabupaten/Kota
Kamis, 18/04/2019 - 05:52:36 WIB
PEMILU 2019
Komisioner KPU Nugroho Noto Susanto; Kekurangan Surat Suara di Pekanbaru Akibat Membludaknya DPK
Rabu, 17/04/2019 - 08:53:29 WIB
Dugaan Money Politics
Caleg DPRD Meranti MS Dari Golkar Bantah di Isukan terlibat Kasus Money Politics
Rabu, 17/04/2019 - 00:30:52 WIB
PEMILU 2019
Wako Pekanbaru Firdaus Instruksikan ASN Salurkan Hak Pilih
Rabu, 17/04/2019 - 00:12:31 WIB
LAMR Sesalkan Fitnah yang Menimpa UAS
Datuk Seri Al Azhar: Apapun Latar Belakangnya, Fitnah Memang Amat Keji
Selasa, 16/04/2019 - 23:22:12 WIB
PILEG 2019
Diduga Money Politics Caleg DPRD Meranti Dari Partai Golkar Dilaporkan
Selasa, 16/04/2019 - 23:15:08 WIB
Terkait OTT Dana Saksi
Merasa Dirugikan, Gerindra Akan Tuntut Bawaslu dan Kepolisian
Minggu, 07/08/2016 - 07:47:18 WIB
Kirab Api PON 2016
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har
Sabtu, 25/04/2015 - 04:51:58 WIB
Eksekusi Hukuman Mati
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan
Rabu, 17/09/2014 - 02:20:26 WIB
Pembibitan Ikan Secara Modern
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern
Selasa, 09/02/2016 - 01:21:32 WIB
Dugaan Korupsi Milyaran Rupiah
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK
Rabu, 18/03/2015 - 02:45:45 WIB
PILKADA INHU
Bang Iskandar dan Mas Agus Pasangan Primadona Masyarakat Inhu, di Prediksi Saingan Berat Incumbent
Selasa, 17/02/2015 - 01:01:03 WIB
Miss Indonesia 2015
Maria Harfanti Terpilih Sebagai Miss Indonesia 2015
Rabu, 25/06/2014 - 05:20:07 WIB
Capres- Cawapres Klarifikasi Harta ke KPK
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK
Sabtu, 19/03/2016 - 10:51:22 WIB
Anggota Kehormatan KAHMI
Mahhfud MD Usulkan Bupati H Suyatno Jadi Anggota Kehormatan KAHMI
Senin, 22/09/2014 - 09:38:10 WIB
"Gendutkan" Tagihan Rekening Listrik Warga
PLN Cabang Pekanbaru Diminta Tindak Tegas Manager Rayon Panam
 
HOME | OTONOMI | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF
INDEX | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER
Copyright 2014-2018 RIAUMADANI.COM, All Rights Reserved